Jasa penerjemah Inggris Indonesia berpengalaman selama 15 tahun yang menawarkan jasa turnitin, menulis, parafrase, desain, terjemahan, dll.
Kok Google Translate dan Bukan Google Terjemahan
Ide ini muncul saat menulis tulisan sebelumnya.
Kenapa istilah Google Translate lebih populer dibandingkan dengan Google Terjemahan?
Jika membuka translate.google.co.id ada judul yang bertulis “Google Terjemahan”. Lalu deskripsi situs penerjemah paling canggih di dunia itu menuliskan penjelasannya.
Layanan gratis Google menerjemahkan kata, frasa, dan halaman web secara instan antara bahasa Inggris dan lebih dari 100 bahasa lainnya.
Google Terjemahan
Dalam tulisan di blog dan lapak jasa terjemahan Inggris Indonesia ini, lebih dominan menggunakan istilah Google Translate ketimbang Google Terjemahan.
Karena Alamatnya translate.google.co.id
Alasannya paling logis karena itu, karena alamat internet atau URL-nya menggunakan translate.google.co.id
. Jadi, proses identifikasi awal atau memori di otak yang secara tidak langsung tertanam adalah kata translate sebagai subdomain atau alamat internet produk Google ini.
Saat coba memasukan terjemahan.google.co.id
, malah tidak ada.
Terjemahan Google vs Google Terjemahan
Saat dibawa ke dalam bahasa Indonesia, kebanyakan orang akan menyebut Google Translate sebagai Terjemahan Google, bukan Google Terjemahan. Istilah lain yang paling sering digunakan juga adalah Penerjemah Google.
Kalau dipikir-pikir, frasa Terjemahan Google lebih condong ke frasa verba, frasa kata kerja. Padahal semestinya frasa nomina atau frasa kata benda, sebagaimana halnya frasa sumbernya.
Itu sebabnya, kenapa lebih banyak yang memakai dan menyebutkan penerjemah Google atau mesin terjemahan Google itu sebagai Google Translate dan bukan Google Terjemahan.