Pindah Domain Dari GoDaddy ke Namecheap

Pindah Domain Dari GoDaddy ke Namecheap

Hari ini adalah hari bersejarah bagi lapak dan blog jasa penerjemah Inggris Indonesia tarjiem.com. Pagi ini berhasil memindahkan pencatat domain atau registrar dari GoDaddy ke Namecheap. Harga transfer domain dari GoDaddy ke Namecheap adalah 9.06USD atau Rp130.342. Kurs 1USD adalah Rp14.386,53.

Pertama kali memegang domain tarjiem.com 28 Mar 2013. Saat itu masih menggunakan Blogspot. Kemudian tidak lama pindah mesin memakai WordPress.org. Jadi, umur domain tarjiem per tulisan ini dibuat kurang lebih 5 tahun 9 bulan. Artinya hanya dengan domain ini saja, sudah bisa menjadi bukti kalau lapak jasa penerjemah Inggris Indonesia ini sudah hadir di dunia maya hampir 6 tahun lebih.

GoDaddy vs Namecheap

Setelah hampir enam tahun memakai GoDaddy sebagai inang domain, maka per hari ini domain tarjiem pindah ke Namecheap. Pertimbangan ini sudah cukup lama ingin dieksekusi. Baru pagi ini keberanian itu muncul untuk memindahkan domain ke Namecheap.

Perpanjangan Domain di GoDaddy Lebih Mahal Dibandingkan Namecheap

Alasan logis kenapa pindah domain dari Godaddy ke Namecheap karena harga perpanjangan atau renewal di GoDaddy lebih mahal dibandingkan di Namecheap. Harga perpanjangan domain .com di GoDaddy 17,99USD. Sedangkan harga perpanjangan domain .com di Namecheap 12,98USD. Selisih harga 5 dolar atau sekitar Rp71.500.

Namecheap Gratis Perlindungan WHOIS Domain

Kelebihan Namecheap dibandingkan Godaddy karena ada perlindungan WHOIS domain yang diberikan secara gratis. Harga untuk menggunakan fasilitas WHOIS Protection di GoDaddy 9,99USD atau Rp129.000 per tahun. Sedangkan WHOIS di Namecheap gratis selamanya. Asalkan domain masih tetap di Namecheap.

WHOIS adalah data-data pemilik domain. Informasi sensitif ini terbuka untuk publik. Data-data seperti nama pemilik domain, alamat rumah, nomor telepon, dan kontak surel ini akan bisa dilihat semua orang jika tidak dilindungi. Jika menggunakan layanan WHOIS Protection, data tersebut akan ditutupi.

Saya sendiri merasa kurang nyaman dengan terbukanya data pribadi saya di internet. Terlebih data-data ini bisa disalahgunakan atau lebih parahnya lagi diperjualbelikan.

GoDaddy Tidak Ada Layanan Dukungan Pelanggan Melalui Tiket

Sebenarnya ini tidak menjadi masalah. Hanya saja, buat saya yang sudah terbiasa menggunakan berbagai layanan domain, hosting, share hosting, atau vps, menjadi penting. Sepertinya, semua layanan domain dan hosting yang saya pakai, ada layanan pengaduan atau bantuan pelanggan melalui tiket. Kalau tidak salah, GoDaddy menghapus layanan tiket mereka per 2018. Atau mungkin sebelumnya lagi.

Cuma hebatnya, GoDaddy memiliki layanan pelanggan melalui telepon khusus di Indonesia dan beberapa negara lain. Jadi ada nomor telepon kode 021-xxx jika ingin menelpon layanan pelanggan GoDaddy. Tapi itu kan mahal. Harus keluar pulsa telepon. Sedangkan memakai tiket hanya pulsa internet.

Layanan tiket ini bermanfaat sekali buat mereka yang baru mengenal dunia domain.

Godaddy Ada Live Chat, Namecheap Juga

Kalau ini sih sama saja. Cuma yang bikin lucunya, sulit sekali mencari tombol layanan obrolan langsung atau Live Chat di situs GoDaddy. Saya sendiri sudah lama tidak masuk ke akun GoDaddy. Sebelumnya sudah mengetahui kalau tidak ada layanan tiket. Jadi, sudah tidak berharap lagi meminta bantuan langsung dukungan pelanggan GoDaddy. Cuma berharap mencari informasinya melalui Google atau Knowledege Base GoDaddy.

Lalu ketika membuka halaman GoDaddy.com/help dan menggulung halaman sampai bawah, baru melihat ada tombol Live Chat GoDaddy. Saya jadi heran, kenapa tombol itu tidak terlihat saat masuk ke halaman akun GoDaddy.

Beda dengan Namecheap. Tombol Live Chat jelas sekali terlihat ada di bawah saat log in ke Namecheap. Itu juga terlihat karena saya tidak log in ke akun GoDaddy. Baru tombol Live Chat GoDaddy itu muncul.

