Dari Bandung ke Surabaya Naik Kereta Api Pasundan 94 Ribu

Satu minggu ini mau pergi ke Surabaya naik kereta api. Rencana besok berangkat dari Stasiun Kiaracondong, Bandung. Nama kereta apinya itu Kereta Api Pasundan. Harga tiket kereta api dari Bandung ke Surabaya naik KA Pasundan adalah 94 ribu rupiah. Rencana mau menghadiri acara undangan pernikahan keluarga di Surabaya.

Jam keberangkatan kereta api dari stasiun Kiaracondong itu pagi sekali, jam 05:20 WIB. Lalu sampai di kota Surabaya jam 21:36. Jam itu sesuai tiket keberangkatan besok. Artinya besok perjalanannya jalan siang.

KA Pasundan ini kereta api kelas Ekonomi. Wajar saja harga tiket kereta apinya murah. Kalau tiket kereta api kelas Bisnis atau Eksekutif, harga tiketnya bisa seharga tiket pesawat terbang. Waktu diperiksa harga tiketnya, harga tiket kereta api kelas bisnis adalah 320-345 ribu. Nama keretanya KA. Mutiara Selatan. Kalau eksekutif, KA Argo Wilis harganya 460 ribu. Eksekutif naik dari Stasiun Bandung, jalan siang juga.

Kereta Api Pasundan Bandung-Surabaya Jalan Siang

Ini adalah kali pertama naik kereta api ekonomi dari Bandung ke Surabaya. Sekitar 5-7 tahun yang lalu, sudah biasa naik kereta api ekonomi dari Jakarta-Surabaya. Waktu itu nama kereta apinya Gaya Baru Malang Selatan. Harganya masih 35 ribu rupiah.

Harga Tiket Kereta Api Bandung-Surabaya Online via tiket.kereta-api.co.id

Harga Tiket Kereta Api Bandung-Surabaya Online via tiket.kereta-api.co.id

Hanya saja waktu berangkat dari Jakarta ke Surabaya, kereta apinya berangkat siang hari, sekitar jam 1-2 siang. Lalu tiba di Surabaya Gubeng, pagi hari, sekitar jam 4-7 pagi. Lah ini kereta dari Bandung berangkatnya pagi sekali. Selain pagi sekali, berangkatnya jalan siang.

Kalau naik kerat api jalan siang, tantangannya adalah menyiapkan makan pagi, siang, sore, dan malam. Tiba di Surabaya sudah malam. Beda dengan kereta api yang jalan malam. Siang hari sebelum berangkat, perut sudah kenyang makan siang. Nah tinggal menyiapkan makan malam saja. Malam hari ditinggal tidur saja. Mirip seperti dalam lagi dangdut Kereta Malam ciptaan Rhoma Irama.

Lirik Lagu Dangdut “Kereta Malam”

Pernah sekali aku pergi
Dari Jakarta ke Surabaya
Untuk menengok nenek disana
Mengendarai kereta malam

Jug gejak gejuk gejak gejuk
Kereta berangkat
Jug gejak gejuk gejak gejuk
Hatiku gembira

Jug gejak gejuk gejak gejuk
Kereta berangkat
Jug gejak gejuk gejak gejuk
Hatiku gembira

Kebetulan malam itu
Cuacanya terang bulan
Ku melihat kekiri kanan
Hai indahnya pemandangan

Sayang lama kantukku datang
Hingga tertidur nyenyak sekali

Wahai ketika aku terbangun
Rupanya hari pun sudah pagi
Hingga tiada aku sadari
Aku tlah tiba di surabaya

Jug jag jug jag jug
Kereta berangkat
Jug gejak gejuk gejak gejuk
Hatiku gembira

Dalam lagu itu, kereta api Jakarta-Surabaya jalan malam. Jadi tinggal tidur saja. Bangun besok paginya, sudah tiba saja di Surabaya.

Video Youtube Lagu Kereta Malam Oleh Juwita Bahar

Hal yang membuat penasaran itu adalah perkembangan kereta api 5 tahun terakhir ini. Apalagi sejak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berbenah diri. Dulu memang kalau dari Jakarta-Surabaya, asalkan penumpangnya masih bisa masuk ke gerbong kereta, tiket kereta api masih dijual. Bahkan waktu lebaran, ruang kamar kecil/toilet bisa jadi tempat duduk penumpang yang tidak kebagian bangku. Tiket kereta api kelas ekonomi dulu memang dijual tanpa nomor tempat duduk. Kalau sekarang, mau beli tiket kereta api saja harus pakai tanda pengenal, KTP/SIM/Paspor.

Beli Tiket Langsung Di Stasiun Kereta Api lebih Hemat 7.500

Lucunya, ada dua informasi yang berbeda waktu menanyakan hal ini. Petugas loket bilang, tidak ada biaya kalau beli tiket kereta api di luar stasiun online kereta api. Lalu pas ditanya ke petugas layanan pelanggan (customer service), ada biaya tambahan jika beli lewat internet online. Tambahannya adalah 7.500. Jadi kalau membayar tiket kereta api lewat Alfamart atau Indomart, bakalan kena biaya administrasi sebesar 7.500. Jika beli tiketnya pulang-pergi, maka akan kena biaya 2 kali, total 15 ribu rupiah.

Tadinya sih, mau ganti baju lapak terjemahan ini. Tapi berhubung ada acara minggu ini, jadi kurang fokus mau mengolah tampilan barunya. Bajunya sih sudah ada, hanya penyesuaian ulangnya yang butuh waktu untuk baju baru ini. Semoga balik dari Surabaya besok, bisa menggunakan tampilan baru.

4 Comments

  1. Dhanang Sukmana Adi 2 November 2016 12:44
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:19
  2. Disiniaja net 1 November 2016 21:35
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:19

Leave a Reply