Blogspot vs WordPress

Blogspot vs WordPress

Ini adalah catatan saat jasa penerjemah ini migrasi dari Blogspot ke WordPress. Sebelumnya sudah menjadi pengguna Blogspot atau Blogger sejak tahun 2011 hingga kemudian memutuskan pindah ke WordPress self host secara total pada lebaran 2014. Saat baru 1 hari menggunakan WordPress self host (wordpress.org), saya langsung jatuh cinta dengan WordPress.

Blogspot atau WordPress
Blogspot atau WordPress Gambar: techloy.com

Namun bukan berarti Blogspot tidak memiliki kelebihan, WordPress atau Blogspot masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Setiap kelebihan dan kekurangan Blogspot atau WordPress ini patut diketahui bagi siapa saja yang akan memutuskan akan menggunakan WordPress atau Blogspot. Dalam akhir tulisan saya di bawah ini, saya akan menyimpulkan dan memberi saran kepada para calon bloger dalam memilih Blogspot atau WordPress. Untuk dapat menggunakan Blogspot atau WordPress cukup siapkan sebuah akun surel atau email saja agar dapat mendaftar di Blogspot atau wordpress.com.

Perbedaan Antara wordpress.com Dengan wordpress.org

Agar tidak terlalu bingung saat memilih memilih Blogspot atau WordPress, ada baiknya diterangkan terlebih dahulu perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org. Secara singkatnya, perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org yaitu, wordpress.com gratis dan pengguna hanya fokus menulis saja, sedangkan di wordpress.org pengguna akan ‘berpusing-pusing’ ria dengan hosting dan jelas akan mengeluarkan biaya.  Berikut ini gambar penjelasan Berbahasa Indonesia mengenai perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org yang diambil dari wpkreativ.com atau bisa lihat penjelasan resmi perbedaan wordpress.com dengan wordpress.org di sini.

Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org
Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org Sumber:wpkreativ.com/apa-perbedaan-wordpress-com-dengan-wordpress-org/

Mengapa sebelum memilih Blogspot atau WordPress dijelaskan terlebih dahulu mengenai perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org? Karena pada awalnya dikira wordpress itu sama saja, ternyata setelah akan bermigrasi dari Blogspot ke wordpress.org atau wordpress self host, ternyata ada perbedaan yang cukup mencolok antara wordpress.com dan wordpress.org.

Baiklah, setelah mengetahui perbedaan antara wordpress.com dan wordpress.org (termasuk domain dan hosting), saatnya kita masuk ke pembahasan utama yaitu membahas perbedaan yang mendasar antara blogspot.com atau Blogger dengan WordPress dari jenis wordpress.org.

Sebelumnya ada baiknya memahami istilah berikut ini. Jika diibaratkan sebuah rumah, maka:

  • Domain = Alamat rumah
  • Hosting = Luas tanah atau lahan tempat tinggal rumah tersebut
  • Blogspot atau WordPress = Model rumah

Perbedaan Antara Blogger atau Blogspot, WordPress.com, dan WordPress.org

Perbedaan yang sangat mendasar sekali antara Blogspot dengan wordpress.org adalah dalam hal hosting dan domain, Blogspot gratis dan wordpress.org berbayar. Karena itu tulisan ini hanya membahas perbedaan antara Blogger atau  Blogspot dengan WordPress (wordpress.org) dari segi domain (alamat blog) dan dari segi hosting (inang atau tempat di mana blog disimpan).

Blogspot atau Blogger

Blogger atau Blogspot Dari Google
Blogger atau Blogspot Dari Google

Domain Blogspot

Gratis, namun akan ada embel-embel .blogspot.com di belakang nama domain pilihannya (contoh, www.namaanda.blogspot.com). Para bloger dapat menggunakan nama domain sendiri sesuai pilihannya (custom domain). Cara atau petunjuk mengubahnya akan tergantung di tempat membeli domain. Jika membeli domain di tempat yang cukup ‘terkenal’ seharga di kisaran USD $10-$15 per tahun, maka tidak akan ada kesulitan melakukan perubahan domain (custom domain).

Hosting Blogspot

  1. Gratis, gratis, gratis.
  2. Daya tampung pengunjung blog yang dapat dikatakan ‘tidak terbatas’. Bayangkan jika blog yang dimiliki akan dikunjungi 40 ribu pengunjung setiap hari atau 1.000 orang lebih setiap jamnya, luar biasa bukan.
  3. Kapasitas hosting yang sangat besar atau mungkin boleh dikatakan tidak terbatas.
  4. Server hosting yang cepat.

