Artikel SEO Bikin Puyeng Kepala, Percaya atau Tidak?

Artikel SEO Bikin Puyeng Kepala, Percaya atau Tidak?

Artikel seo bikin puyeng kepala. Semakin banyak artikel seo yang dibaca, maka kepala kita akan semakin puyeng. Percaya atau tidak?

Kok tahu? Ya iya lah. Intinya ilmu seo ini adalah ilmu yang hanya diketahui pasti oleh mesin pencari dan pencipta mesin pencari ini. Istilah 47ay bin l3b4ynya,

hanya google dan tuhan saja yang tahu ilmu seo ini.

Jadi kalau tidak ingin membuat kepala kita puyeng (bahasa jawa yang artinya ‘pusing’ atau ‘sakit kepala’) lebih baik langsung go action saja.

Arti kata Puyeng oleh Google Translate.
Arti kata puyeng oleh Google Translate.

Ngeri-Ngeri Sedap Baca Artikel SEO

Artikel seo itu seperti rujak. Ada buah mangga yang kadang asem kadang manis, ada buah mentimun yang rasanya netral dan ada buah jambu yang kadang kecut kadang manis.

Gambar Rujek Enak awas ngiler.
Gambar rujak enak awas ngiler. gambar: food.detik.com

Artikel seo biasanya itu dibuat dari pengalaman empiris pribadi sang penulis. Dengan keberanian penulis (padahal itu rahasia dapurnya) mengungkapkan apa yang pernah dia baca dan alami setidaknya hal ini kita ambil sebagai tambahan khasanah (wawasan) informasi saja. Jika beruntung kita akan mendapatkan penulis yang senang membagikan ilmunya gretongan (gratis), walaupun terkadang ilmunya seo itu sedikit mengandung hal-hal yang teknis dan itulah yang kadang bikin puyeng kepala atau kepala jadi puyeng atau artikel seo bikin puyeng kepala.

Ilmu SEO Itu Ilmu Pasti Jika …

Jika kita paham ke mana arah algoritma mesin pencari. Bagi yang sudah khatam ilmu algoritma, maka hal ini tidaklah sulit menebak dan memprediksi, apa maunya mesin pencari ini. Masalahnya, tidak ada yang tahu pasti bagaimana teknis algoritma mesin pencari ini bekerja. Jika ada yang berani mengatakan kalau ia tahu pasti ke mana algoritma mesin pencari ini bekerja, maka yakinkan pada diri Anda kalau dia adalah seorang Matt Cutts. Bergurulah padanya.

Pedoman Dasar Ilmu SEO

Teknologi dibuat untuk memahami sifat dasar manusia. Bukan manusia yang berusaha memahami ke mana arahnya robot laba-laba mesin pencari. Karena itu jika kita ingin memahami ilmu seo itu, pahamilah ilmu memanusiakan manusia (opo iki rek… artinya: apaan sich luh).

Jadi sebenarnya, jika kita ingin memiliki banyak pengunjung datang ke blog kita, maka pahamilah kalau kita ini adalah seorang pemilik sebuah bangunan di mana bangunan tersebut memiliki perabotan (content) yang isinya benar-benar ditujukan untuk melayani para pengunjung yang datang ke blog kita, bukan melayani alien atau zombie. Namun kita juga terkadang sedikit butuh pemicu untuk mempromosikan bangunan kita (posisi ilmu seo).

Alasan Ilmu SEO Bikin Puyeng Kepala

  1. Belum ada mata kuliah “Ilmu SEO” di universitas-universitas keren (setahu penulis loch)
  2. Ilmu SEO dibuat berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing. Beda orang beda cerita.

Cara Supaya Ilmu SEO Tidak Bikin kepala Puyeng

1. Go action atau try and eroor (langsung praktik dengan gagal dan bangkit)

Begitu dapat materi pembahasan ilmu seo, langsung dipraktikkan. Karena ilmu seo itu adalah ilmu praktik bukan ilmu teori.

2. #cemunguth (Semangat)

Karena ini bukan ilmu pasti, maka sebuah konsistensi diperlukan untuk melakukan sebuah hal yang kadang hal tersebut kita sukai, sekali pun itu adalah sebuah tindakan kecil.

Catatan: Penulis bukan penutur asli Bahasa Jawa.

53 thoughts on “Artikel SEO Bikin Puyeng Kepala, Percaya atau Tidak?

  1. Saya g ganti template kok ms.. Cuma memperbaiki struktur html + cssnya. Alhamdulilah sudah valid cuma blm saya terapkan ke blog saya. Soalnya ukurannya pengen dilebarin dikit eh mlh jd g responsif.hehe…
    Saya pake blogspot mas, maksudnya Dinamic tag heading itu klo masuk halaman utama judul blog H1 & artikel H2. Tapi klo masuk artikel judul artikel berubah jd H1 sebaliknya title blog ke H2 begitu mas. :-)

    • oo Begono. Kalau bisa bikin template sendiri sih enak. Kalau gak mau repot sih mending langsung beli template. Kalau gak salah hampir rata-rata semua bukannya pengaturannya sudah begitu semua, yang kalau sudah masuk judul menjadi H1.

