Di Balik Layar Terjemahan Indonesia ke Inggris Paket Kilat

Di Balik Layar Terjemahan Indonesia ke Inggris Paket Kilat

Kamis pagi 23 Desember 2017, sebagaimana hari-hari lain seorang penerjemah bahasa. Pukul sembilan pagi, baru menghidupkan komputer lalu kemudian memeriksa kondisi dunia maya pagi hari itu. Tak lupa pula melakukan pekerjaan wajib memeriksa surat elektronik yang masuk.

Alhamdulillah, ada dua surat masuk dari seorang pengirim. Ternyata dari seorang pelanggan yang sangat spesial sekali. Satu tahun ini pekerjaan yang diberikan benar-benar memberikan warna-warni dalam kegiatan terjemahan. Lalu beralih membaca kabar teman-teman lain di dunia maya.

Pukul 09:15 WIB, barulah mulai membalas surat beliau. Sebelum membalas, terpikirkan untuk mencoba menghubungi melalui WhatsApp. Sambil memperkenalkan nomor yang biasa dipakai jualan jasa terjemahan Indonesia Inggris ini sudah bisa dihubungi lewat WhatsApp. Begitu memperkenalkan diri, lalu balasan langsung diterima.

Tim Penerjemah Indonesia ke Inggris Paket Kilat

Ini adalah salah satu sekian banyak proyek yang monumental, sulit dilupakan. Dulu sudah pernah menerima pekerjaan dengan tempo yang cepat. Bahkan tempo kali ini lebih cepat dan jumlah tim yang ditangani lebih banyak.

Setelah bercakap-cakap melalui WhatsApp, muncul kesepakatan. Awalnya tidak percaya kalau paket kilat yang akan diambil. Dalam banyak kasus, rata-rata orang akan berpikir ulang jika sudah menerima penawaran upah paket kilat. Sebelumnya juga sudah bilang saat akan menerima pekerjaan paket dahsyat ini. Ada risiko di hasil akhir terjemahan. Berhubung ini klien benar-benar sangat spesial dan akan merasa bersalah jika membuat kecewa beliau, akhirnya mulailah dahsyatnya perjalanan terjemahan Indonesia ke Inggris selama 7 jam ke depan, hingga pukul 17:00 WIB. Ibaratnya, saat itu telah menerima pekerjaan jasa membuat seribu candi yang harus selesai dalam waktu satu malam.

Pukul 10:00 Mulai Mengumpulkan Tim Penerjemah

Ilmu manajemen rekrutmen berdasarkan total pekerjaan, waktu yang tersedia, biaya yang disediakan, dan sumber daya yang tersedia sangat diperlukan sekali dalam kondisi proses terjemahan tempo cepat. Setelah menghitung jumlah pekerjaan dan jumlah tenaga yang dibutuhkan, lalu dilanjutkan dengan mengumpulkan tim penerjemah bahasa yang handal.

Proses mengumpulkan tim penerjemah dimulai dari halaman Facebook pribadi. Singkat dan padat, butuh bantuan dari rekan-rekan penerjemah yang punya waktu lowong hingga sore hari di hari itu. Pukul 10:13 membuat status dan lima menit kemudian tidak ada tanggapan. Langsung beralih melalui jalur pribadi. Tidak pakai lama, cara konvensional dipakai dengan beberapa persyaratan yang saksama.

Pukul 10:38 Mulai Membagi Pekerjaan Terjemahan

Pada saat itu, degup jantung sudah mulai terasa. Harus bisa fokus bercakap-cakap dengan beberapa penerjemah secara bersamaan. Selain melakukan obrolan sebentar, lalu dilanjutkan dengan pembagian terjemahan sesuai rasio volume dan waktu yang tersedia.

Pada saat proses pembagian pekerjaan, pikiran harus benar-benar konsentrasi. Jika salah membagi pekerjaan, bisa-bisa ketepatan waktu pengiriman hasil terjemahan bisa meleset.