WordPress.com

Logo wordpress.com
wordpress.com

Penjelasannya sama dengan Blogspot atau Blogger di atas baik dari segi hosting atau domain. Jika menggunakan wordpress.com, maka akan ada .wordpress.com di belakang domain, contohnya www.namaanda.wordpress.com. Namun di wordpress.com, mereka banyak menyediakan fasilitas peningkatan (upgrade), namun itu hanya cocok bagi yang ingin langsung jadi, karena biayanya bagi saya cukup mahal jika dibandingkan dikerjakan sendiri.

WordPress.org

WordPress.org
WordPress.org

Domain WordPress.org

Berbayar. Para pengguna diharuskan membayar uang langganan setiap tahunnya di tempat membeli domain (registrar). Biayanya bervariasi dan jika beruntung bisa mendapatkan diskon domain dari registrar tersebut.

Hosting WordPress.org

Berbayar. Setidaknya para bloger diharuskan mengeluarkan uang paling sedikit sekitar Rp50.000 per tahunnya. Semakin besar anggaran uang untuk pembelian hosting, semakin besar pula fasilitas yang akan didapatkan. Paling tidak harus mengeluarkan uang sekitar Rp50.000 per bulan jika ingin bersaing dengan fasilitas hosting dari Blogger.

Pilih Blogspot atau WordPress? Bagus Blogger atau WordPress?

Blogger aka. Blogspot:

Cocok bagi yang sedikit memiliki hobi utak-atik blog.

WordPress.com:

Cocok bagi yang hanya fokus menulis saja.

WordPress.org:

Kalau boleh dibilang, wordpress.org adalah tahapan lanjutan atau advance. WordPress.org cocok digunakan bagi yang ingin secara total mengatur blog. Istilah bahasa Inggris dari WordPress adalah “Get your hands dirty” atau kalau versi terjemahan bebas dalam bahasa Indonesia adalah “Selamat berpusing-pusing ria“. Dalam penggunaan wordpress.org, para pengguna diwajibkan mengetahui dan memahami soal hosting dan domain.

Saran Dalam Memilih Blogger aka. Blogspot atau WordPress.com atau WordPress.org

Mulai menggunakan Blogspot atau Blogger terlebih dahulu dibandingkan menggunakan wordpress.com. Alasan yang kuat adalah, template Blogspot (jika di WordPress istilahnya adalah themes) atau tema tampilan blog tidak sulit di utak-atik. Bahkan kita bisa membeli atau memasang template khusus pilihan kita, hal yang tidak bisa dilakukan di wordpress.com. Template Blogspot tersebut banyak tersedia secara gratis dan berbayar. Selain alasan tersebut, di Blogspot tidak akan menemukan tampilan iklan di blog yang kita miliki, beda halnya jika kita menggunakan wordpress.com. Bisa jadi, sesekali akan ada iklan muncul di blog wordpress.com milik kita.

Gunakan wordpress.com jika ‘tidak mau ambil pusing’ dengan tampilan blog (themes atau template). WordPress.com banyak menyediakan themes yang tampilannya banyak yang elegan dan bagus-bagus dan siap dipasang secara instan di blog WordPress. Jika tulisan yang dibuat bagus-bagus dan asli 100%, besar kemungkinan pengunjung akan menyukai blog yang dibuat dan blog yang bermesin wordpress bisa jadi akan ramai dengan pengunjung. Tugas bloger di wordpress.com hanya menulis dan menulis saja.

Migrasi Blogspot ke WordPress.org Gambar:youngflavor.net
Migrasi Blogspot ke WordPress.org Gambar:youngflavor.net

Begitu sudah merasa nyaman menggunakan Blogspot atau wordpress.com, maka selanjutnya dapat melakukan custom domain atau membeli nama domain kesukaan untuk Blogspot atau WordPress. Bila penggunaan blog hanya sebatas kebutuhan pribadi saja, ada baiknya tetap menggunakan Blogspot atau wordpress.com saja (setelah custom domian tentunya). Namun jika Blogspot atau WordPress yang akan digunakan itu adalah untuk kebutuhan transaksi (bisnis) atau itu adalah ‘lapak’, maka jika sudah siap secara keuangan, beralihlah menggunakan wordpress.org apakah itu dari Blogspot atau wordpress.com.

