Kok Testimoninya Sedikit?

Kok Testimoninya Sedikit?

Semenjak lapak jasa terjemahan Inggris Indonesia bertransformasi menjadi jasa penerjemah Inggris Indonesia Arab, mulai menampilkan testimoni jasa terjemahan di halaman tersendiri. Jika diukur dari jam terbang terjemahan yang ada dan jumlah pelanggan terjemahan sebelumnya, maka mestinya ada cukup banyak testimoni yang ditampilkan.

Pertanyaanya, kenapa kesaksian/pesan-kesan/testimoni/rasa puas atas lapak jasa terjemahan ini tidak banyak ditampilkan? Kok testimoni jasa terjemahanya sedikit sih? Ada banyak alasan kenapa jasa penerjemah bahasa tarjiem tidak banyak menampilkan para pelanggan jasa terjemahan yang puas atas hasil kerja kami.

1. Bukan Pengumpul Testimoni

Aslinya memang, jasa terjemahan ini tugasnya bukan mengumpulkan testimoni. Jasa terjemahan ini fokus pada hasil terjemahan. Apabila ada pengguna jasa yang meninggalkan testimoni, itu hanya sebagai tanda syukur kami dari pelanggan yang baik hati sekali.

2. Ada yang Lebih Penting Dari Testimoni

Selain memberikan hasil terjemahan yang terbaik, mengirim hasil terjemahan tepat waktu juga penting. Tapi tahukah ada yang lebih penting dari kedua itu? Pembayaran. Jika hasil terjemahan yang baik dan benar diberikan dan tepat waktu, maka ‘pekerjaan’ selanjutnya bagi penerjemah adalah menanti pembayaran atau upah atas hasil terjemahan. Urutan testimoni ada jauh di belakang dibandingkan prioritas menanti pembayaran.

3. Pelanggan yang Spesial

Ketahuilah, jasa terjemahan ini memiliki pelanggan yang spesial dan tidak ingin disebutkan namanya. Bahkan materi terjemahan juga spesial, bisa bikin jungkir balik penerjemah. Karena itu tidak heran banyak pelanggan lapak terjemahan ini yang tidak meninggalkan testimoni.

4. Testimoni Bisa Dibeli

Ada kata-kata yang terus diingat saat diajak keliling paman di Kota Jakarta saat masih belia. Apa sih yang tidak bisa dibeli di Jakarta kecuali nyawa? Seram memang pernyataan itu, tapi kalau dipikir ada benarnya juga. Perdagangan manusia termasuk organ tubuh mungkin ada, hanya nyawa yang tidak bisa dibeli. Begitu juga dengan testimoni yang bisa dibeli seharga nasi goreng.

Tulisan lama lainnya: Seberapa Penting Testimoni Jasa Terjemahan Bahasa Itu?

5. Menghindari Ekspektasi Calon Pelanggan Berlebihan

Salah satu hasil riset pemasaran/marketing yang tempoe doeloe pernah dikerjakan, testimoni memengaruhi keinginan pelanggan untuk melakukan pembelian atau menimbulkan keinginan untuk membeli. Persentasenya bervariasi, 5%-35%. Nah kalau testimoni yang ditampilkan bagus-bagus lalu hasil terjemahan yang diberikan tidak sesuai harapan, tentu bisa mengecewakan pelanggan. Ekspektasi calon pelanggan yang berlebihan ini yang ingin dihindari lapak jasa penerjemah Inggris Indonesia Arab ini.

6. Testimoni Hanya Sebagai Pelengkap

Sebagai lapak jasa terjemahan, menampilkan menu testimoni hanya sebagai syarat ciri-ciri sebuah toko daring alias toko online. Testimoni memang elemen pendukung utama sebuah halaman toko daring, bukan elemen utama. Elemen utamanya adalah halaman kontak dan bagi saya pribadi adalah halaman profil. Kecuali suka berurusan dengan zat yang tidak dikenal, halaman man behind the gun tidak perlu ditampilkan.

7. Testimoni dan Blog Apa Bedanya?

Nah ini. Ada ratusan tulisan di dalam lapak jasa penerjemah Inggris Indonesia Arab ini. Bagi calon pembeli yang pintar, selain menilai dari testimoni, tulisan di dalam blog bisa juga jadi bahan pertimbangan. Apakah jasa yang dipilih sudah tepat atau belum. Jika testimoni adalah ucapan atau tanda pengguna jasa/pembeli kepada penjual maka blog adalah ekspresi penjual yang secara tidak langsung ditujukan kepada calon pembeli. Biarkan calon pembeli yang cerdas dan kritis menilai siapa calon penjual yang akan dipilih.

Semoga renungan singkat, #eh tulisan testimoni soal lapak jasa terjemahan Inggris Indonesia Arab ini ada manfaatnya. Khususnya bagi mereka yang sangat mempertimbangkan sekali faktor pembelian berdasarkan testimoni pembeli, termasuk mereka yang sedang gundah-gulana mencari jasa terjemahan Inggris Indonesia Arab yang terpercaya.

2 pemikiran pada “Kok Testimoninya Sedikit?

  1. Memang terkadang, selalu testimoni langsung bisa saja judge atau belum bagus. Saya pun mengalaminya. Yah, emang ini bagi copywriter banyak yang mengalaminya.

  2. Kadang belum tentu lho kang yang jarang testimoni langsung di judge kurang bagus, bisa jadi dia terlalu sibuk membangun brand nya akhirnya testimoni terlupakan atau maksudnya di nomor duakan karena nomor 1 nya adalah kualitas dari penerjemah itu sendiri. Balik lagi jangan liat orang dari luarnya ya kang, belum tentu yang terlihat banyak testimoni malah sebaik dan sebagus yang testimoninyaa.. itu si pendapat saya kang hehe

Tinggalkan komentar