Kelebihan GoDaddy Dibandingkan Namecheap, Ada Surel Gratis

Mungkin ini fasilitas yang paling dirindukan dari GoDaddy dibandingkan Namecheap. Kelebihan membeli domain di GoDaddy akan mendapatkan 1 email hosting gratis dengan kapasitas 1GB. Termasuk juga 100 email forwarder gratis. Layanan ini saya dapatkan pada saat membeli domain di GoDaddy sejak pertama kali. Entahlah kalau sekarang. Masih ada atau tidak.

Sebenarnya, kalau menggunakan share hosting cPanel bisa membuat surel@tarjiem.com sendiri. Hanya saja, surel gratis dari GoDaddy kapasitas 1GB ini lumayan besar dan berharga juga.

Hanya Satu Kelebihan GoDaddy Dibandingkan Namecheap

Mungkin hanya itu saja bagi saya kelebihan GoDaddy dibandingkan Namecheap. Selain perusahaan GoDaddy sudah lebih besar dibandingkan Namecheap. Layanan 1 surel gratis itu sebenarnya jarang saya pakai. Saya lebih suka memilih layanan Gmail Google untuk membuat surel untuk kontak tarjiem.

Tujuh Dari Sepuluh Tulisan Bilang Kalau Menyimpan Domain di Namecheap Lebih Baik Dibandingkan GoDaddy

Tentunya sebelum pindah domain dari GoDaddy ke Namecheap, sudah baca-baca tulisan lain juga. Versi bahasa Inggris. Dari hasil pencarian Google dengan kata kunci “GoDaddy vs Namecheap”, rata-rata bilang kalau Namecheap lebih bagus dibandingkan GoDaddy. Tujuh tulisan itu adalah tulisan yang muncul di halaman satu hasil pencarian Google bahasa Inggris.

Teknik penawaran untuk membeli tambahan produk GoDaddy lebih masif dibandingkan Namecheap. Bahkan sempat baca satu tulisan yang menulis kalau ada satu tulisan yang menulis kalau ada CEO GoDaddy ada yang menembak gajah di Afrika. Buat para pecinta lingkungan tentu ini akan menjadi skandal tersendiri. Terlepas bagaimana CEO Namecheap itu juga.

Dari sisi harga pembelian domain di tahun pertama, GoDaddy atau Namecheap, menurut saya sama saja. Harga domain di GoDaddy dan Namecheap sama murahnya.

Sempat Kecewa Dengan Share Hosting Namecheap

Ini tidak ada hubungannya dengan domain.

Sekitar beberapa tahun lalu sempat mencoba share hosting Namecheap . Dapat harga murah. Sekitar 10USD untuk tahun pertama. Namun baru tiga bulan pakai saya kecewa betul dengan share hosting Namecheap. Baik hosting di GoDaddy dan Namecheap, harganya sama-sama muahal. Masih buanyak pilihan lain.

GoDaddy Kuat di Lelang Domain (Domain Auction)

Ini tidak ada hubungannya buat bloger. Kecuali suka bermain jual-beli domain dan memelihara domain. Namecheap tidak ada lelang domain. Mungkin ini yang membuat GoDaddy kuat berkibar di dunia domain secara global. Sehingga memiliki nilai tawar tersendiri.

Lama Menaruh Domain di GoDaddy Karena …

Karena ketidaktahuan empat tahun yang lalu. Sekitar tiga atau empat tahun yang lalu, langsung memperpanjang domain selama 5 tahun di GoDaddy. Saat itu salah memang, menghabiskan uang hampir 1 juta rupiah. Domain tarjiem.com akan habis bulan Maret 2019. Sehingga sekarang saat yang tepat untuk berpindah registrar.

Secara teknis, proses perpindahan domain dari GoDaddy ke Namecheap sudah selesai. Prosesnya hanya kurang dari 7 jam. Tinggal menunggu proses administrasi saja 5-7 hari ke depan.

Sebelumnya menggunakan Nameserver GoDaddy. Pada saat pindah, dari pagi ke siang ini, tarjiem.com tidak bisa diakses. Menu panel DNS Namecheap belum muncul. Karena tertidur menunggu lama prosesnya, baru siang setelah Jumat baca surel pemberitahuan kalau proses perpindahan domain sudah selesai. Tinggal menyelesaikan administrasi 5-7 hari ke depan antar dua registrar kelas kakap ini.

Hebatnya, pada saat mengganti DNS menggunakan Nameserver share hosting, efeknya langsung. Langsung dalam hitungan detik. Begitu Nameserver diarahkan ke NS share hosting, lapak jasa penerjemah Inggris Indonesia langsung bisa diakses kembali.

Tinggalkan komentar