Cara Mengganti Domain DNS Manager Share Hosting Subdomain

Mohon maaf kalau tulisan ini tidak ada ada hubungannya dengan lapak jualan jasa penerjemah Inggris Indonesia. Ini adalah tulisan pribadi. Sebagai pengingat untuk saya sendiri. Seperti halnya tulisan soal Jahat Dengan Gambar di WordPress.

Berhubung sifatnya cukup teknis dan penting, maka saya merasa perlu ada catatannya di sini. Lihat saja judulnya, pakai istilah bahasa Inggris.

Kalau melihat tulisan di daftar share hosting dan domain yang pernah saya coba, di sana ada sekitar 16 merek. Ada beberapa layanan yang tagihannya terus saya bayar bertahun-tahun.

Masing-masing layanan itu saling terhubung satu sama lain dan punya “masalah” masing-masing. Khususnya soal hosting atau #hos.

Ganti Server, Ganti IP Address, dan Ganti Nameservers

Kasusnya muncul saat mesin Dhyhost sedang ada masalah minggu lalu. Sebagai pelanggan lama, saya maklum dan sudah paham. Marah tidak, kecewa juga tidak karena harganya enak.

Hal yang saya pahami, server dipindahkan dari Eropa ke Amerika.

Sayangnya saya tidak begitu memperhatikan perubahan besar atas solusi masalah itu, perubahan IP Address dan Nameservers.

Padahal ada beberapa domain dan subdomain yang mengarah ke IP Address dan Nameservers awal. Ditambah saya tidak begitu memperhatikan masing-masing domain. Asalkan web bisa diakses dan juga panel admin, tidak ada ada masalah bagi saya.

Masalahnya

Perubahan ganti nomor mesin ini bisa dibilang jarang terjadi. Jika itu terjadi, maka semua domain yang mengarah ke IP Address dan Nameservers server lama harus diubah ke alamat baru.

Kalau hanya satu domain sih tidak masalah. Masalahnya, ada banyak domain dan subdomain yang mengarah ke nomor mesin itu. Jadi satu per satu harus diganti.

Masalah kedua, nameserver lama masih aktif, menyebabkan web tetap bisa diakses. Membuat saya tidak sadar kalau harus ada yang diubah.

Cara Ganti Nameserver dan IP Address Dari Panel Domain

Dengan perjalanan waktu, saat ini lebih suka mengelola domain dari panel domain, dari registrar.

Kebanyakan cara yang beredar, mengelola domain dari panel hosting, Direct Admin atau cPanel. Nameserver diarahkan langsung ke Nameserver hosting. Kalau cara umum ini, ada banyak tutorial untuk itu.

Cara dari hosting itu cara untuk pemula. Lebih mudah. Sedangkan cara yang saya gunakan, cara rumit. Rumit tapi lebih rapi. Ini caranya.

Contoh Panel Domain DNS Manager, Add DNS Records, Host Name, TTL, Type, Value, Address
Contoh Panel Domain DNS Manager, Add DNS Records, Host Name, TTL, Type, Value, Address

Masuk ke Panel DNS Manager Domain

Pertama, masuk ke tempat domain itu dibeli. Lalu masuk ke bagian DNS Manager. Masing-masing domain memiliki tampilan yang berbeda-beda, namun prinsipnya sama. Ada bagian atau tombol untuk menambahkan records atau menghapus records.

Ubah NS dan A Records

Misal NS domain tarjiem.com awalnya mengarah ke us2.dhyhost.com dan us1.dhyhost.com. Ubah NS records jadi NS yang baru. Cek ke penyedia share hosting, tanyakan ke mereka. Biasanya ada surel pemberitahuan massal yang dikirim mereka.

Begitu juga A Records. Misal A Records domain tarjiem.com awalnya mengarah ke 12.345.xxx.xxx. Ganti ke nomor yang baru.

Jangan lupa disimpan.

TTL saya biarkan tetap 14440.

Cara Ini Berlaku Juga Untuk Subdomain

Begitu juga subdomain. Cara ini juga berlaku untuk subdomain.

Bukan Aspek Keamanan

Hal yang saya syukuri, masalah ini bukan masalah aspek keamanan. Hanya masalah mengarahkan domain atau domain pointing ke alamat mesin baru.

Ibaratnya seperti panah rambu-rambu lalu lintas. Jika arah panah salah maka tersesat, pengunjung tidak bisa mengakses web atau domain yang dituju meski mesin web tetap menyala.

Default image
Ridha Harwan
Penjual jasa penerjemah Inggris ke bahasa Indonesia dan Indonesia ke bahasa Inggris. Cek profil di sini atau tombol media sosial di bawah ini. Terima kasih atas kunjungannya.

Leave a Reply

tarjiem.com adalah blog dan lapak jasa penerjemah bahasa Inggris ke Indonesia dan Indonesia ke Inggris.

Bandung - Jawa Barat

WhatsApp: +6285210384502