Kenapa Harus Ramai Dengan Tarif Terjemahan Inggris Indonesia

Dua hari lalu muncul pembahasan soal tarif jasa penerjemah Inggris Indonesia. Ingin sekali ikut dalam diskusi atau muncul berkomentar dalam diskusi itu. Namun tampaknya lebih baik menahan diri untuk tidak memberi komentar. Lantaran pembahasan jenis ini biasanya ramai komentar yang muncul.

Dari sejak mulai buka lapak jasa translate sampai sekarang, pembahasan tarif terjemahan itu tidak ada habisnya. Fenomena ini terus muncul dari waktu ke waktu, terlebih di kalangan jasa penerjemah bahasa freelance.

Padahal kalau dipikir-pikir, namanya penawaran jasa itu adalah penawaran barang yang tak terlihat. Beda kalau mau jualan makanan atau minuman, barangnya terlihat dan bisa dirasakan langsung. Jadi jangan heran kalau tarif jasa yang ditawarkan itu perbedaannya bisa sangat jauh sekali.

Tarif Terjemahan Inggris Indonesia Itu Murah Sekali, Ciyus…?

Andaikan sebuah kafe menawarkan segelas kopi seharga 20 ribu, lalu apakah warung kopi yang menawarkan kopi seharga 3 ribu rupiah juga perlu ikut protes? Begitu juga dengan tarif jasa terjemahan Inggris Indonesia. Tidak perlu ‘ramai’ dengan tarif terjemahan yang murah.

Standar Tarif Terjemahan Inggris Indonesia dan Bahasa Lainnya

Standar Tarif Terjemahan Inggris Indonesia dan Bahasa Lainnya

Memang sudah ada standar tarif terjemahan Inggris Indonesia. Standar tarif terjemahan Inggris Indonesia itu adalah:

  • Terjemahan Inggris ke Indonesia: Rp 66.000 / hal jadi
  • Terjemahan Indonesia ke Inggris : Rp 85.000 / hal jadi

Standar tarif terjemahan itu adalah standar tarif terjemahan Inggris ke Indonesia versi 2012. Untuk versi standar tarif terjemahan Inggris ke Indonesia versi 2015, harganya sekitar 85-120 ribu rupiah. Kenaikan harga terjemahannya cukup banyak.

Baca Juga: Bedanya Perhitungan Biaya Penerjemahan per Halaman dan Per Kata Sumber

Ada Harga Jasa Terjemahan Inggris Indonesia yang Murah

Lalu bagaimana dengan adanya penawaran tarif jasa terjemahan Inggris Indonesia yang murah setelah adanya standar tarif terjemahan di atas? Sebenarnya itu hak seorang penerjemah bahasa ingin menetapkan berapa tarif jasa terjemahannya. Standar yang ada itu hanya sebuah pedoman dan patokan saja.

Permasalahannya, pekerjaan terjemahan itu bermacam-macam tingkat kesulitannya. Tergantung bahan yang akan diterjemahkan. Salah satu bahan terjemahan yang ringan diterjemahkan itu contohnya terjemahan Inggris ke Indonesia artikel bebas seperti dari sebuah blog. Contoh bahan terjemahan yang berat itu adalah dokumen perjanjian antar perusahaan.

tarif murah cepat bagus

tarif murah cepat bagus

Semakin sulit bahan yang akan diterjemahkan, maka akan semakin tinggi biaya terjemahannya. Seperti seorang tukang bangunan saat memperbaiki atap rumah. Kalau rumahnya hanya ada satu lantai tentu biaya memperbaiki atap rumah tidak semahal dengan rumah yang posisi atapnya berada di lantai lima. Apalagi memperbaiki atap sebuah gedung bertingkat. Tentu biasanya lebih mahal. Sebab tingkat kesulitan dan risikonya lebih tinggi.

Baca juga: Tarif Penerjemahan Buku

Kalau pun ada yang menawarkan harga terjemahan yang lebih murah, tidak perlu dipermasalahkan sekali. Toh itu hak penerjemah dan juga hak calon pembeli dalam menentukan penerjemah bahasa mana yang akan dipilihnya. Bagi calon pembeli yang teliti, tentu dia tidak sembarangan memilih jasa terjemahan.

2 Comments

  1. Japanesian 4 November 2016 08:30
    • Ridha Harwan 9 November 2016 10:28

Leave a Reply