Tulisan Receh, Indihome, AVG, VPS, dan Bloger Lima Ratus Ribu

Mari menulis tulisan receh lagi.

Tadinya dua hari lalu mau menulis lagi. Cuma pagi ini iseng membuka tarjiem, ada satu komentar di tulisan terakhir. Terima kasih buat yang sudah meninggalkan komentar.

Gara-gara komentar itu, ada semangat untuk menulis lagi. Jadi ingat blogwalking zaman dulu.

Maksimal Satu Jam

Untuk tulisan receh kali ini, akan dicoba dibuat secepat mungkin. Semoga satu jam sudah selesai. Mulai dari awal hingga publikasi lalu peninjauan ulang.

Tujuannya, supaya ada alasan biar rajin menulis. Salah satu alasan tidak menulis itu karena butuh waktu lama untuk menghasilkan sebuah postingan alias konten alias kiriman alias artikel alias tulisan.

Indihome Bermasalah Lagi?

Sebenarnya dari tadi malam baru sadar ada yang berbeda. Ketika dari komputer melakukan perintah PING ke domain tertentu di internet, maka hasil perintahnya akan menampilkan nomor rumah versi dunia maya alias IP Address.

Nah, tadi malam, hasil perintah PING itu bukan nomor IP Address yang biasanya maksimal 12 angka tapi hasilnya beda. Contohnya saja ketika nge-ping ke tarjiem, biasanya hasilnya akan keluar nomor hos berbagi yang dipakai saat ini. Nah kalau sekarang yang keluar malah ini.

Ping Tarjiem Pakai Indihome Dengan Hasil yang Tidak Biasa via CMD Command Prompt PC

Begitu pagi tadi dicek lagi, ternyata masih sama. Lalu setelah modem dimatihidupkan lagi alias di-restart dari jauh, awalnya normal. Mulai terlihat nomor IP Address seperti biasa. Belum satu menit berlalu, eh balik lagi ke nomor yang aneh. Mirip MAC Address.

Langsung Panik

Langsung panik dong. Buru-buru cek antivirus gratisan. Ternyata tidak jelas statusnya, aktif atau tidak si Avast ini. Langsung unduh AVG. Ternyata sama saja. Tapi saat menulis ini, AVG belum aktif sepenuhnya. Si PC masih dipegang oleh Avast.

Cuma sama saja. Nomor masih aneh.

Google Public DNS64/NAT64 Technology

Pencarian praktis dan singkat menemukan dua informasi ini.

Dengan kebodohan ini, kemungkinan nomor aneh itu bisa diartikan positif. Mungkin saja Indihome sedang upgrade. Semoga saja.

Ketidakpercayaan Pada Indihome

Kepercayaan pada Indihome itu luntur saat kejadian ini. Saat iklan Indihome menyusup ke blog yang tidak pakai SSL. Bagi saya yang ngeblog, cara itu adalah cara yang kejam. Rakus bin serakah.

Itu sebabnya langsung panik ketidak ada keanehan tadi malam dan berlanjut pagi ini.

Ya sudah la. Semoga aman-aman saja.

DigitalOcean, OVH, IDCH, RackNerd, dan Linode

Satu hari setelah menulis tentang libur menulis selama tahun, ingin sekali menulis lagi. Akhirnya tulisan itu dimasukkan saja ke sini.

DigitalOcean atau DO sebagai layanan VPS versi Singapura sudah lama dipakai. Lalu karena sering susah masuk panel akun, jadinya berpikir untuk ganti merek.

Cuma…

Sebelum pindah, sudah buka tiket dulu untuk menanyakan masalahnya. Ujung-ujungnya, kemungkinan besar tersangkanya, Indihome juga. Padahal sudah lama pakai DigitalOcean.

OVH enak. Bagus. Enaknya karena ada paket 3,5 USD. Paket terkecil. Kalau DO 5 USD sebulan. Cuma, ternyata butuh yang kapasitas penyimpanannya minimal 25 GiB. Sayang paket terkecil OVH adanya 20 GiB. Akhirnya berpikir untuk ganti merek lagi.

IDCloudHost atau IDCH

IDCH itu cuma sebutan saya saja. Supaya mudah ingat merek ini. Lebih pendek.

Singkatnya, IDCH masih bikin saya ragu. Itu hasil otak-atik dua hari yang lalu selama satu hari penuh. Aplikasi gagal dipasang. Padahal kalau di DO atau OVH, tidak sampai 30 menit selesai.

Padahal IDCH ini pesaingnya pemain besar sekelas Google dan AliBaba termasuk merek lain yang ada di SGP. Belum lagi pemain sekelas atau di bawahnya seperti DewaBiz.

Ya … Terlepas dapat suntikan cuan dari Bos BukaLapak.

Belum lagi pemasarannya yang cukup agresif. Jadi ingat sama kelakuan NiagaH****.

Bloger Dengan Subscriber 500 Ribu

Ini sebagai penutup, sudah masuk 40 menit. Sebenarnya ini sih biasa saja. Cuma pagi ini dapat cerita ada seorang bloger dengan jumlah pelanggan atau pembaca sebanyak 500 ribu. Buat saya sih biasa saja. Cuma yang jadi masalah itu layanan subscriber yang dipakai.

Kalau pengguna WordPress.com sih enak. Trus kalau yang suka pakai Jetpack juga enak. Lah kalau model bloger yang pakai jalan ninja seperti saya, paling bisanya FeedBurner. Pakai MailChimp mahal.

Sudah dulu biar pas satu jam.

sebarkan jika bermanfaat
Default image
Ridha Harwan
Penjual jasa penerjemah Inggris ke bahasa Indonesia dan Indonesia ke bahasa Inggris. Cek profil di sini atau tombol media sosial di bawah ini. Terima kasih atas kunjungannya.
Articles: 538

Leave a Reply

tarjiem.com adalah blog dan lapak jasa penerjemah bahasa Inggris ke Indonesia dan Indonesia ke Inggris.

Bandung - Jawa Barat

WhatsApp: +6285210384502