Pukul 11:49 Azan Zuhur Berkumandang Pembagian Masih Berlanjut

Bercakap dengan banyak orang sembari mengirim surat perintah kerja ternyata cukup menyita waktu. Saat Zuhur berkumandang proses pembagian bahan terjemahan masih berlangsung. Perhitungan volume terjemahan mulai dilakukan ulang. Kemudian dibagi dengan waktu yang tersisa 5 jam 11 menit. Tadinya menargetkan kalau pembagian pekerjaan sudah selesai saat Zuhur berkumandang, ternyata setengah volume pun belum selesai didistribusikan. Strategi mulai diatur kembali. Kepala harus tetap dingin sambil menjalin komunikasi yang santun dengan banyak penerjemah sekaligus.

tarjiem:  Sulitnya Bermain Kata Dalam Terjemahan Bahasa Politik

Pukul 14:24 Warna-Warni Seorang Penerjemah Koloran

Tidak terasa sudah 45 menit mau masuk azan Asar. Lalu tiba-tiba ada suara dari bawah memanggil. Ternyata tetangga butuh bantuan. Sulit menolak panggilan ini dengan mengatakan “Maaf lagi sibuk”. Akhirnya berdiri sambil memakai celana panjang untuk keluar menyambut panggilan tetangga. Sambil tersenyum, lalu mendengarkan sejenak cerita tetangga di siang itu yang merasa kehilangan cucunya saat ditinggal tidur siang. Ada sisi positifnya, setidaknya mata bisa istirahat 10 menit dari monitor lcd komputer sejenak.

Pukul 15:17 Injury Time

Azan Asar adalah tanda berakhirnya waktu terjemahan. Setidaknya butuh waktu dua jam untuk proses penyuntingan ulang sebelum diberikan kepada pembeli. Ada proses lain yang harus dikerjakan diluar proses terjemahan yakni penataan ulang atau merapikan kembali halaman hasil terjemahan. Istilah lainnya editing. Dua proses ini juga harus dilakukan dengan hati-hati. Idealnya, dua proses ini tentu dilakukan saat seluruh hasil terjemahan telah diterima, termasuk proses penyelarasan bahasa. Namun nyatanya, saat azan berkumandang proses pembagian kerja masih tersisa 15%. Strategi komunikasi penting sekali demi distribusi pekerjaan dan agar bisa fokus di penyuntingan, penyelarasan, dan penataan ulang.

Pukul 15:38 ‘Bensin Habis’

Tangan kanan mulai terasa kebas dan terasa kalau darah di badan ini turun ke bawah. Terakhir merasakan hal ini saat akan mengalami pingsan dan lalu pingsan sejenak. Ternyata waktu 4 jam yang dihabiskan sebelumnya untuk konsentrasi dan fokus membuat tenaga terkuras habis. Kebetulan memang, asupan belum masuk sejak matahari terbit. Idealnya memang harus istirahat dan berbaring sejenak. Namun memilih untuk melanjutkan, karena waktu sudah sangat sempit sekali. Satu jam 22 menit dirasa kurang dengan kondisi volume pekerjaan yang diterima lalu ditambah dengan proses satu dokumen dari PDF lalu harus dirapikan ulang kembali.

Pukul 14:00 Hasil Terjemahan Mulai Diterima

Semenjak pukul tiga sore, satu persatu hasil terjemahan sudah dikirimkan. Bahkan ada penerjemah yang lebih dulu mengirimkan hasil terjemahan sebelum waktunya dan kemudian ditawarkan kembali untuk tambahan terjemahan kembali. Pukul empat sore, hampir 75% seluruh hasil terjemahan telah diterima dari tim penerjemah pilihan. Sisa 10% adalah pemeriksaan ulang sumber terjemahan yang belum diterjemahkan. Mungkin ada yang meleset, mungkin ada bagian yang diterjemahkan dua kali atau terlewatkan untuk dibagikan.

Proses penggabungan dan penyuntingan hasil terjemahan mulai dilakukan saat satu jam tersisa dari waktu kesepakatan awal. Proses ini belum masuk penataan ulang hasil terjemahan. Ada teks dan gambar di halaman sumber, sehingga harus proses manual untuk menerjemahkan teks dalam bentuk gambar di Microsoft Word dan MSPaint. Belum lagi susunan teks dan gambar cukup sulit untuk diedit atau diterjemahkan secara manual. Dari awal klien sudah meminta untuk menerjemahkan teks bahasa Indonesia yang ada di dalam gambar.

