Sadar Sehat Oleh GERMAS Kemenkes RI – Bloger Bandung 21 April 2017

Temu Bloger Bandung Germas Kemenkes RI Hoter Savoy Homann Bandung 21 April 2017

Kemarin mendapatkan kesempatan diundang dalam acara “Temu Blogger Kesehatan 2017 – Urang Bandung Dukung Germas“. Acara ini diselenggarakan di Hotel Savoy Homann Bidakara Jl. Asia Afrika No. 112 Kota Bandung, Jumat, 21 April 2017. Informasi undangan acara ini didapatkan dari teman-teman Bloger Bandung. Awalnya dikira kuota 30 peserta undangan itu semuanya dari Kota Bandung. Ternyata … Read more

Foto dan Gambar Aksi Damai Demo 2 Desember 212 Jakarta (Video)

Aksi 212 Monas Jakarta Super Damai Belas Islam

Ini adalah video kedua seri iseng terkait demo 2 Desember 2016. Video pertama iseng itu, video tentang film Transformers. Video dengan dua lagu keren ini cukup diunggah di Facebook saja. Kalau diunggah ke Youtube, bisa-bisa kena strike lagi lantaran lagunya. Soalnya, video iseng lain soal Pengamen Pujiono dengan Lagu Manisnya Negeriku kena copyright. Mungkin akan … Read more

Video Pujiono Manisnya Negeriku Seorang Pengamen Jakarta

Pujiono Manisnya Negeriku Pengamen Jalanan Saat Audisi Indonesian Idol 2014

Lagu Pujiono yang berjudul Manisnya Negeriku ini enak sekali didengar. Lirik lagu yang dinyanyikan oleh seorang pengamen dari Jakarta ini sederhana dan mudah dipahami. Pujiono sendiri adalah salah satu peserta audisi Indonesian Idol tahun 2014.

Dengan gitarnya ia tampil di depan juri, Ahmad Dhani, Anang Hermansyah, dan Tantri Syalindri Ichlasari (Tantri Kotak). Sayangnya walau lagu Pujiono ini sangat bagus sekali ia tidak lolos audisi. Walau tidak lolos audisi, tapi lagu Pujiono Manisnya Negeriku menjadi fenomenal sekali. Pesan yang terkandung dalam lirik lagunya itu sarat makna akan arti penting persatuan dan kesatuan Indonesia.

Cerita Video Pujiono di Youtube

Sejak pemilihan Presiden tahun 2014 yang lalu, media sosial khususnya Facebook sudah menjadi ajang adu argumen tentang siapa jagoan pemimpin mereka. Hingga akhir tahun 2016 ini pun masih juga terjadi ramai tentang pembahasan dunia politik. Termasuk di linimasa Facebook pribadi. Ramai betul soal isu Bapak Basuki Tjahaja Purnama. Belum lagi isu soal isu 411 dan rush money. Entah isu apa lagi yang besok disebar.

Hingga akhirnya beberapa hari yang lalu, teringatlah dengan lagu Pujiono ini. Lagu Pujiono ini sendiri sudah lama diunggah di Soundcloud. Begitu menyaksikan audisi Pujiono yang fenomenal dua tahun lalu itu, akhirnya langsung bersemangat untuk mengoleksi lagu ini. Hanya saja waktu itu lupa dari mana sumbernya lagu ini. Yang jelas sudah banyak beredar di internet waktu itu.

Berhubung ilmu olah video dan audio pas-pasan, jadinya terpikir ide untuk mengumpulkan gambar Indonesia sebagai bahan membuat video dengan latar suara lagu Pujiono ini. Ternyata sulit juga mengumpulkan gambar bagus-bagus sebegitu banyak yang menggambarkan “Inilah Indonesia.”

Hingga tadi malam, seorang teman membagikan sebuah video dari Netmediatama di Facebook. Saat dilihat ternyata hampir sama konsep videonya. Langsung saja diunduh (download) video tersebut tanpa audio. Audio yang digunakan adalah lagu Pujiono. Ternyata pas sekali videonya dengan alur lagunya.

