Sekitar beberapa hari lalu ada pesan singkat masuk. Isinya soal dunia penerjemah bahasa. Dari awal sudah bisa ditebak kalau isinya soal menjadi penerjemah bahasa mandiri atau freelance. Kalau sudah membahas soal bagaimana cara menjadi seorang penerjemah bahasa, biasanya arah pembahasannya adalah freelance, online, dan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Arahnya juga bisa diartikan menjadi bos sendiri, bisa bekerja di mana saja asalkan terhubung dengan internet (online).

Memang kesannya terlihat enak dan menyenangkan. Tidak ada yang memerintah kapan kita bekerja dan tidak harus bekerja dari pagi sampai siang atau sore. Terlebih lagi kalau menjadi penerjemah mandiri penuh waktu (full-time freelancer), rasanya kita kerja bisa pakai celana pendek saja. Tapi faktanya, impian ini bisa jauh dari angan-angan. Malah bisa jadi berbanding terbalik jika memutuskan untuk berhenti bekerja lalu memutuskan jadi bekerja sendiri tanpa pertimbangan dan perhitungan yang matang.

Bisa Bahasa Inggris dan Indonesia, Belum Tentu Lihai Menerjemah Kata-Kata

Foto Gratis Bagus Orang Mengetik di Laptop iPhone Meja Hp Komputer

Foto Gratis Bagus Orang Mengetik di Laptop iPhone Gambar Bagus Dari Unsplash

Mungkin ini yang ada dibenak orang soal menjadi penerjemah bahasa Inggris Indonesia freelance. Perlu diketahui, terkadang teori-teori bahasa yang sudah dipelajari, bisa berbanding terbalik dengan materi terjemahan yang ditemui. Malah terkadang, materi yang diterjemahkan bisa mengabaikan kaidah penulisan tata bahasa. Baik itu tata bahasa Inggris, Indonesia, Jepang, Arab, atau tata bahasa lain yang sedang diterjemahkan. Belum lagi perbedaan gaya bahasa yang dipakai dalam novel, fiksi, akademis, formal, informal, dsb.

Memang pandai suatu bahasa, katakanlah bahasa Inggris, banyak membantu kita dalam proses terjemahan. Namun masalahnya seorang penerjemah dituntut mengerti dan paham maksud materi yang sedang diterjemahkan itu. Setelah paham maksud kalimat sumber yang sedang diterjemahkan, lalu harus pandai merangkai kata ke dalam bahasa sasaran. Misalnya harus memahami teks bahasa Inggris lalu merangkai kata-katanya ke dalam bahasa Indonesia. Ingat, tidak harus penerjemah Indonesia-Inggris saja, bisa juga untuk pasangan bahasa lainnya.

Sampul Buku Ebook Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PEUBI) Resmi Kemendikbud 2016

Sampul Buku Ebook Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PEUBI) Resmi Kemendikbud 2016

Wajib Memahami Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PEUBI)

Jika bahan yang diterjemahkan itu dari bahasa Inggris ke bahasa Arab, tentu tidak perlu paham soal Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PEUBI) yang terbaru. Masalahnya, bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ini, terkadang diabaikan cara penulisannya. Terlebih lagi soal penulisan kata-kata yang benar sesuai standar ejaan bahasa Indonesia. Banyak yang mengabaikan hal ini.

Jika tidak memahami PEUBI dan tidak juga bersandarkan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bagaimana mungkin bisa merangkai kata-kata dalam bahasa Indonesia. Walau bahasa Indonesia adalah bahasa Ibu, terkadang banyak yang mengabaikan penulisan kata-kata bahasa Indonesia yang baku. Jika di status media sosial pribadi bahasa Indonesianya kurang teratur, tentu itu sah-sah saja. Berbeda dengan penulisan dan pemilihan kata-kata saat menerjemahkan pasangan bahasa Inggris ke Indonesia. Perlu kehati-hatian dalam pemilihan kata-katanya.

Ilustrasi Wanita Cara Jualan (Marketing) Online, Sales, Bisnis, Plant, Strategi, dengan Kata-Kata

Ilustrasi Wanita Cara Jualan (Marketing) Online, Sales, Bisnis, Plant, Strategi, dengan Kata-Kata

Paham Ilmu Bahasa Indonesia, Paham Ilmu Bahasa Inggris, dan Ilmu Terjemahan, Lalu Apa Paham Ilmu Jualan (Marketing)?

Arti bebas freelance sendiri adalah ‘jualan diri sendiri’. Setelah paham ‘alat perang’ ilmu terjemahan, ada lagi yang mesti dipahami, ilmu cara jualan jasa terjemahan bahasa. Intinya bagaimana kita memasarkan jasa yang dimiliki ini secara mandiri dan dalam jaringan (online).

Sebagai contoh, penulis memasarkan jasa terjemahan ini dengan cara menjadi blog tarjiem.com ini sebagai lapak jasa terjemahan. Semua tulisan yang ada di blog ini pada akhirnya diharapkan mampu menarik minat agar dagangan jasa terjemahan bahasa Inggris Indonesia ini laku. Selain menulis adalah hobi dan ekspresi diri, ragam tulisan ini diharapkan bisa menjadi faktor yang mendorong jualan jasa terjemahan. Ada banyak cara jualan jasa terjemahan bahasa melalui internet dan mandiri. Silakan tentukan pilihan, pelajari trik jualannya, dan fokus pada pilihannya.

