Terinspirasi Dari Arti Penulis Picisan

Tadi malam membaca artikel tentang “Jangan Malu Jadi Penulis ‘Picisan'”. Cukup menarik dan menggugah hati. Jadi kepingin menulis ala kadarnya lagi, persis waktu menulis gak pakai mikir.

Emang benar sih, menulis gak pakai mikir itu itu cukup menyenangkan. Rangkaian kata-kata mengalir begitu saja. Gak pakai acara mikir on page seo nya. Menulisnya juga gak begitu lama. Malah terkadang mengabaikan cara penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Enak memang menulis mengalir seperti air. Persis waktu membuat status di halaman facebook secara spontan. Kata-kata mengalir begitu saja waktu update status di facebook.

Arti Kata Picisan dan Penulis Picisan

Akar kata picisan itu adalah “Picis” yang berarti “Uang yang bernilai sepuluh sen”. Lalu kalau arti kata picisan adalah bermutu rendah. Itu versi kamus standar yang ada di komputer saya.

Arti Kata Picisan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia

Arti Kata Picisan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia

Jadi kalau ‘menjadi penulis picisan’ artinya menghasilkan tulisannya yang boleh dibilang tulisan itu tidak ada artinya sama sekali alias menghasilkan tulisan yang tidak berkualitas.

Namun sayangnya, belum tentu tulisan kecil tak ada artinya. Malah terkadang tulisan konyol bisa membuat orang terinspirasi. Buktinya tulisan ini saja terinpirasi dari tulisan tadi malam ini.

Padahal selama ini menulisnya kadang lebai, kadang ngejar pejawan dan kadang juga suka-suka seperti ini. Tapi kalau ide lagi ada, kadang juga serius nulisnya. Walau tulisan seirus itu kadang terselip kegatalan menulis on page.

Penulis Picisan adalah Aliran Sabuk Putih dalam On Page SEO

Keren yah tajuk H3-nya. Tapi benar loh, kalau menganut aliran menulis apa adanya ini, secara tidak langsung blog akan terus menghasilkan tulisan yang mengalir ini. Coba bayangkan kalau mau menulis 500-700 kata saja tapi memperhatikan kepadatan kata kunci dan variasi kata kunci. Wah bisa lama itu nulisnya.

Buktinya saya pernah nulis 700 kata lebih bahkan 1.000 kata lebih yang memakan waktu cukup lama. Hampir 5 jam lebih. Riset variasi kata kuncinya itu yang bikin lama. Tapi memang sih kalau beruntung tulisan yang bikin bete itu bakal menarik banyak pengunjung.

Mungkin sudah dulu yah nulis ini. Ini saja nulisnya masih gatal membangun inbound link dan tetap memperhatikan outbond link, trus mau diolah lagi pakai link juice. Tapi gak apa-apa, ini tulisan persis kayak update status di facebook.  Kalau mau di-link juice kudu diolah lagi ini tulisan.

Mungkin disudahi dulu ini tulisan. Lumayan lah pagi ini dapat nulis 400 kata tulisan yang rada lebai ini. Mau siap-siap dulu ke Garut, mo ngadiri acara resepsi pernikahan keluarga. Mumpung ramai pada ngumpul, sayang juga kalau gak dipakai momen silaturahmi. Apalagi lebaran kemarin gak kemana-mana.

Mari dirapikan dulu tulisannya, terutama untuk urusan atribut A Href dan Title-nya. Oh yah nulisnya ini gak sampai 30 menit loh. Malah kadang yang ngerapiin tulisannya ini yang kadang lama. Soalnya gatal juga kalau menulis gak pakai EYD. Gak enak sama yang sudah susah payah memperjuangkan EYD.

Leave a Reply