Pukul 14:47 Permohonan Maaf dan Perpanjangan Waktu

Tadinya berencana pukul empat sore melaksanakan rencana cadangan atau rencana B. Rencana untuk meminta waktu perpanjangan. Tidak terasa waktu berjalan cepat seiring detak jantung terus kencang dan proses akhir terjemahan sedang dikerjakan. Baru tersadar butuh permohonan perpanjangan waktu selama 1 jam.

tarjiem:  Cerita Lain Penerjemah Tersumpah

Akhirnya melalui pesan singkat di WhatsApp mengajukan permohonan maaf dan perpanjangan waktu sambil memberi kabar proses terjemahan yang sudah hampir selesai 75%. Walau dengan berat hati, akhirnya diberikan perpanjangan waktu sampai jam 18:00 atau sebelum Azan Magrib berkumandang di waktu Bandung.

Pukul 15:00 Ada 400 Kata Belum Diterjemahkan

Barulah pukul lima sore sempat memeriksa ulang bagian mana saja yang belum diterjemahkan. Satu berkas sudah siap 100%, sisa satu berkas lagi yang baru siap 75%. Ternyata setelah diperiksa ulang ada 400 kata yang belum diterjemahkan. Secara logika dan perhitungan kecepatan terjemahan, 1 jam tidak cukup menerjemahkan Indonesia ke Inggris 400 kata sumber atau kurang dari 2 halaman. Berbekal beberapa tim yang bersedia stand by, akhirnya secara singkat dua orang dikirim 150 kata dan sisanya diterjemahkan. Bagi project manager, bantuan dua penerjemah bahasa di menit-menit terakhir ini sangatlah berarti sekali. Tidak mungkin menerjemahkan seorang diri 400 kata sumber. Mungkin saja, hanya nanti akan mengambil jatah waktu penyuntingan.

Pukul 16:07 Memberi Kabar Klien di Azan Magrib

Pembagian sisa materi yang belum diterjemahkan sudah selesai. Tinggal menunggu hasil terjemahan dan melakukan proses final proses terjemahan. Lewat 1 jam 7 menit dari waktu kesepakatan terjemahan di awal. Ternyata molor lagi, azan Magrib sudah berkumandang. Surat balasan hasil terjemahan disiapkan sambil sabar menunggu hasil terjemahan dikirimkan lewat daring.

Pukul 18:27 Hasil Terjemahan Dikirimkan ke Klien

Begitu Magrib, hasil terjemahan sudah dikirim melalui surat elektronik. Pukul 18:27 adalah waktu pemberitahuan di WhatsApp kalau hasil terjemahan sudah dikirim ke surel. Lega bercampur haru karena telah menyelesaikan proyek terjemahan kategori ‘gila’. 7 jam waktu yang dibutuhkan untuk menerjemahkan 7.500 kata sumber Indonesia ke Inggris dengan dibantu 11 orang tim penerjemah pilihan dan satu orang editor akhir. Belum lagi materi sumber terjemahan dalam bentuk PDF sehingga perlu proses penataan ulang halaman yang cukup menyita waktu.

Pukul 21:02 Pembayaran Hasil Terjemahan Telah Dikirim

Begitu hasil terjemahan dikirimkan, langsung meninggalkan komputer dan pergi memenuhi hak perut dan badan yang energinya sudah terkuras sejak siang hari, makan nasi goreng. Bagi seorang penerjemah bahasa, momen saat hasil terjemahan selesai dikirim dan menanti pembayaran adalah waktu-waktu yang seru.

Barulah pukul 9 malam lewat 2 menit diberitahu kalau pembayaran hasil pekerjaan terjemahan siang ini sudah ditransfer dan dilebihkan 9.400 rupiah. Girang dan bersyukur karena bisa membayar tim penerjemah terbaik. Begitu mengucapkan terima kasih banyak, langsung mengirim surel masal ke tim penerjemah untuk meminta nomor rekening bank agar pembayaran bisa diproses hari Jumat sebelum masuk liburan panjang di akhir tahun. H+1 atau 24 jam setelah uang pembayaran terjemahan masuk ke rekening, honor atau upah tim penerjemah yang begitu handal sudah disalurkan, 5 rekening bank mandiri, 3 BNI, 2 BCA, dan 1 CIMB Niaga.

