Penerjemah Bahasa Itu Gak Mungkin Curhat Setiap Hari

Ide tulisan ini muncul waktu iseng-iseng membaca artikel lama yang berjudul “Sulitnya Bermain Kata Dalam Terjemahan Bahasa Politik“. Kalau tidak salah tulisan itu dibuat beberapa waktu setelah mengirimkan hasil terjemahannya untuk seorang teman.

Agak tersenyum juga membaca tulisan lebih dari satu tahun yang lalu. Soalnya tulisan itu ada menyinggung materi yang sudah diterjemahkan. Namun berhubung bahan yang diterjemahkan masih bersifat umum dan yang meminta tolong menerjemahkan bahan tersebut adalah seorang teman juga, jadilah tulisan curahan hati seorang penerjemah bahasa itu ditampilkan.

Penerjemah Bahasa Dilarang Curhat Setiap Hari

Kebayang gak kalau seorang penerjemah itu rada lebai (berlebihan). Terlebih lagi rajin membuat status di media sosial terkait materi terjemahan yang sedang digarap.

Widih perusahaan ini duitnya banyak banget
Wah gimana sih presiden ini, kok maunya ngerjain proyek ini
Semoga pidato bos perusahaan Besar Amat bisa dipahami oleh audiensi di Eropa, soalnya materi terjemahannya gue yang ngerjain.
Pantesan negara itu kena asep terus, wong kerjaannya emang begini
Wih sebentar lagi negara ini bakalan punya pesawat canggih bisa nyelam di air dan lompat kodok. Cara nyetir pesawatnya syusyah bingits diterjemahin. Bikin kepala jadi kaki, kaki jadi kepala aja. Hadeuh…
dst.

Tuh, ngeri juga tuh kalau seorang penerjemah bahasa rada lebai. Walau tidak menyebutkan secara jelas apa yang sedang diterjemahkan tapi ada informasi yang tidak sengaja disampaikan ke publik.

Pinta Lemari Baja Brankas Bank

Pinta Lemari Baja Brankas Bank

Jasa Penerjemah Bahasa dan Confidentiality (Kerahasiaan)

Penerjemah bahasa itu wajib menyimpan dan tidak membocorkan bahan-bahan yang pernah diterjemahkan. Lebih-lebih lagi kalau itu sudah terjemahan dokumen.

Mangkanya saya pribadi, rada suka males kalau minta testimoni hasil terjemahan. Hal yang terpenting itu hasil pekerjaan tiba tepat waktu dengan selamat serta hasil terjemahannya mudah dipahami oleh target pembaca.

Kalau pun ingin curhat soal kerjaan, biasanya hanya dalam ruang lingkup yang sangat terbatas. Paling di lingkungan keluarga dekat kalau memang lagi pada kepo dengan kerjaan tukang translate freelancer online ini. Itu pun dilakukan secara lisan.

Lapak Jasa Penerjemah Bahasa Inggris Indonesia Ini dan Urusannya Dengan SEO (WordPress, hosting, THemes, dll)

Kalau yang suka memperhatikan tulisan blog dan lapak jasa penerjemah bahasa ini, mungkin bakalan sering ketemu dengan tulisan tema SEO.

Wajar aja, soalnya tulisan itu sudah beda target pembacanya. Apalagi soal SEO itu tidak pakai rahasia-rahasiaan segala, SEO bukanlah ilmu pasti dan menulisnya itu have fun saja alias suka-suka.

Beda dengan urusan artikel soal penerjemah bahasa dan terjemahan. Selain cara menulisnya kudu benar, tulisan tentang dunia penerjemah atau terjemahan bahasa ini kudu serius ngebikinnya. Padahal kalau bikin tulisan yang serius, hasil tulisannya bakalan lama jadinya. Beda dengan tulisan ini yang nulisnya cuma 30 menit doang.

Cukup deh. Ingat, seorang penerjemah bahasa dilarang kebanyakan curhat di facebook atau media sosial lainnya terkait materi dokumen yang sedang diterjemahkan. Kalau pun ingin curhat, harus ingat batasannya. Biasa aja keless…

Tags:

Leave a Reply