Cerita Tema Twenty Sixteen Dengan Peta Situs Plugin Jetpack WordPress

Mungkin sudah hampir satu bulan lebih menggunakan tema wordpress twenty sixteen sebagai pakaian lapak jasa penerjemah bahasa ini. Bersamaan dengan itu juga peta situs (sitemap) bagian modul Jetpack juga dipakai.

Semenjak plugin Seo Yoast boleh dikatakan memberatkan saat itu pula pencarian plugin seo terus dilakukan. Sempat juga menggunakan plugin Google Xml Sitemaps lantaran memilih untuk tidak menggunakan plugin Seo Yoast atau All in One Seo Pack.

Tidak lama menggunakan peta situs plugin google xml sitemap, plugin Jetpack mengeluarkan modul peta situs. Begitu modul sitemap dikeluarkan, saat itu pula peta situs milik Jetpack ini dipakai.

Peta Situs (Sitemap) Plugin Jetpack WordPress Mengindeks Label (Tag) di Tema Twenty Sixteen

Plugin SEO Yoast vs Plugin Jetpack by WordPress.com

Plugin SEO Yoast vs Plugin Jetpack by WordPress.com

Dalam tulisan Plugin Yoast SEO vs Sitemap Jetpack by WordPress.com, Siapa Pemenangnya?, sudah ada penjelasan kelebihan dan kekurangan dua plugin ini dari penggunaannya.

Ternyata modul peta situs plugin Jetpack milik WordPress ini juga memberitahu google untuk mengindeks label atau tag yang ada di setiap tulisan. Dari sisi optimasi mesin pencarian, jelas ini cukup menguntungkan. Jumlah halaman yang diindeks google mengalami peningkatan. Tentu hal ini memberikan peluang yang besar di hasil halaman mesin pencarian (SERP).

Memang plugin Yoast juga ada pilihan untuk mengindeks kategori blog dan label blog. Namun ada yang mengatakan hal ini berisiko akan terjadi isi tulisan yang dianggap sama (duplicate content).

Saat (dulu) menggunakan plugin Yoast Seo, label tidak dimasukkan ke dalam peta situs demi menghindari duplicate content.

Posisi Kelemahan Plugin WordPress SEO Yoast

Dengan demikian hal ini boleh dikatakan sisi kekurangan plugin seo yoast yang lainnya, selain memberatkan. Lantaran apabila tag dan category dimasukkan ke dalam peta situs maka akan berisiko terjadi duplicate content.

Berbeda dengan model peta situs plugin Jetpack. Semuanya sudah diatur oleh peta situs Jetpack. Tidak perlu menentukan apakah label dan kategori perlu dimasukkan. Biarkan Jetpack yang  menentukan, termasuk urusan indeks gambar (media).

Pengaturan Peta Situs (sitemaps) Plugin WordPress Yoast SEO XML

Pengaturan Peta Situs (sitemaps) Plugin WordPress Yoast SEO XML

Peluang Label yang Lebih Besar Dibandingkan Kategori di Peta Situs

Memang dua sisi ini ada kelebihan dan ada kekurangannya. Pada saat kategori terindeks oleh pengaturan plugin Yoast di google, hal ini sedikit mempercantik breadcrumb di SERP. Namun, jika dilihat dari segi kuantitas, maka jumlah label lebih banyak dibandingkan jumlah kategori dalam hal perindeksan. Sehingga hal ini jelas meningkatkan jumlah halaman yang terindeks oleh mesin pencari khususnya laba-laba google.

Bilah Sisi Menampilkan Label, Kategori dan Arsip Secara Lengkap di Tema WordPress Twenty Sixteen

Ilustrasi Gambar Laba-Laba Google Indeks Perayapan (Index, Crawling, Spider Bot) - sooperfella dot com

Ilustrasi Gambar Laba-Laba Google Indeks Perayapan (Index, Crawling, Spider Bot) – sooperfella dot com

Desain tema twenty sixteen ini benar-benar cukup menggoda. Alasannya yakni, tulisan di bagian bilah sisi (sidebar) tidak terlalu besar. Sehingga apabila semua kategori yang lengkap ditampilkan, maka tampilan blog kesannya tidak terlalu norak-norak amat. Lantaran itu, seluruh kategori blog bisa ditampilkan beserta label-label blog. Termasuk pula bagian Arsip blog secara lengkap.

Entah modul peta situs Jetpack memang secara otomatis menjadikan label terindeks atau tidak, namun yang jelas, dengan modul peta situs plugin Jetpack oleh WordPress di Twenty Sixteen ini membuat label-label yang berada di dalam tulisan (pos) menjadi dikenal di mesin pencarian, khususnya google.

2 Comments

  1. Helmi 20 Agustus 2016 18:18
    • Ridha Harwan 20 Agustus 2016 20:37

Leave a Reply