Kecepatan, 9 Plugin WP, Extra Elegantthemes, Shared Hosting, IIX

Kecepatan, 9 Plugin WP, Extra Elegantthemes, Shared Hosting, IIX

Asli bingung judulnya mau dibikin apa. Anggap saja ini hasil otak-atik dalam usaha mempercepat lapak jasa penerjemah Inggris Indonesia selama 5 hari lalu. Sebelumnya blog bermesin WordPress (WP) ini harus rela turun pangkat menggunakan dari VPS ke hos berbagi (shared hosting). Penggunaan VPS Digital Ocean benar-benar bikin hati  jadi nyaman. Hos pertama yang dipilih paska turun kelas, kurang tepat pemilihannya. Saat ini adalah hos keroyokan yang kedua setelah kecewa berat dengan shared hosting yang pertama selama 1 bulan penggunaan.

Mulai biaya bulanan VPS $5 dolar US berlokasi di Singapura (SG) atau sekitar 65 ribu rupiah per bulan, kini biaya bulanananya menjadi 35 ribu per bulan berlokasi di Jakarta. Pemilihan penyedia hos berbagi ini sangat berperan penting hingga 50% dalam memengaruhi kecepatan blog. Termasuk setelan penggunaan plugin WordPress dan tema WordPress. Belum lagi sekarang menggunakan pakaian WordPress canggih tapi rada-rada menyebalkan, Extra Elegantthemes.com.

Hasil Kecepatan Blog Beranda Tarjiem (Gtmetrix, Pingdom, Google PageSpeed Insights)

Perlu diingat, lokasi mesin hos berbagi ini ada di Indonesia, tepatnya di Jakarta (IIX). Alat uji yang digunakan berasal dari jaringan luar Indonesia. Jadi, kalau halaman beranda blog tarjiem.com diakses dari dalam Indonesia, minimal aksesnya lebih cepat. Sebab lokasi mesinnya atau jaringannya lebih dekat. Alat uji yang digunakan adalah gtmetrix.com, tools.pingdoom, dan Google PageSpeed Insight. Situs itu adalah situs untuk mengecek kecepatan blog yang standar dipakai oleh para bloger.

Hasil Kecepatan GTmetrix Beranda tarjiem.com

PageSpeed A dan YSlow Score B, 3,0 Detik, 800KB, 24 Request, Vancouver, Kanada

Nilai Kecepatan Beranda Tarjiem.com Share Hosting IIX ke Kanada 1 Juni 2017
Nilai Kecepatan Beranda Tarjiem.com Share Hosting IIX ke Kanada 1 Juni 2017

Hasil uji kecepatan gtmetrix.com itu diuji dari mesin yang ada di Kanada, benua Amerika. Istilah lainnya adalah di ‘ping’. Cukup perhatikan ‘fully loaded time’ yang mencapai 3 detik. Semakin rendah angkanya, semakin bagus atau semakin cepat loading-nya.

Nilai YSlow Score Gtmetrix "Configure entity tags (ETags)" dan CDN tarjiem 1 Juni 2017
Nilai YSlow Score Gtmetrix “Configure entity tags (ETags)” dan CDN tarjiem 1 Juni 2017

Sebenarnya masalah “Configure entity tags (ETags)” di YSlow Score bisa diatasi dengan minta bantuan pihak hos atau bantuan plugin lain. Namun angka segini sudah bagus, tanpa eror sama sekali dari sisi tampilan blog. Jika menggunakan CDN atau Content Delivery Network, poin YSlow Score naik 5 poin. Berhubung blog ini menggunakan bahasa Indonesia target pengunjung negara Indonesia, dan mesin ada di Indonesia, jadi tidak perlu menggunakan Jejaring Pengirim Isi (Content Delivery Network).

Gtmetrix.com PageSpeed Score Tarjiem 1 Juni 2017

Untuk bilah PageSpeed Score, hanya 7 poin yang tidak 100 % sempurna, yaitu Optimize the order of styles and scripts (92%), Defer Parsing of JavaScript (93%), Optimize Image (98%), Specify Image Dimensions (98%), Minify JavaScript (99%), Minify CSS (99%), dan Minify HTML (99%).

