Pilah-Pilih Teman Blogger di Dunia Maya

Barusan saya keliling melakukan kegiatan yang biasa dilakukan oleh anak blogger, blogwalking. Beberapa teman blogger, saya temukan. Beberapa teman ada yang sudah bertahan hampir satu tahun, beberapa ada yang baru saya kenal.

Semenjak saya mengenal dunia web 2.0 atau dalam istilah SEO saya lebih cenderung menyebutnya itu blog PBN, saat ini saya lebih selektif memilih, mana teman yang bisa diajak ‘berkomentar bareng’ mana yang hanya sekilas lewat saja. Bagi yang paham itu dunia seo dan teknik membangun tautan (link building) tentu berkomentar atau blogwalking adalah salah satu cara dalam mendongkrak blog yang ingin dioptimasi. Walau itu bukan hal yang utama.

Tidak jarang saya mendapatkan yang berkomentar di blog saya ini terkesan hanya mencari backlink dari kolom komentar saya. Biasanya itu hanya sekali lewat komentarnya. Apalagi setelah kasus minggu kemarin, saat saya mendapatkan komentar spam, sehingga membuat proses indeks pencarian saya oleh google sedikit ‘goyang itik’. Walau saya sudah meralat tulisan itu, tapi setidaknya blog jasa terjemahan saya ini mendapatkan ‘backlink jahat’ dalam kolom komentar saya.

Kata-Kata Mutiara Persahabatan Untuk Teman-Teman Blogger

Kata-Kata Mutiara Persahabatan Untuk Teman-Teman Blogger (link building)

Teman Blogger Di Dunia Maya Sama Dengan Teman Di Dunia Nyata

Memilih teman di dunia maya hampir sama dengan berteman di dunia nyata. Kita harus selektif memilih mana orang yang benar-benar menjadi teman, mana yang hanya berteman atas dasar kepentingan. Kita tahu kalau di dunia nyata harus pintar memilih teman. Jika teman baik, setidaknya kita bisa ketularan ikutan baik. Begitu juga sebaliknya.

Sama halnya dengan di dunia maya, apalagi dikaitkan dengan blogwalking, seo, backlink, artikel tulis ulang, blog kejar tayang dan link building. Percaya atau tidak, kita harus selektif juga memilih di mana kita harus menempatkan komentar kita. Karena di sana secara tidak langsung kita akan menanam tautan balik (backlink) kita di kolom komentarnya. Jika blog itu memiliki bangunan tautan yang sehat, tentu tautan balik blog kita yang kita tanam juga ikut-ikutan sehat. Begitu juga sebaliknya.

Contoh Teman Blogger yang Asik

Saat ini saya lebih cenderung mencari blog-blog yang menggunakan cerita personal dalam artikel yang dibangunnya, demi menghindari diri dari teman ‘palsu’ dan backlink yang ditanam. Contoh saja blog Kang Lembu, dengan desacilembu.com. Gaya menulisnya saya suka, yang penting ada terus artikel yang baru dan itulah salah satu kekuatan  dan kelebihan blogspot. Contoh lain, Mas Ramadani yang hobinya menulis soal tugas akhir, doi dan bokapnya. Masih banyak teman-teman blogger yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, apalagi dalam daftar teman-teman blogwalking saya di awal 2015.

Daftar 93 teman blogwalking saya, per hari ini.

Daftar 93 teman blogwalking saya, per awal 2015.

Teman Blogger Tidak Sulit Dicari Namun Mudah Juga Hilang

Sama halnya di dunia nyata, di dunia nyata kita tidak sulit mencari teman atau hanya sekadar kenalan. Begitu juga di dunia maya. Bagi yang sudah tahu cara mencari teman blogwalking yang mudah, maka hal ini tidak sulit dilakukan. Begitu juga dengan kehilangan teman-teman blogger dalam kegiatan blogwalking.

Saya sendiri, lantaran tidak melakukan kegiatan blogwalking, beberapa teman saya yang ada di daftar di atas sudah hampir seratusan, perlahan-lahan hilang. Namun demikian saya tetap tidak menghilangkan apa yang disebut dengan prinsip blogwalking bagi teman-teman blogger saya.

Begitulah cerita di hari minggu ini. Di dunia nyata maupun di dunia maya, kita harus pintar memilah dan memilih siapa teman kita, apalagi teman hidup.

14 Comments

  1. Mang Lembu 1 Oktober 2015 18:07
    • Ridha Harwan 6 Oktober 2015 08:46
  2. eyuana 23 September 2015 02:49
  3. catatanernest 10 September 2015 03:24
    • Ridha Harwan 27 September 2015 18:18
  4. Albarnation 31 Agustus 2015 12:55
    • Ridha Harwan 4 September 2015 11:03
  5. diar nurhakim 31 Agustus 2015 01:05
    • Ridha Harwan 4 September 2015 11:02
  6. Sucipto Kuncoro 30 Agustus 2015 14:06
    • Ridha Harwan 4 September 2015 11:01
      • Mang Lembu 1 Oktober 2015 18:10
        • Ridha Harwan 6 Oktober 2015 08:46

Leave a Reply