Justin Bieber dan Random

Justin Bieber dan Random

Sumber Gambar: www. free-finger.blogspot.com
Pada akhir bulan April 2012, masyarakat pecinta musik dikejutkan dengan sebuah pernyataan dari sang penyayi muda yang namanya hampir dikenal oleh pecinta musik di seluruh dunia. Sang penyanyi muda ini melontarkan sebuah pernyataan dalam sebuah acara temu wartawan di sebuah negara di Eropa. Disebutkan bahwa, ketika itu sang penyanyi sedang melakukan rekaman lagu di sebuah “random country” dan ketika manajer penyanyi tersebut dikonfirmasi bahwa random country yang dimaksud adalah Indonesia.
Ketika pernyataan ini diterima di Indonesia, random country dikatakan sebagai “negeri antah berantah”. Entah bagaimana frasa (kata benda) ini diartikan sebagai negeri antah berantah, namun yang jelas hal ini sempat membuat ramai koran-koran di Indonesia dalam menulis pemberitaannya termasuk berbagai respon yang muncul dari masyarakat Indonesia tentunya. Setelah dikonfirmasi, ternyata maksud sang penyanyi tersebut adalah, ia lupa negeri mana ketika ia melakukan rekaman, karena saat itu ia sedang melakukan tur keliling dunia.
Momen ini merupakan sebuah momen yang sedikit mengenalkan masyarakat, betapa proses penerjemahan itu membutuhkan sebuah analisis yang cukup mendalam. Tidak serta-merta para penerjemah menentukan bahasa sasaran yang akan digunakan ketika melakukan proses penerjemahan, terlebih lagi ketika proses penerjemahan ini adalah proses alih bahasa secara langsung (interpreting) tanpa memiliki banyak waktu dalam menentukan kata yang harus digunakan dan wajar saja biaya yang ditentukan cukup tinggi. Apakah proses penerjemahan (translation) dan alih bahasa (interpreting) dapat disamakan?. Tentu saja kedua kegiatan ini sama-sama melakukan proses penerjemahan, hanya saja berbeda dalam hal cara dan waktunya.
Apa yang terjadi ketika dokumen anda diterjemahkan seperti kasus yang terjadi diatas?. Yang mana kasus ini bukan hanya satu saja yang terjadi, tapi dapat terjadi dalam proses penerjemahan itu sendiri di seluruh dunia. Lalu menurut anda, Seberapa jauh fungsi para penerjemah itu sendiri dengan biaya yang akan anda keluarkan? Belum lagi, saat ini telah muncul berbagai mesin penerjemahan yang dapat digunakan dan didapatkan oleh siapa saja, sehingga ia dapat saja dikatakan sebagai seorang penerjemah ketika ia dapat menggunakan mesin penerjemahan otomatis ini.
Beberapa tautan berita yang membuat heboh itu:
http://forum.vivanews.com/berita-dalam-negeri/342536-wah-justin-bieber-sebut-indonesia-negara-antah-berantah.html
http://sidomi.com/90463/justin-bieber-rumor-antah-berantah-itu-kebohongan-publik/
http://id.omg.yahoo.com/news/justin-bieber-sebut-indonesia-sebagai-negeri-antah-berantah.html

13 thoughts on “Justin Bieber dan Random

  1. wahhh bahay tuh kalo sampai salah menerjemahkan, bisa asalah pengertian dan salah semua deh…

    memang bahasa ungkapan inggris sangat beda jika diartikan ke indonesia, bisa saja artinya bukan yang kita maksudkan :)

    oya untuk menjawab pertanyaan sobat, Page Rank saya kemaren 2 tetapi karena kurang lebih sebulan saya tidak update blog, pas saya cek lagi ternyata turun jadi 1.

  2. Saya baru mengerti sekarang, rasanya memang tidak masuk akal kalau sekaliber Justin mau sembarang bicara. Jujur, saya tidak tahu english, saya biasa pakai translate, tetapi saya menerjemahkannya selalu mencari kata yang pas, agar saya mengerti. Ini juga banyak saya lihat kekeliruan dalam membuat terjemahan untuk teknologi. Sepertinya hanya menyalin kata dari kamus, jadi saya lebih suka install dengan bahasa inggeris dari pada bahasa Indonesia. Coba bandingkan dengan terjemahan pada film, kayaknya itu lebih pas. salam blogger

Leave a Comment