Baca Juga: Jangan Pakai WordPress Jika Tidak Ingin Begini

Hasil Kecepatan Pingdom Beranda tarjiem.com

Performance Grade A, Load Time 3,09 Detik, Faster Than 52%, Page Sized 789,6 KB, Requests 27, Diuji dari Stockholm

Alat uji kecepatan kedua adalah yang dipakai tools.pingdom.com. Kalau nilai GTmetrix mewakili ping dari benua Amerika, uji ping Pingdom dari benua Eropa, tepatnya dari Stockholm, Swedia ke Jakarta.

Nilai Pingdom Beranda tarjiem.com 1 Juni 2017 (Share Hosting IIX)
Nilai Pingdom Beranda tarjiem.com 1 Juni 2017 (Share Hosting IIX)

Cukup perhatikan “Load Time” yang mencapai 3,09 detik. Standar dunia, di bawah 4 detik bagus. Di bawah 1 detik, benar-benar blog dewa dari sisi kecepatan. Jumlah permintaan (request) juga hampir sama dengan GTmetrix, 27 dan 28.

Jumlah permintaan sebelumnya bisa berkurang sampai 17 permintaan, jika menggunakan konfigurasi plugin Cache Performance ( WordPress Cache and CDN plugin – fast, easy to use, instant results), Wp Image Compression (JPG, PNG Compression and Optimization), dan tanpa plugin Bloom. Berhubung kecepatannya bagus dan eror tidak muncul, maka dipasanglah Bloom di setiap pos dan halaman blog. Akibatnya menaikkan jumlah permintaan tanpa mengorbankan blog menjadi lambat.

Hasil Kecepatan Google PageSpeed Insights

Mobile 75/100 Desktop 91/100

Memperbaiki kecepatan dari penilaian Google PageSpeed Insights untuk tarjiem ini tidak semudah menaikkan kecepatan di Gtmetrix dan Pingdom. Terlebih lagi di penilaian kecepatan akses dari mobile/ponsel.

Kecepatan Blog Google PageSpeed Insights Mobile 71 Desktop 91 tarjiem 1 Juni 2017
Kecepatan Blog Google PageSpeed Insights Mobile 71 Desktop 91 tarjiem 1 Juni 2017

Nilai kecepatan untuk mobile  75/100 dan dari komputer atau desktop adalah 91/100. Lumayan bagus. Google PageSpeed Insights tidak banyak protes lantaran hanya dua berkas saja yang diprotes, JavaScript dan CSS. Protes “Remove render-blocking JavaScript” berlaku untuk “https://tarjiem.com/wp-includes/js/jquery/jquery.js” dan protes “Optimize CSS Delivery” atau Optimasi Pengiriman CSS berlaku untuk https://tarjiem.com/wp-content/cache/autoptimize/autoptimize_c752dc710e0a1ada0c28ce9e6c562d08.php. Dua protes Google PageSpeed Insights itu sebenarnya muncul lantaran kerja optimasi yang bagus dari plugin Autoptimize.

Hasil Kecepatan Blog yang Sebenarnya Dari Komputer Sendiri

31 Request, 788 KB Transferred, Finish: 21,14 detik, DOM Contentloaded: 1,07 detik, Load: 1,31 detik

Tiga situs uji di atas itu adalah gambaran saat pengguna mengakses lapak terjemahan ini dari belahan dunia lain, Swedia dan Kanada. Nilai kecepatan yang sebenarnya dirasakan oleh para pengguna langsung dengan perangkat akses yang berbeda-beda dan kecepatan jaringan internet berbeda-beda. Termasuk penggunaan penjelajah atau browser yang berbeda-beda.

