Cerita Koffie Tijd, Kumpul-Kumpul Penerjemah Bahasa di Bandung

Bingung mau bikin tulisan apa. Jadinya menampilkan tulisan ini saja. Tulisan tentang dunia penerjemah bahasa.

Aslinya tulisan ini sudah dipublikasi di salah satu grup Facebook kesayangan tukang jual jasa penerjemah ini. Lantaran bingung mau bikin tulisan baru, jadinya tulisan itu mengalami sedikit perubahan di sini.

Cerita Koffie Tijd ini adalah kelanjutan cerita waktu HPI Komda Jabar mendapatkan ketua komda yang baru. Nah ini adalah acara pertama sejak pemilihan ketua sudah usai. Agendanya adalah kumpul-kumpul santai para penerjemah bahasa. Istilah yang populer saat ini adalah Kopdar atau kopi darat.

Acara kopi daratnya tidak jauh dari tempat tinggal dan lokasi acaranya juga di warung kopi. Lebih tepatnya di kafe Koffie Tijd Cafe & Resto, Jalan Citarum no. 30, Bandung. Acara ini diselenggarakan hari Minggu kemarin tanggal 18 September 2016. Dari pukul 10 pagi sampai bubaran, sekitar 14:30 WIB.

Ruang Belakang Kursi Kayu Kafe Koffie Tijd Bandung

Ruang Belakang Kursi Kayu Kafe Koffie Tijd Bandung

Cerita Kumpul Santai Untuk Penerjemah Bahasa

Awalnya tidak ingin datang, lantaran jedanya cukup berdekatan dengan acara pemilihan ketua HPI Komda Jabar. Namun setelah melihat lokasinya di peta, rasanya gak enak kalau tidak datang. Cukup melangkahkan kaki sebanyak 250 langkah, sudah tiba di lokasi.

Nama tempat acara kumpul santainya adalah Koffie Tijd. Lokasinya di Jl. Citarum 30 No. 30, dekat dari Gedung Sate, Kota Bandung. Kata Tijd sendiri diambil dari Bahasa Belanda yang artinya adalah waktu.

Tiba di lokasi pukul 10:08 pagi, waktu Indonesia bagian Bandung. Telat 8 menit dari jadwal acaranya. Ternyata teman-teman sudah ramai berkumpul lebih dulu.

Ruang Sofa Koffie Tijd Kafe Kopi di Bandung

Ruang Sofa Koffie Tijd Kafe Kopi di Bandung

Dari luar kafe ini kesannya terlihat kecil. Ternyata bagian belakang kafe ini cukup luas. Bagian belakang tempat kami berkumpul cukup nyaman dan lega.

Jumlah yang hadir dalam acara ini ada 11 orang. Delapan orang bertahan hingga acara bubar sekitar pukul 14:30. Sebelum pulang, jadilah foto keluarga terlebih dahulu ala Koffie Tijd.

Acara informal ini sangat cocok sekali bagi mereka yang masih baru di dunia penerjemah. Terlebih lagi buat yang masih bingung dengan apa bedanya penerjemah dengan ‘penterjemah’, bagaimana cara memanfaatkan Google Translate yang benar, atau mengetahui jumlah kaki hewan yang bernama Cat Tools.

Selain membangun saling asah, saling asih, dan saling asuh, acara ini perlu dilakukan dalam rangka bertukar cerita. Saling berbagi informasi yang agak mustahil dicari di mesin pencari daring.

Cerita Koffie Tijd Kopdar Teman-Teman Penerjemah Bahasa

Lapanta (laporan pandangan dan mata) di atas itu pendek sekali. Hanya ada 219 kata. Padahal kalau di grup Facebook ada 600 kata lebih. Beberapa bagian memang sengaja dihilangkan lantaran konteks tempat berceritanya sedikit berbeda. Versi cerita pertama untuk lingkup teman-teman penerjemah bahasa. Versi cerita kedua ini adalah untuk blog dan lapak jasa penerjemah bahasa Inggris Indonesia tarjiem ini.

Ruang Kopi Bartender Kafe Koffie Tijd, Bandung

Ruang Kopi Bartender Kafe Koffie Tijd, Bandung

Harga Kopi di Koffie Tijd

Sebenarnya penulis bukan tipikal yang suka duduk di kafe. Lantaran memang harga kopi di kafe lebih mahal dibandingkan di warung kopi biasa. Untuk harga minuman kopi di kafe Koffie Tijd adalah 20 ribu rupiah. Itu adalah harga kopi Aceh Gayo yang diminum kemarin.

Waktu melihat sekilas daftar menu makanan dan minumannya, rata-rata harganya antara 20-45 ribu rupiah. Boleh dibilang harganya ‘masih’ murah. Oh yah, harga yang tertera belum termasuk harga pajak. Waktu beli kopi Aceh Gayo bayar dikasirnya jadi Rp 23.100. Ada biaya tambahan service charge 5% dan pajak 10 % yang tidak terlihat dalam menu makanan dan minumannya.

Lokasi Kafe Koffie Tijd Di Google Maps

Lokasi kafe ini boleh dibilang strategi dan ada di tengah kota, dekat dari Gedung Sate-Kota Bandung. Persis diseberang Masjid Pusdai. Buat yang mau ke sana ini peta di google mapsnya. Jika tidak muncul petanya di bawah, coba buka tautan ini https://www.google.co.id/maps/place/Koffie+Tijd!/@-6.9019494,107.6246841,17z.

Di kafe ini ada juga ruang tertutup untuk rapat yang sepertinya cukup untuk 20 orang. Lalu ada dua pilihan kursi, sofa atau kayu. Kerennya, ada ruang tempat salat atau mushola juga. Cukup terawat ruang salatnya.

Situs Koffie Tijd

Buat yang ingin lebih tahu tentang kafe Koffie Tijd ini, langsung saja buka situsnya di http://koffietijd.co.id/. Sekalian di sana ada menu lowongan kerja (vacancy).  Siapa tahu saat dilihat menu itu ada lowongan kerja yang lagi dibuka. Gambar di sini pun diambil dari situs Koffie Tijd.

Parkir Depan Kafe Koffie Tijd Kopi Bandung Iamsterdam

Parkir Depan Kafe Koffie Tijd Kopi Bandung Iamsterdam

Arti Koffie Tijd

Koffie Tijd sendiri diambil dari Bahasa Belanda. Koffie artinya Kopi dan Tjid artinya Waktu. Jadi arti Koffie Tijd kurang lebih Waktunya Ngopi.

Waktu mau pulang sempat ngobrol dengan bapak yang jaga mobil di bagian luar. Ternyata pemilik kafe Koffie Tijd ini memiliki lima gelar akademis. Ada gelar doktornya juga dan mengajar di beberapa kampus di Bandung. Keren juga.

2 Comments

  1. Dhanang Sukmana Adi 21 September 2016 15:16
    • Ridha Harwan 3 Oktober 2016 19:47

Leave a Reply