Penutup Pilih Blogspot atau WordPress

Demikian penjelasan bagi seorang bloger yang pernah menggunakan Blogspot selama lebih dari 2 tahun dan pengguna wordpress.org selama kurang dari 4 bulan dan per Januari 2018 adalah pengguna setia WordPress.org. Awal mula menggunakan Blogspot dulu lalu melakukan custom domain di Blogspot. Saat ini berada di wordpress.org atau istilah lainnya adalah WordPress self host (hosting dewe atau hosting sendiri) di blog jasa penerjemah Inggris Indonesia tarjiem.com ini. Ada banyak tulisan yang sudah dibaca mengenai perbedaan antara Blogspot atau WordPress. Mungkin tulisan ini adalah sebagai perangkum ke semua itu.

Pilihan tetap di tangan para bloger dan tujuan penggunaan Blogspot atau WordPress itu sendiri. Apakah suka memilih Blogger/Blogspot atau wordpress.com itu terserah para bloger. Namun yang terpenting dari ke semua itu adalah apa yang akan ditulis atau konten apa yang akan dipublikasi melalui blog Blogspot atau WordPress. Termasik keaktifan menulis di Blogspot atau di WordPress juga sangat menentukan apakah blog akan dikunjungi atau tidak, ramai atau sepi, menarik atau tidak.

136 pemikiran pada “Blogspot vs WordPress

  1. Saya juga termasuk pengguna baru wordpress. Sebelumnya saya menggunakan blogspot. Menurut saya blogspot lebih friendly. Jadi sangat cocok bagi pemula.

    Tapi bagi yang lebih expert di bidang blogging. Saran saya lanjut ke wordpress.org. Kenapa? karena hampir mereka yang serius dalam blogging itu lebih banyak menggunakan wordpress. Mungkin sedikit agak rumit. Tapi lama-kelamaan juga akan terbiasa.

    Di dalam wordpress juga banyak sekali plugin yang dapat membantu para blogger untuk bisa menaklukan google. Hheh

    Namun balik lagi, tergantung niat masing-masing orang. Maaf agak panjang komentarnya.:D

  2. saya penggunaa baru di wordpress… adakah komunitas yang bisa diikuti atau link agar kita bisa belajr ngewordpress..
    jujur saya suka menulis dan merasa tertarik untuk menulsikannya ke wordpress atau blog..
    sebaiknya untuk pemular.. which one is better??
    mohon sarannya pak.. terima kasih

    • Kalau komunitas bloger banyak sekali. Di facebook saja ada banyak. Coba cari grup di facebook, blogger indonesia, indonesia bloger, dsb.

      Kalau suka dengan tampilan, gunakan wordpress.com.
      Kalau suka pengunjung, gunakan blogspot.

      2-2 nya sama baiknya, tergantung isi blognya.

  3. bener, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Saya dari dulu jatuh cinta sama WP meski bolak-balik nyoba blogspot, bahkan setelahsampe belajar versi WP.org nya yang cenderung repot utak-atik, ternyata tetep aja suka. Sekarang mau berdiri sendiri, tapi terkendala berat di hosting. Sedang di blogspot menerima dengan tangan terbuka untuk redirect, seolah dia berkata “pilih aku, pilih saja aku”

    Ah, repot memang kalau sudah cinta

    • Hehehe begitulah.
      Kayaknya berat di hosting yah kalau pakai wordpress.org.

      Benar, blogspot dan wordpress itu sama-sama memiliki godaan.

      Tapi sekarang saya sudah ikhlas meninggalkan blogspot. Walau terkadang ada juga pengen balik ke blogspot.

  4. terimakasih infonya
    jangan lupa kunjung balik blog ku ya, buat nambah pengetahuan aja hehe
    blog tentang misteri dan fenomena
    titieksodus.blogspot.com

  5. Detail sekali, Mas. Thx infonya. Kalo mau yang gratisan pake yang punya google alias blogspot ya mas? Hmm. Sepertinya wordpress.org itu diperuntukkan untuk mereka yang benar-benar serius ngeblog. Hihi.
    Mahal. Tapi bedanya sama domain yang dijual di luar itu gimana, Mas?
    Kalau misalkan blog saya wordpress gratis dan kemudian saya membeli domain .com dari luar itu bagaimana? Hehe
    Thx untuk jawabannya.

