Beginilah Algoritma Google Penguin (Real-Time) September 2016

Tadinya mau ganti baju lapak jasa terjemahan Inggris Indonesia ini. Cuma dari kemarin ide tulisan ini terus muncul. Sayang sekali kalau tidak ditulis. Padahal soal algoritma google itu adalah sebuah hal yang fundamental dalam dunia Optimasi Mesin Pencari (SEO atau Search Engine Optimization).

Studi kasus yang diambil dalam menyibak tabir algoritma Google terbaru September 2016 ini adalah lapak jasa terjemahan tarjiem ini langsung. Sampel kasus yang diambil jumlahnya dua sampel dan ini menurut penulis sudah lebih dari cukup. Lantaran sudah relevan dengan istilah algoritma real-time yang diberikan Google oleh langsung. Waktu pengambilan sampel 1-3 minggu terakhir ini.

Sedikit membahas istilah bahasa Inggris real-time sendiri. Arti real-time dalam bahasa Indonesia adalah “Langsung” atau “Saat itu Juga”. Mirip acara sepak bola, yang menayangkan acara Live. Google Translate bilang, arti real time adalah “Waktu Sebenarnya”. Dari pemahaman istilah ini, maka interpretasi cara kerja algoritma Google terbaru ini dapat diterjemahkan.

Perhatikan kutipan yang ada garis bawah dan penebalannya di bawah ini:

Here are the key changes you’ll see, which were also among webmasters’ top requests to us:

Penguin is now real-time. Historically, the list of sites affected by Penguin was periodically refreshed at the same time. Once a webmaster considerably improved their site and its presence on the internet, many of Google’s algorithms would take that into consideration very fast, but others, like Penguin, needed to be refreshed. With this change, Penguin’s data is refreshed in real time, so changes will be visible much faster, typically taking effect shortly after we recrawl and reindex a page. It also means we’re not going to comment on future refreshes.

Penguin is now more granular. Penguin now devalues spam by adjusting ranking based on spam signals, rather than affecting ranking of the whole site.

Cara Kerja Algoritma Google Pada Saat Itu Juga (Real-Time) Penguin September 2016

Anggap saja kata kunci yang ingin diincar ada 3 kata, “Jones Jomblo Ngenes”. Mau kata kunci pendek 1 atau dua kata atau kata kunci panjang >3 kata (long tail keywords) tidak ada bedanya. Hal yang terpenting adalah posisi kata kunci itu sudah ada di halaman satu. Terserah mau urutan berapa, mau urutan 1-5 atau 6-10.

Anggap ada sepuluh halaman yang mengincar kata kunci dengan tema Jones Jomble Ngenes. Terserah mau variasi judulnya yang macam-macam. Lalu kebetulan pengguna Google iseng memilih hasil pencarian di nomor urut 7.

Lalu pada saat itu juga, algorima Google langsung bekerja (real-time). Cara kerjanya, hasil pencarian diurutan 7 itu langsung ditaruh di urutan 1. Selang 1- >10 detik -tergantung tingkat persaingan atau jumlah pencarian kata kunci itu- ada pengguna lain yang juga mencari kata kunci Jones Jomble Ngenes di mesin pencari Google, maka pada saat itu blog/situs yang tadi di urutan 7 langsung ditampilkan Google di urutan 1 halaman 1. Keren kan?

Itulah cara kerja Algoritma Google Real-Time Penguin 2016 ini.

Pengaruh Besar Faktor Alexa Terhadap Algoritma Google 2016 Ini

Sengaja saya pakai faktor Alexa. Soalnya pembahasan peringkat Alexa.com sudah dibahas di sini. Lagian parameter Alexa itu sangat relevan logikanya sepanjang masa.

Kutipan menarik tentang seo image:flickr.com

Kutipan menarik tentang seo image:flickr.com

Salah satu faktor yang paling besar memengaruhi algoritma Google real-time ini adalah lamanya pengunjung di situs yang terpilih serta faktor bounce rate (tingkat pantulan). Semakin lama pengunjung di situs yang terpilih, maka peringkat situs dari urutan 7 itu akan semakin lama bertahan di urutan 1. Hal ini terjadi pada saat itu juga. Namanya real-time. Bisa saja selama  > 1 jam atau hanya 20 detik saja.

Semakin cepat pengunjung meninggalkan situs yang terpilih itu (tingkat pantulan tinggi), maka akan semakin cepat pula situs tersebut kembali merosot ke bawah. Begitu juga sebaliknya. Jika bounce rate rendah, dalam artian ada banyak halaman yang dibuka selain halaman yang pertama kali dibaca, maka akan semakin lama bertengger di peringkat 1.

Baca Juga: Algoritma Penguin 2.0 di Blog Terjemahan Inggris Indonesia

Apakah Faktor Backlink Masih Penting di Algoritma Real-Time ini?

Jawaban sederhananya, masih penting. Kepentingan tautan balik (backlink) itu terletak pada saat ia mendorong ke halaman pertama (1-10 hasil pencarian). Nah pada saat sudah di halaman pertama, pada saat itu pula content yang bertarung.

Ilustrasi Backlink Gabar:seomagnify.com

Ilustrasi Backlink Gabar:seomagnify.com

Jika isi tulisan (content) atau hasil pencarian tidak sesuai atau tingkat pantulan tinggi, maka secara langsung situs itu akan terlempar kembali ke negeri antah-berantah. Wajar saja kalau spesies ini, tidak begitu lama bertahan di halaman prestisius. Spesies tersebut, kuat di indeks dan tautan balik, namun lemah di isi.

Bacaan Lain: Algoritma Google Penguin, Google Panda dan Google Pirate

Menariknya saat ini ada istilah spammy backlink (tautan balik sampah). Jika ini dimasukkan ke algoritma Google (atau mungkin sudah), maka trik pemeringkatan optimasi pencarian pun akan ikut berevolusi. Caranya, yah ternak kambing yang mahal.

Sebagai catatan penutup dan juga pengingat studi kasus ini, entah benar atau tidak, sepertinya algortima Google juga memperhatikan cookies atau cache dari situs lain  terhadap situs lain dalam algoritmanya. Entahlah, masih perlu diterawang dulu.

10 Comments

  1. riskyabadi 8 November 2016 21:19
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:34
  2. AfikRubik com 1 November 2016 20:17
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:18
  3. Kinesio Tape 31 Oktober 2016 13:39
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:15
  4. adipura notepam com 30 Oktober 2016 16:32
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:15
  5. Luthfan com 29 Oktober 2016 19:40
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:13

Leave a Reply