Pelajaran Dari Terjemahan Indonesia ke Inggris Paket Cepat

Cerita di atas mungkin cocok dibaca untuk mereka yang sedang membutuhkan jasa penerjemah bahasa Inggris Indonesia paket kilat. Menggambarkan kalau terjemahan itu butuh waktu, proses tenaga, dan pikirkan. Berbeda dengan jasa penerjemah bahasa yang cepat.

tarjiem:  Kamus Penerjemah Bahasa Inggris-Indonesia Casio Seharga Rp 2 Juta

Bagian selanjutnya ini mungkin cocok untuk rekan-rekan para penerjemah bahasa, khususnya bagi mereka yang suatu waktu berada dalam posisi Pimpinan Proyek/Manajer Proyek atau istilah di penerjemah adalah Project Manager (PM).

Manajemen Rekrutmen Penerjemah

Selesainya pekerjaan terjemahan paket ‘gila’ ini tidak terlepas dari proses awal perekrutan tim penerjemah yang dapat dipercaya. Proses perekrutan ini sangat tergantung saat melihat keaktifan rekan-rekan penerjemah di tempat tongkrongan dunia maya. Selain itu, untuk meminimalisir komunikasi, perintah kerja yang berulang-ulang dan menghemat waktu, tim penerjemah di proyek dahsyat ini wajib anggota HPI.

Manajemen Komunikasi Tim Penerjemah di Satu Tempat

Keseluruhan proses komunikasi dilakukan melalui Facebook Messenger. Sehingga urusan komunikasi tidak mengganggu fokus kerja terjemahan. Proses komunikasi awal langsung tanpa pakai basa-basi, to the point. Jika satu orang pakai basa-basi, entah berapa banyak waktu terbuang dalam terjemahan bernada tempo cepat ini. Hanya 1 jalur lain yang dipakai, WhatsApp. Itu hanya dipakai di menit-menit terakhir. Selain komunikasi melalui Facebook, materi kerja dikirim lewat surel. Sehingga memudahkan saat proses penyuntingan akhir dan manajemen berkas. Selain itu setiap pesan saat komunikasi wajib dibalas dan dikonfirmasi, walau hanya sekadar bilang “Ok.”

Pelanggan Yang Dahsyat

Setelah 5 tahun lalu mendapatkan pelajaran berharga soal proses terjemahan paket kilat itu, semenjak itu pula berjanji untuk tidak menerima permintaan pekerjaan terjemahan dengan waktu kerja yang mustahil. Sudah ada beberapa dan cukup banyak pekerjaan yang ditolak karena waktu pekerjaannya tidak masuk akal di sisi jasa penerjemah manusia. Alasan pelanggan yang sangat spesial adalah alasan kenapa mau menerima pekerjaan terjemahan paket kilat ini. Mungkin sudah hampir 200 halaman mendapatkan pekerjaan dari beliau dalam kurun waktu 2017. Sehingga alasan ini yang lumayan berat untuk ditolak dan ini memang permintaan khusus menjelang akhir tahun dalam kondisi libur panjang, baik di Indonesia atau belahan bumi lain.

7 Jam Kerja = 30 Hari Kerja

Bagi mereka yang aktif bekerja rutin 8 jam kerja sehari, begitu selesai paket terjemahan kilat ini bayarannya sama dengan 30 hari waktu normal orang rata-rata bekerja salam satu bulan. Pembayarannya sudah sama dengan upah minimum regional untuk satu bulan. Bisa bayangkan tingkat tekanan yang dihadapi seorang manajer proyek penerjemah dalam waktu 7 jam tanpa jeda. Jika membayangkan tingginya tekanan yang akan dihadapi, maka motivasi hanya sekadar ‘uang’ bisa lenyap.

Semoga cerita ini ada manfaatnya untuk mereka yang sedang membutuhkan jasa penerjemah bahasa atau translator. Secara tidak langsung cerita di balik layar panggung sebuah proses terjemahan paket kilat memberi pesan, berikan waktu yang cukup bagi penerjemah jika ingin mendapatkan hasil terjemahan yang baik. Cerita ini mungkin tidak hanya berlaku bagi jasa terjemahan saja, mungkin juga berlaku di bidang lain, seperti jasa desain rumah atau arsitektur, jasa menjahit pakaian, jasa membangun rumah, jasa penulis, atau jasa yang membutuhkan keahlian pikiran khusus lainnya.

Kredit Sampul Gambar: scopophilia.net

10 pemikiran pada “Di Balik Layar Terjemahan Indonesia ke Inggris Paket Kilat

Tinggalkan komentar

0 Shares
Share
Tweet
+1
Share