Kecepatan Tarjiem.com Saat Diakses Via Google Chrome Komputer Sendiri 1 Juni 2017
Kecepatan Tarjiem.com Saat Diakses Via Google Chrome Komputer Sendiri 1 Juni 2017

Hasilnya, setidaknya butuh 1,31 detik beranda depan tarjiem.com dikirim ke kota Bandung ke komputer besar, Google Chrome, dan jaringan serat optik 5 MBPS Indihome. Google Chrome sebelumnya sudah dibersihkan cookies atau cache dan memakai model penyamaran (icognito window). Hasilnya menggambarkan simulasi saat perangkat baru masuk ke muka halaman lapak penerjemah Inggris Indonesia ini.

Baca Juga: Lima Kelebihan Blogspot Dibandingkan WordPress

Masih ada alat uji lain, yakni https://www.webpagetest.org/. Tidak dimasukkan, terlalu banyak nantinya. Bagus dan direkomendasikan dibandingkan Google PageSpeed Insights.

Daftar Plugin WordPress yang Digunakan

Ada 9 plugin WordPress yang dipakai. Semuanya gratis. Kesembilan plugin WordPress gratisan yang dipakai:

  1. Akismet Anti-Spam dari Automattic
  2. AMP dari Automattic
  3. Autoptimize dari Frank Goossens (futtta)
  4. Bloom dari elegantthemes.com
  5. Cache Enabler dari KeyCDN
  6. iThemes Security (formerly Better WP Security) dari iThemes
  7. ShortPixel Image Optimizer dari ShortPixel
  8. WP Disable – Reduce HTTP Requests, Disable Emojis & Disable Embeds, Speedup WooCommerce dari pigeonhut, Jody Nesbitt, optimisation.io
  9. Yoast SEO dari Team Yoast

Sebenarnya plugin pemadat gambar ShortPixel bisa dibongkar-pasang. Dipilih lantaran mendukung WebP dan cocok dengan Cache Enabler. Sedangkan si Bloom dipasang demi menjaring pelanggan blog. Begitu juga dengan Yoast SEO yang kadang menyebalkan. Plugin untuk urusan on page seo ini dipasang kembali lantaran ada beberapa halaman yang perlu disembunyikan (noindex) dan tidak lagi menggunakan sitemap Jetpack. Plugin iThemes Security dipakai untuk keamanan blog, khususnya menyembunyikan halaman masuk ke wp-admin. Untuk Akismet dan AMP, itu sudah plugin standar untuk WordPress. Akismet untuk urusan melawan komentar bodong dan AMP untuk urusan Laman Seluler yang Dipercepat.

Pengaturan (Setting) Plugin Autoptimize WordPress dengan Extra Elegantthemes Share Hosting
Pengaturan (Setting) Plugin Autoptimize WordPress dengan Extra Elegantthemes Share Hosting
Pengaturan atau Setting Plugin Autoptimize

Ada 2 plugin yang penting dalam rangka mempercepat loading blog, Autoptimize dan Cache Enabler. Autoptimize untuk urusan HTML, JS, dan CSS. Sedangkan Cache Enabler dari KeyCDN merupakan plugin cache pilihan setelah berhasil menumbangkan W3 Total Cache, WP Fastest Cache, Wp Super Cache dari Automattic, dan termasuk Wp-Rocket sebagai plugin cache premium berbayar. Tadinya mau tetap menggunakan plugin wp-rocket.me hanya lisensi tahunannya habis dan tidak diperpanjang. Lagipula plugin yang gratis saja sudah bagus sekali hasilnya.

Pengarusan Plugin WordPress Cache Enabler KeyCDN, Elegant Themes, Share Hosting
Pengarusan Plugin WordPress Cache Enabler KeyCDN, Elegant Themes, Share Hosting
Pengaturan atau Setting Plugin Cache Enabler dari KeyCDN

Sebelum memilih menggunakan Cache Enabler, plugin yang dipakai adalah Cache Performance (WordPress Cache and CDN plugin – fast, easy to use, instant results) dari hosting.io atau pigeonhut. Plugin Cache Performance ini terhitung plugin baru yang juga memiliki 3 keluarga plugin baru lainnya, JPG, PNG Compression and Optimization (WP Image Compression), dan WP Disable (Reduce HTTP Requests, Disable Emojis & Disable Embeds, Speedup WooCommerce). Jika ketiga ini digabungkan, juga bagus. Hanya saya memilih Cache Enabler lantaran pluginnya sudah lama dan dirawat oleh perusahaan besar. Jika memang Cache Performance terus dirawat, mungkin kelak akan memilih menggunakan plugin ini, lantaran pengaturannya lebih sederhana.

