Menu Komentar di Administrator WordPress

Baru Bisa Balas Komentar Satu Tahun Kemudian

Tadi pagi baru saja menyelesaikan balasan komentar-komentar yang ada di lapak jasa penerjemah Inggris Indonesia tarjiem ini. Ternyata, komentar paling lama yang belum dibalas adalah komentar hampir satu tahun lalu. Tepatnya tanggal 21 Februari 2018 yang lalu.

Sejak tanggal itu, 51 komentar yang ada di lapak penerjemah Inggris Indonesia ini belum sempat dibalas semua. Sebenarnya sudah lama ingin membalas semua komentar itu. Entah kenapa tidak terealisasikan juga. Mungkin karena enggan membalas komentar. Padahal, komentar atas tulisan yang sudah dibuat kadang dirindukan juga.

Pelajaran Ketika Tidak Membalas Komentar 1 Tahun yang Lalu

Memang sejak satu tahun yang lalu berusaha menulis tulisan yang sedikit agak panjang. Sudah jarang menulis tulisan pendek.

Pada saat membalas 51 komentar itu mulai berpikir bagaimana caranya supaya semangat membalas komentar. Terlebih lagi sistem komentar WordPress ini tidak punya pemberitahuan kalau komentar yang ditinggalkan sudah mendapati balasan.

Sayang juga ketika ada komentar yang isinya adalah pertanyaan, lalu mendapatkan balasan enam bulan kemudian. Itu juga yang bertanya tidak tahu kalau komentarnya sudah dibalas.

Menerapkan Sistem Masuk Akun Terlebih Dahulu

Nah ide ini yang terpikirkan tadi pagi. Memang cara ini bisa membuat tidak nyaman bagi yang ingin meninggalkan komentar.

Tulisan ini akan mencoba menjelaskan alasan kenapa cara mengirim komentar di lapak dan blog penerjemah Inggris Indonesia tarjiem ini diperketat. Bahkan mungkin dipersulit.

Mungkin Komentar di Sini Jarang Dibalas

Buktinya, komentar tahun 2018 baru dibalas pagi ini tahun 2019. Alasan lain, bisa jadi fokus dengan membuat tulisan di sini dibandingkan harus membalas komentar.

Agar Komentar yang Ditinggalkan Memperkaya Tulisan

Sistem yang dipakai saat ini, sebelum 2019, memungkinkan siapa saja meninggalkan komentar. Tidak sedikit juga komentar yang ditinggalkan bersifat spam atau hanya sekadar berkomentar. Semoga dengan sistem yang baru per 2019, semakin sedikit komentar basa-basi.

Agar Tahu Kalau Komentarnya Mendapatkan Balasan

Kalau yang ini belum dicoba. Cuma nanti akan diuji coba terlebih dahulu. Memang kelemahan WordPress ini ada di urusan komentar. Mungkin saja dengan sistem ini kekurangan WordPress bisa ditutupi.

Bagaimana dengan saling berkunjung dan berkomentar alias blogwalking?

Jika melihat banyak tulisan sebelumnya, blogwalking kadang ada manfaatnya. Menimbulkan semangat untuk menulis. Kegiatan saling berkunjung dan berkomentar akan tetap diusahakan terus berjalan. Cuma ke depannya bukan di blog tarjiem ini lagi. Rencananya tempatnya pindah ke Blogspot.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.