    • Iya punya blogspot google kalau mau pakai yang gratisan.
      Kurang lebih wordpress.org untuk yang mau ngeluarin duit atau benar-benar mau ngeblog.

      Beda sama domain yang dijual, secara umum sama saja.
      Hanya bendanya sistem pembayarannya. Jika ingin membeli domain dari dalam negeri, cari penjual domain yang ‘perusahaannya’ sudah agak sedikit besar.

      Blog wordpress.com bisa diganti domain atau beli domain sendiri. Caranya tinggal beli domain melalui wordpress.com. Di dalam panel wordpress.com kan ada menu pembelian domain. Tinggal diikuti saja langkah pembelian domiannya.

      Lebih enak beli langsung ke wordpress.com.
      Kalau dari luar, kurang tahu saya pengaturan nameservernya.

    • Saya lihat blognya tadi membahas tentang SEO. Berati sudah paham dong tentang seo.
      Jangan pindah ke wordpress kalau masih ragu. Lebih baik dimanfaatkan dulu blogspotnya dulu.

  6. yah saya masih bingung sebagai pemula, q suka tampilan wp dan cocok untuk z yg pgen nulis tpi syangx gk bisa ngedit sesuka hati kita kayak di blogspot..

    • Beda.
      Intinya wp.org lebih terhindar dari utak-atik html.
      Tampilan wp.org lebih keren deh. Tampilan wp.com juga keren.
      Tapi kalau belum siap berurusan dengan hosting, jangan pindah ke wp.org

      Coba saja daftar wp.com dulu, gratis. Hampir sama tampilan wp .com dengan wp.org.

    • Kalau ada uang, lebih enakan pakai wordpress.org karena tampilan website untuk company profile wordpress itu bagus-bagus.
      Kalau hanya sekadar untuk tampilan informasi saja, pakai blogspot dari google (blogger) atau wordpress.com bisa juga. Gratis.

      kalau pakai wordpress.org, setidaknya harus mengeluarkan uang 200 ribuan per tahunnya.

    • Kalau perbandingannya itu adalah antara blogspot dan wordpress.com, mending pilih blogspot/blogger.
      Alasannya yah itu, wordpress.com kadang ada iklannya.
      Pakai blogspot lalu tinggal pasang domain sendiri, sudah selesai.
      Lagian blogspot kan anaknya google, jelas dia punya ‘tempat tersendiri’ di hasil pencarian google (seo-nya).

    • mas, saya dari blogger nih, sudah costum domain ke .com, jika saya pindah ke WP apa domain yang saya beli harus diganti atau tetap?

      Lebih baik tetap di blogger saja.
      Lebih jelasnya lihat tulisan saya https:// tarjiem.com/2015/06/lima-kelebihan-blogspot-dibanding-wordpress.html dan https:// tarjiem.com/2015/01/dua-saran-bagi-para-pengguna-blogspot-atau-blogger.html

      dan apa efeknya jika hijrah ke WP?

      Untuk efek SEO, jelas Page Autority nya akan menurun. Namun wordpress juga memiliki kekuatan sendiri dibandingkan blogspot. Untuk efek pengunjung kalau proses pindahannya lancar besar kemungkinan tidak banyak pengaruh ke jumlah kunjungan. Efek backlink sih tetap.

      Saran saya, kalau belum paham soal (shared) hosting dan tidak mau pusing dengan soal tema, plugin, hosting, mending di blogspot saja.
      Tapi kalau sudah pindah ke wordpress, rasanya seperti punya rumah sendiri. Gak ngontrak rumah lagi. hehehehe

  7. Kalo saya sih masih mendalami blogger gan.. Walau sudah punya juga blog WP tapi masih sebatas pendukung saja untuk blog utama yg uda custum domain. Ada sih rencana buat migrasi ke self hosting tp ntah kapan.. Salam kenal dari Mahasiswa Teknik Mesin smester 10 Bandung

  8. nemu artikel ini mantep banget. terimakasih atas infonya gan
    .
    gan kalau blog yang masih gratisan alias belum nyewa hositng atau domain, apakah artikel kita bisa dibaca oleh banyak pengunjung gan?
    gimana strateginya. haturnuhun

  9. Setidaknya inilah yang sedang aku alami mas, terus berpikir milih blogger atau wordpress (com/org).

    Tapi kayaknya aku ingin fokus ke konten dulu. Semua harus bertahap.