Berhubung lagu Pujiono MP3 ini berdurasi 2 Menit 3 detik dan lebih panjang 33 detik, maka harus dicari lagi tambahan gambar lainnya. Tiba-tiba teringat dengan video Kopassus waktu mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di udara. Bendera raksasa berukuran 22,25 X 33,25 M ini dikibarkan saat Kopassus merayakan HUT ke 64 dan berhasil memecahkan rekor Muri. Asli merinding dan terharu melihat bendera Merah Putih Indonesia raksasa berkibar di udara. Resolusi videonya juga bagus, HD hingga 1080P.

Pesan Pujiono Sang Pengamen Jalanan Untuk Indonesia

Seorang pengamen saja sangat cinta dengan Indonesia. Masak mereka yang berpendidikan tinggi mau saja diadu domba dan adu argumen di media sosial. Jagalah persatuan dan kesatuan, mungkin itu yang ingin dikatakan oleh pengamen asal Cilacap ini. Kita ini satu dalam Bhineka Tunggal Ika dan kita semua ingin hidup damai dan rukun bersama.

Pujiono Manisnya Negeriku Pengamen Jalanan Saat Audisi Indonesian Idol 2014
Pujiono Manisnya Negeriku Pengamen Jalanan Saat Audisi Indonesian Idol 2014

Indonesia negara kita tercinta terdiri dari  ragam umat beragama. Di antaranya ada ada Islam, ada Kristen, Hindu, Buddha. Di bawah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 jangan sampai kita terpecah belah oleh bangsa lain. Ssangat jelas sekali pesan dan makna yang terkandung dalam lirik lagu Pujiono ini.

Lirik Lagu Pujino Manisnya Negeriku

Memang manis manis gula-gula
Begitu juga negeri kita tercinta

Banyak suku-suku dan budaya
Ada Jawa, Sumatera sampai Papua

Semuanya ada di sini
Hidup rukun damai berseri-seri

Ragam umat-umat agamanya
Ada Islam, ada Kristen, Hindu, Buddha
Semuanya ada di sini
Bersatu di Bhineka Tunggal Ika

Indonesia negara kita tercinta
Kita semua wajib menjaganya
Jangan sampai kita terpecah belah
Oleh pihak lainnya

Pancasila dasar negara kita
dengan UUD tahun 45-nya
Jangan sampai kita diadu domba
Oleh bangsa lainnya

Di akhir lagu saat audisi, ada siulan Pujiono yang khas sekali. Cara bersiul dalam lagu ini tidak begitu terlihat jelas. Tapi suara siulannya cukup kencang dan jelas.

Terjemahan Lirik Lagu Indonesia Ke Inggris Pujiono Manisnya Negeriku (The Beauty Of My Country)

Pada saat mencari referensi tentang lagu ini, ternyata di video asli resmi Indonesia Idol 2014 sudah ada versi lirik lagunya. Dari video tersebut jelas sekali bagaimana Pujiono menyanyikan lagu ciptaanya sendiri. Kurang lebih beginilah versi Terjemahan lirik lagu Pujiono dalam Bahasa Inggris. Versi Inggrisnya sendiri diterjemahkan sebagai The Beauty of My Country.

PujionoThe Beauty of My Country

Really sweet, sweet like candy.
And so does our lovely country.

Many tribes and cultures
There are Java, Sumatera to Papua.

All of them living in harmony and peace.

There are many kind of religion communities.
There are Moeslems, Christians, Hindus, Buddhists.
All of them are here.
United in Bhineka Tunggal Ika (Unity in Diversity).

Indonesia our beloved country.
We are all must keep it that way.
Don’t let us split up by the other party.

Pancasila is our primary legislation.
With the 1945 Constitution as basic law.
Don’t let us being ruin apart by other country.

Sebagai penutup video bongkar-pasang ini, semoga kita semua jangan mau diadu domba dengan informasi di media sosial yang belum tentu kebenarannya. Saat ini memang media sosial menjadi sarang tempat menyebarkan informasi yang tidak jelas. Cukup sudah sejarah mencatat kalau kakek-nenek kita dulu sempat terpecah belah. Jangan sampai generasi android ini juga ikut-ikutan latah dengan hal yang belum tentu jelas kebenarannya. Jaga terus persatuan dan kesatuan yang sudah diperjuangkan dengan susah payah. Merdeka!