      • Punya saya masih standard blogger mas.. Klo bawaan blogger judul posting masih H3. H2 utk widget. Sempat mau saya rubah tp masih ragu… hehe :)
        Makanya sblm dibuat dinamis saya tanya bang master ridho dulu :-) agar ilmunya tdk tersesat mas.

  2. Bang maaf akhir2 ini jarang komen… Kebetulan baru uji coba utak-atik template (di blog percobaan).
    Maaf pertanyaan agak melenceng sedikit…. Menurut mas ridho penggunaan manipulasi dinamic tag heading (H1, H2 ber ubah2) untuk blogspot itu bagus gag mas?? Saya mw pake tp takut kehilangan sitelink google. Kira2 ada pengaruhnya g ya mas.Thanks

    • Jujur saja saya kurang paham dengan apa yang dimaksud dengan manipulasi dynamic tag heading. Yang dimaksudkan itu ukuran hurufnya?
      Coba pakai alat ini http://www.seocentro.com/tools/search-engines/metatag-analyzer.html untuk melihat kerapian struktur blog kita.
      Saya pribadi kurang paham soal template. Saya taunya cuma beli template/tema yang kira-kira bagus sajah. :D
      Untuk sitelink, saya sarankan untuk blogspot jangan terlalu sering gonta-ganti template. Banyak yang mengatakan kalau sitelinks itu semacam bonus dari google. Namun menurut saya dan secara logiknya, sitelinks itu adalah halaman cabang utama yang sering dibuka oleh pengunjung. Kalau di Google analytic kelihatan tuh aliran pengunjung setelah masuk ke beranda/ homepage blog kita. Antara gonta-ganti template dengan pengaruh hilangnya sitelinks itu, bisa jadi. Kecuali ganti templatenya hanya sesekali.

  3. Betul mas, terkadang ilmu SEO itu kalau dipelajari ga ada garis finishnya.
    Apa yg kita bisa, apa yg kita mampu, jika ada waktu luang maka praktekkan.
    Content bukan hanya tulisan atau artikel saja. Desain/Layout blog, Bahasa Antarmuka (menu, navigasi, dll.) juga termasuk content. Sayapun masih banyak belajar akan hal itu. Membuat Desain blog yg benar-benar ramah lingkungan.

  4. Benar banget , seo itu bikin puyeng. Dulu awal-awal saya semangat sekali pelajarinya, sekarang malah ga begitu peduli lagi. Mungkin karena belum menghasilkan sesuatu, :D

  5. Saya sangat sependapat sekali ni Mas dengan kutipan “maka pahamilah kalau kita ini adalah seorang pemilik sebuah bangunan” apalagi jika kita bisa menerapkan sistem pasar pada blog kita, yang intinya selalu mengutamakan kenyamanan dan menyediakan apa yang sedang di cari oleh para konsumen (pengunjung) .

  6. Beda muka beda rasa ya gan

    Puyeng (pusing) beda sama sakit kepala loh, kalau puyeng itu berputar-putar, sakit kepala itu nyeri di kepala, termasuk nyeri berdenyut dan ditusuk-tusuk

    Blog ane udah seo belum gan? Baru diganti nama

    • Wah bagus nih penjelasan Mas Sucipto tentang definisi puyeng dan pusing. Kalau Blog itu usahakan jangan keseringan gonta-ganti Nama Mas. Usahakan 1 nama (deskripsi blog) itu sudah dipikirkan masak-masak dan usahakan menembak kata kunci. Nama sebelumnya apa? dan nama yang baru sekarang apa?

  7. kita belajar SEO secara otodidak, saya sering gagal-bangkit-gagal-bangkit, Alhamduliilah mas sekarang saya masih di halaman belakang om gugel…:D

  8. Dihapus saja mas itu komentar saya di atas, karena saya kurang .com saat mengisi form email. hehe maaf terburu-buru karena takut kehabisan pertamax.

    Dan ini komentar saya yang di tadi :

    Saya sih percaya saja kalau makin banyak kita baca artikel SEO, malah makin bingung di buatnya. Seperti tidak ada patokan pasti ya Mas Ridha tentang SEO ini. Makanya untuk saat ini saya “berhenti” dulu mempelajari SEO.

    Yang paling penting adalah membagikan informasi yang kita ketahui kepada pengguna internet sebanyak yang kita bisa. Masa dari sekian banyak artikel tidak ada yang nangkring di halaman pertama hasil pencarian. :D

  9. Saya sih percaya saja kalau makin banyak kita baca artikel SEO, malah makin bingung di buatnya. Seperti tidak ada patokan pasti ya Mas Ridha tentang SEO ini. Makanya untuk saat ini saya “berhenti” dulu mempelajari SEO.

    Yang paling penting adalah membagikan informasi yang kita ketahui kepada pengguna internet sebanyak yang kita bisa. Masa dari sekian banyak artikel tidak ada yang nangkring di halaman pertama hasil pencarian. :D

Leave a Comment