    Seperti yang mas bilang.

    Ok, five stars articel.

  10. Soal adsense gmn mas saat migrasi ke wp? Dulu sy pke wp.com untuk kegiatan nulis, tp stelah tahu adsense malah pindah ke blogspot… cz wp gratisan bingung ato mlh ga bisa pasang adsense… minta saran mas? Saya niat ngeblog namun ilmu terbTas alias cm otodidak, pernah les pemograman otak malah jebol he he, tujuan ngeblog ya kasih informasi imbang jg dg penghasilan. Saya pingine buat blog untuk jangka panjang, saat ini pake bloger, nah kalo migrasi bgmNa dg visitor mas? Dari nol lg brati,?

    • Iya bisa. Hanya saja wordpress.org itu mungkin cenderung lebih enakan menggunakan themes yang berbayar dibandingkan yang gratisan. Yang gratisan juga banyak yang bagus. Coba saja lihat di wordpress.org/themes/.

        • Iya bisa menambah theme sendiri. Hanya saja umumnya tema wordpress lebih enak membeli dibandingkan yang gratisan. Modifikasinya sendiri juga bisa namun harus tahu sedikit bahasa pemograman. Lebih baik tetap di blogspot. Kecuali benar-benar serius ngeblog. Karena harus keluar uang jika menggunakan wordpress.org

    • Tergantung kebutuhannya untuk apa. Kalau mau fokus menulis saja, saya sarankan pakai wordpress.com. Tapi kalau ingin sedikit otak-atik penampilan blog, blogspot bisa dipakai. WordPress.com juga bagus penampilannya. Blogspot dan wordprss.com sama-sama gratis digunakan.
      Kalau mau lebih jauh lagi, atau mau lebih pusing mengelola blog, mungkin wordpress.org bisa dipilih. Karena kita akan mengeluarkan uang jika akan mnggunakan wordpress.org.

  11. Cukup mencerahkan.. Saya masih nubie ni om sebagai blogger.. Awalnya bingung mau pake blogspot ato wordpress.. Sekarang sudah tercerahkan.. Siap siap saya tanyakan ya om klo saya bingung.. Hehe..

    • Kurang lebih iya.
      Wordpress atau Tumblr itu juga bisa disebut blog loh. Hanya saja istilah blogger, saat ini tampaknya cenderung lebih banyak merujuk pada Blogspot milik google. Mungkin karena awalnya Blogspot lah yang memperkenalkan istilah “nge-blog” (blog). Lalu istilah “Blogger” merujuk kepada pengguna blog, apakah itu blogspot, wordpress (.com/.org), tumblr, dsb.
      Semoga saya bisa menulis artikel soal ini.

    • Jujur nih, menurut saya itu hampir 100% betul. Coba cek kata kunci “jalantikus di ban” salah satu situs fenomoenal, termasuk juga “Ganool” loh. Kalau luar negeri “linda ikeji”. Hanya saja jika kita memang yakin tidak melanggar ketentuan google, bisa jadi kita tidak diblokir, contohnya linda keiji itu. Namun kalau boleh saran saja, jika situs kita sudah mencapai 1.000 pengunjung dalam 1 hari, tidak ada salahnya kita mempersiapkan diri untuk berdikari. :)
      #saya saja yang masih <500 / hari sudah pakai WP :(

  12. Hallo Mas Ridha, kebetulan sekali saya menemukan artikel ini. Soalnya sekarang saya lagi mencari-cari hosting lokal yang tangguh. Saya berencana memindahkan blog saya dari Blogspot ke WordPress.org. Ada saran?
    Kira” kalo untuk blog pendatang baru, kapasitas storage & bandwidth hostingnya minimal brp yah?