Pengaturan Plugin WordPress WP-Disable dengan Extra Elegant Themes, Share Hosting IIX LiteSpeed
Pengaturan Plugin WordPress WP-Disable dengan Extra Elegant Themes, Share Hosting IIX LiteSpeed
Pengaturan atau Setting Plugin WP Disable

Plugin WordPress gratisan yang tidak kalah penting adalah WP-Disable (Reduce HTTP Requests, Disable Emojis & Disable Embeds, Speedup WooCommerce). Plugin ini berguna untuk mematikan (disable) fungsi inti WordPress yang tidak dipakai saat halaman dimuat. Sehingga plugin ini mengurangi permintaan atau request data yang akan dikirim ke pengguna saat mengakses blog.

Baca Juga: Plugin Yoast SEO VS Sitemap Jetpack by WordPress, Siapa Pemenangnya?

Menggunakan Tema WordPress Divi Atau Extra Elegant Themes

Blog tarjiem ini sebenarnya bimbang, antara jualan jasa penerjemah bahasa dan bloger yang jualan tulisan. Divi Elegant Themes sendiri adalah tema WordPress yang bisa dikatakan didesain untuk para desainer blog. Sedangkan Extra Elegantthemes adalah tambahan dari kerangka kerja atau framework Divi Elegantthemes. Cerita panjang lebar soal tema WordPress yang bagus dan canggih tapi menyebalkan ini bisa dilihat di ulasan Divi atau Extra Elegan Themes. Alhamdulillah, bersyukur di awal Ramadan 1438H akhirnya ketemu juga setting Divi atau Extra ElegantThemes terbaik dengan pengaturan plugin WordPress di atas.

Paket Share Hosting IIX SSD LiteSpeed yang Dipakai Tarjiem 1 Juni 2017 host.natanetwork
Paket Share Hosting IIX SSD LiteSpeed yang Dipakai Tarjiem 1 Juni 2017

Shared Hosting Lokal yang Dipakai SSD, IIX, LiteSpeed

Penyedia hos yang dipakai masih terhitung baru dikenal. Baru dikenal dan termasuk ‘mahal’, 35 ribu sebulan. Tadinya mau pakai DhyHost lagi, tapi belum ada server Indonesia. Mungkin karena server dalaman hostingnya belum ramai, angka-angka kecepatan di atas masih bagus. Lantaran jaringan kabel ke internasional yang dipakai belum banyak lalu lintas datanya (traffic). Intinya hos keroyokan atau share hosting yang digunakan menggunakan cakram penyimpan data jenis SSD dan web server LiteSpeed.

Optimasi Database dengan Menghapus Cron Job

Sedikit tambahan, 3 hari lalu saya memberanikan menghapus cron job dalam database dari phpMyAdmin. Mungkin faktor itu berpengaruh besar dalam mempercepat blog dan lapak terjemahan ini. Karena cukup panjang, cara menghapus cron job bisa dilihat di sini dalam versi asli Bahasa Inggris. Jangan lupa di backup dulu database-nya, wajib. Jika khawatir, coba pakai plugin WP-Control (dicoba di sini), WP-Cron Control, dan Advanced Cron Manager – debug & control (sudah dicoba juga di sini). Tambahan, WordPress saya menggunakan PHP versi 7 dan sertifikat SSL Let’s Encrypt. Tulisan ini memang panjang, karena untuk catatan pribadi juga. Maaf kalau gambarnya kekecilan. Semoga kelihatan.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.