Kesamaan Kasus Mirna Dengan Kasus Basuki Tjahaja Purnama

Pisau Bedah Kedokteran, saat Dokter Mulai Operasi via pixabay

Weits, cetar membahana tulisan ini. Iya, tulisan ini ditulis persis saat KangBro Basuki Tjahaja Purnama ditetapkan jadi tersangka atas kasus penistaan agama pada hari ini, Rabu 16 Oktober 2016. Sebenarnya ogah ikut-ikutan dengan dunia yang beginian. Tapi kebetulan dalam dua kasus terbaru yang ramai di dunia maya dan media elektronik ini, ada sebuah kesamaan yang … Read more

Video Tentang Asal Usul Manusia Berdasarkan Keturunan Nenek Moyang

Video Inspiratif Dna-Journey

Sebelumnya sudah mencoba membuat video iseng dari Film Transformers seri pertama 2007. Sekarang mencoba menerjemahkan video pendek yang penuh inspirasi ini. Video ini sangat menarik, mangkanya terpilih untuk jadi bahan uji coba terjemahan Inggris ke Indonesia bagian subjudulnya.

Setiap orang itu terdiri berasal dari percampuran genetika orang tua masing-masing, ayah-ibu. Termasuk pula sifat dan penampilan fisik yang diwarisi orang tua kepada anak. Begitu juga orang tua mendapatkan warisan DNA (DeoxyriboNucleic Acid) dari orang tua mereka. Begitu Seterusnya hingga ke nenek moyang.

Warisan keturunan dari kakek-nenek leluhut inilah yang membuat kita terlihat berbeda-beda satu sama lain.

Jangan Suka Mengecek Orang Lain Apa Lagi Membahas Isu Ras

Ceritanya, beberapa anak muda diwawancarai oleh dua orang. Awalnya mereka dimintai memperkenalkan diri mereka. Mereka ditanya dari negara mana mereka berasal. Setelah itu baru pertanyaan penting diajukan terkait pandangan pribadi mereka terhadap negara atau bangsa lain.

Pertanyannya pentingnya kurang lebih,

“Coba pikir negara lain atau bangsa lain di dunia ini. Apakah ada yang membuat kamu tidak nyaman atau mungkin ada yang tidak disukai dari mereka?”

Akhirnya masing-masing anak muda ini menyebutkan nama negara atau bangsa lain yang tidak mereka sukai. Setelah mereka menyebutkan orang atau bangsa yang mereka tidak sukai, mereka pun dimintai genetika DNA melalui air ludah mereka masing-masing. Air ludah ini dipakai untuk mengetahui siapa nenek moyang mereka masing-masing.

Setelah dua minggu berlalu, hasil laboratorium DNA pun keluar. Masing-masing mereka yang awalnya membenci bangsa lain, akhirnya sadar. Hal yang menarik adalah, ternyata di dalam kelas itu ada saudara sepupuan dari jauh. Seru dan mengharukan juga melihatnya.

Ada kata-kata menarik yang muncul dari video ini. Versi terjemahan Indonesia kata mutiaranya adalah,

Tidak akan ada kekerasan di bumi ini jika semua orang tahu siapa leluhur mereka.

Sebenarnya siapa yang bodoh, apakah mereka yang berpikir kalau dari kerurunan ras asli?

Sebenarnya, secara umum kita semua sepupuan.

Beberapa nama-nama negara atau daerah ayng muncul di video pendek ini adalah Islandia, Bangladesh, Inggris, Jerman, India, Pakistan, Perancis, Kuba, Irak, Kuba, Turki, Eropa Timur, Spanyol, Britania Raya, Portugal, Italia, Yunani dan Irlandia. Lebih menarik lagi, ternyata ada peserta yang campuran nenek moyangnya adalah Muslim dan Yahudi.

Video aslinya berjudul momondo – The DNA Journey dari saluran LetsOpenOurWorld. Sesuai video aslinya, video ini juga berdurasi berdurasi 5 menit 29 detik. Ada 67 orang dari berbagai asal yang mengikuti tes DNA ini. Semoga setelah menonton video inspiratif ini, tidak ada lagi yang suka menyinggung soal isu ras apalagi SARA (suku, agama, dan warna kulit).