    • Halo juga Adiew.
      Saran saya jika ingin pindah ke blogspot: pikirkan dulu yang mateng-mateng, karena kalau menggunakan wordpress.org, itu artinya kita harus mengeluarkan uang secara rutin untuk menyewa hosting (minimal) termasuk domain.
      Untuk blog ‘pendatang baru’ kapasitas penyimpanan (disk space/disk storage) sebesar 500 MB saja sudah lebih dari cukup, selama blog kita bukan blog gambar tapi blog berartikel (banyak tulisan).
      Untuk bandwitdh sendiri, beberapa penyewa hosting banyak yang menawarkan unlimited bandwith, itu juga bisa digunakan, atau juga menggunakan bandwith yang 5-10 GB/ per bulan, itu sudah cukup. Sederhananya bandwith itu tergantung jumlah pengunjung harian kita, jika masih sekitar 500 pengunjung harian, 5-10 gb cukup.
      Wah ini bisa jadi artikel nih. Coba cari tulisan saya di sini dengan kata kunci “dhyhost”, itu saya rasa cukup membantu penjelasannya. Gunakan kotak pencarian di bagian atas. Semoga saya bisa bikin artikel terkait ini.

      • Wah lengkap sekali bahasannya, rencana saya mau sewa hosting di Rumah Web.
        Ada masukan atau rekomendasi lain gak Kang perihal penyedia layanan hosting?

        Trus kalo buat blog Bahasa Indonesia, mending pake penyedia hosting lokal atau luar yah?

          • Saya tidak merekomendasikan secara “harus”. Hanya saja itu karena saya sendiri sudah merasakan layanan yang saya terima dari dhyhost cukup mengembirakan bagi saya. Karena masih banyak penyedia hosting yang menurut saya cukup baik memberikan pelayanannya. Asal jangan apes sampai salah pilih hosting saja. Pengalaman orang pun kadang juga beda-beda. :)

        • Rekomendasi saya sederhananya: cari penyedia hosting yang enak di ajak chatting atau yang responsif. Coba lihat artikel saya yang “Lima Cara Bijak Memilih Hosting Dari Pemula Untuk Pemula“.

          Untuk pemilihan lokasi server/hosting (blog Berbahasa Indonesia), pada dasarnya tergantung target pengunjung. Saya pribadi memilih hosting Indonesia (iix). Karena target saya Indonesia. Silakan pilih hosting/lokasi server di Indonesia. Namun tidak menutup kemungkina kita menggunakan server di luar negeri, asal servernya mumpuni.
          Coba pakai trik google ini “kecewa dengan … “, bagian titik-titk itu diisi dengan “nama hosting”. Atau sebaliknya “Puas dengan (nama hosting)”, pakai tanda petik yah.

          • Keren nih si Akang sarannya…
            Satu lagi Kang, ada masukan soal layanan sewa hosting di GoDaddy atau Namecheap?
            Sayah kok jadi kepikiran sewa hosting disitu yah? Sekalian mau transfer domain saya juga. Jadi biar sepaket & satu tempat domain & hostingnya.
            Ada saran Kang?

          • Mas Adie, saya sudah menulis tulisan baru tuh yang berjudul Saran Saya Jika Ingin Pindah dari Blogger ke WordPress. Siapa tau bermanfaat.
            Soal sewa hosting di godaddy atau namecheap, kalau masih pemula, mendingan sewa hosting di Indonesia deh, soalnya kalau kenapa-kenapa kita harus pandai ngomong Bahasa Inggris. Lalu kalau ada kesalahan sedikit saja, kita bakalan repot sendiri. Kalau sudah tingkat mahir atau sudah mengerti prinsip dasar hosting (cpanel), baru ke hosting luar negeri. Kalau di Indonesia enak ngobrol di yahoo messenger atau chatting lainnya, bahkan kadang bisa teleponan/whatsappan/bbm-an atau langsung datang langsung ke kantornya, kalau sesama kota.
            Untuk domain sendiri tidak masalah mau dimana. Kan nanti tinggal mengubah nameserver/ dns (domain name server-nya). Emang sekarang rigistrar domainnya (beli domainnya) dimana?
            Gak mesti sepaket antara hosting dengan domain.
            Kalau mau tetap sepakat antara hosting dan domain, ke domosquere. Menurut saya cukup murah di sana untuk harga domainnya (saat saya transfer domain ke sana 1-2 bulan yang lalu). Coba saja tanya sejelas-jelasnya ke CSnya. Kalau hosting coba bandingkan dulu dengan yang saya sebutkan sebelumnya. :D

  13. awal ng’blog saya beradadi blogspot, beberapa waktu kemudian mencoba buat juga web di wordpress, luah ilmunya malah jadi bikin kepala jadi nyut-nyutan soalnya jadi membingungkan, akhirnya wordpress-nya malah di terbengkalai kan tuh.
    pilih blogspot ajah deh jadinya

Tinggalkan komentar