Anak Bayi Laki-Laki Lucu Pegang Laptop atau Belajar Komputer Putih

Anak Bayi Laki-Laki Lucu Pegang Laptop atau Belajar Komputer Putih

Belajar Terus dan Terus Belajar (Cat Tools)

Jika yakin dan benaren ingin menjadi penerjemah bahasa freelance dan online, kenali salah satu spesies alat bantu penerjemah ini, Cat Tools. Computer Aided Translation Tools (Cat Tools) adalah alat bantu penerjemah dalam bentuk perangkat lunak (software). Cat Tools adalah jenis alat, bukan nama alat. Ada banyak alat bantu penerjemah, mulai dari yang gratisan hingga yang berbayar. Perlu belajar lagi untuk bisa menggunakan masing-masing alat bantu ini.

Saat menulis ini, penulis masih menggunakan SDL Trados Studio 2009. Bayangkan saja, di tahun 2017 ini masih menggunakan keluaran 2009. Penyebabnya sederhana, lantaran #belumkuatbeli penguasaan Trados 2009 saja masih 50%. Masih belum berani mengotak-atik dan lebih mengeksplorasi alat jenis ini. Ini baru satu merek alat bantu, masih ada puluhan lain alat bantu yang harus dipelajari kalau serius ingin jadi penerjemah bahasa full-time online freelancer.

Kucing Sedang Membaca Buku

Kucing Sedang Membaca Buku

Menanti Calon Pembeli Jasa Terjemahan

Namanya juga kerja sendiri dan jualan sendiri, tentu sangat berbeda jika bekerja dengan orang lain. Setiap hari tentu akan ada hal yang akan dikerjakan di kantor. Menjadi pekerja mandiri, tantangan paling seru lainnya adalah menanti calon pembeli jasa terjemahan bahasa. Tentu setelah memiliki keahlian dan memasarkan jasa terjemahan, harapan akhirnya ada yang membeli jasa yang ditawarkan.

Itulah kenapa blog ini terkadang ‘korban’ saat menanti calon pembeli. Selain melatih merangkai kata-kata, terkadang juga tempat berkarya. Jika sedang menerjemah, tidak berani menulis sebuah tulisan yang ada hubungannya dengan dunia Bahasa. Kalau pun menulis saat bekerja, paling tulisan yang ditulis adalah kategori dunia Bloger. atau materi yang lebih ringan dan kadang ngaco. Jika sedang bekerja, seorang penerjemah bahasa itu, dilarang curhat. Isilah anugerah penantian waktu kosong ini dengan kegiatan yang bermanfaat.

tarif murah cepat bagus

tarif murah cepat bagus

Bersaing Dengan Harga Jasa Google Translate

Bagian seru lain jika ingin menjadi freelance penerjemah bahasa Inggris ke Indonesia atau pasangan bahasa lainnya adalah perang tarif. Perang tarif yang dimaksudkan di sini adalah berperang dengan Google Translate. Mereka yang memiliki ponsel pintar tentu tahu, kalau Google Translate adalah alat penerjemah bahasa yang gratis dan canggih. Dengan sekejap mata, hasil terjemahan 100 pasang bahasa di planet bumi ini langsung bisa dihasilkan.

Berbeda dengan manusia yang perlu waktu untuk menerjemah setiap makna dibalik kata. Selain perlu waktu, perlu biaya juga jika ingin menggunakan jasa penerjemah bahasa manusia. Pada umumnya, beberapa orang akan kaget mengetahui biaya atau tarif jasa terjemahan bahasa manusia. Itu lantaran sudah terbiasa dengan hasil terjemahan yang dilakukan oleh algoritma mesin. Bersiaplah perang harga dengan robot penerjemah bahasa yang murah atau gratis.

Pantai Kuta Bali Pasir Putih Tenda dan kursi Merah Menghadap Laut Biru Kapal Siang Hari Horizon

Pantai Kuta Bali Pasir Putih Tenda dan kursi Merah Menghadap Laut Biru Kapal Siang Hari Horizon

Semuanya Ada Rezekinya Masing-Masing, Begitu Juga Seorang Penerjemah Bahasa Freelance

Tulisan ini tidak bermaksud mengecilkan hati atau menakut-nakuti. Sebaliknya, tulisan ini ingin menyampaikan kalau ini adalah tantangan dan fakta di lapangan jika ingin memutuskan menjadi penerjemah freelance online. Sehingga diharapkan para pembaca budiman bisa lebih mempersiapkan diri dalam dunia industri dunia bahasa. Jadi lebih siap tempur dalam merangkai dan memahami kata-kata yang kadang makna dan artinya bisa jauh dari kamus bahasa.

Semuanya tentu ada pilihan dan rezekinya masing-masing. Baik itu mau menjadi penerjemah bahasa Inggris freelance, bekerja di kantoran, mencari lowongan kerja penerjemah bahasa, atau bekerja di bidang dan profesi lain, jelas semuanya ada tantangan dan rezekinya masing-masing. Tinggal disesuaikan dengan ‘konteks’ yang ada pada saat itu.

Tulisan Dengan Judul Serupa:
Dunia Bloger Itu Tidak Seindah yang Dibayangkan, Percayakah?