Verifikasi WOT di Blog WordPress Plugin Cloudflare

Sekitar beberapa hari yang lalu, saya melihat blog jasa penerjemah saya ini mendapatkan “reffering site” dari situs yang mengecek kevalidan (kesahihan) situs ini. Setelah saya telusuri, rujukannya dari situs myWOT.com atau situs Web of Trust (WOT). Sebuah situs yang memberitahu apakah situs ini layak, berbahaya, bagus, buruk, apakah dapat dipercaya, dsb. kepada para pengunjung. Tolak ukur yang digunakan WOT adalah berdasarkan nilai dan komentar yang diberikan para penilai yang bisa dari kalangan mana saja terhadap situs tertentu.

sertifikat ssl tarjiem comodo positivessl

Sertifikat SSL tarjiem comodo positivessl

Sebenarnya, bagi yang paham apa itu arti sertifikat SSL, maka tanda HTTPS pada sebuah situs sudah dapat dijadikan rujukan yang layak. Apakah situs tersebut dibangun secara serius atau atau hanya sekadar main-main saja. Namun dikarenakan beberapa orang ada yang mengandalkan informasi dari referensi myWOT.com, maka akhirnya situs ini saya coba daftarkan untuk saya verifikasi ke myWOT.com untuk kepemilikannya.

Cara Verifikasi Blog atau Situs di WOT (Web of Trust) atau myWOT.com

  1. Buka myWot.com.
  2. Pilih “Login/Register” yang terletak di pojok kanan atas.
  3. Masukkan surel dan sandi anda atau bisa juga masuk dengan akun facebook atau google plus.
  4. Mulai proses verifikasi kepemilikan situs kita dengan cara menempatkan meta tag atau html file di situs atau blog yang kita miliki.

Ada dua cara verifikasi kepemilikan blog atau situs yang kita miliki (authentication method). Dengan cara meta tag dan html file. Untuk lebih jelasnya gunakan rujukan utama penjelasan cara verifikasi WOT dari wiki myWOT.com Verify your website.

Cara Verifikasi WOT di blogger atau Blogspot

  1. Gunakan metode verifikasi kepemilikan (authentication method) yang meta tag.
  2. Tempatkan kode meta name, misal <meta name=”wot-verification” content=”97f44dfdeebed37d20″/> di dalam bagian <head> di menu Template > Edit HTML di blogger atau blogspot.
  3. Klik verifikasi pada halaman verification situs mywot.com.
Verifikasi kepemilikan tarjiem di mywot.com

Verifikasi kepemilikan tarjiem di mywot.com

Jika mendapatkan tulisan “verified” maka itu artinya verifikasi kepemilikan sudah selesai di blogger atau blogspot. Jika masih bingung cara verifikasi myWOT.com untuk blogspot atau blogger lihat caranya di Can You Make Use of the Keywords Meta Tag in Blogger? lengkap beserta petunjuk gambarnya.

Lalu bagaimana verifikasi WOT di situs wordpress.org. Sebetulnya sama saja caranya. Hanya saja pada saat saya melakukan verifikasi meta tag dan html file, saya terus mendapatkan pesan gagal terus. Isi pesan gagal verifikasi dari Web of Trust yang saya dapatkan yaitu:

Pesan gagal verifikasi WOT dengan meta tag:

Sorry, we couldn’t find the required metatag or keyword. Please check and try again. Please see more instructions at https://www.mywot.com/wiki/Verify_your_website

pesan gagal atau eror verifikasi mywot dengan meta tag

pesan gagal atau eror verifikasi mywot dengan meta tag

Pesan gagal verifikasi WOT dengan html file:

Your server did not return a valid HTTP code (You returned 404 when you should have returned 200). Check the file (mywot97f442debed37dbb1420.html) exists and that it is not behind password authentication or hidden from public view. Please see more instructions at https://www.mywot.com/wiki/Verify_your_website

pesan gagal atau eror verifikasi mywot dengan html file

pesan gagal atau eror verifikasi mywot dengan html file

Saya sudah mengikuti petunjuknya dari halaman penjelasan Wiki mywot.com, namun tetap gagal terus. Padahal caranya tidak sulit sebenarnya, hanya tinggal memasukkan file html mywot ke dalam hosting kita. Kurang lebih cara melakukan verifikasi mywot untuk situs berbasiskan wordpress.com atau wordpress.org berdasarkan penjelasan wiki myWot.com yaitu:

Cara Verifikasi WOT di Blog WordPress

  1. Masuk ke halaman profile WOT di myWOT.com, pilih ‘My Sites’, lalu pilih ‘Verify’. Gunakan cara ‘Authentication method:’ dengan ‘Meta Tag’.
  2. Salin kode meta name < meta name=”wot-verification” content=”97f442debed31420″ / >
  3. Masuk ke halaman admin wordpress Anda.
  4. Dari Dashboard, buka Appearance > Editor dan pilih “header.php” pada tema (themes) yang digunakan saat itu.
  5. Taruh/tempelkan (paste) kode meta sebelum kode </head> lalu pilih “Update File”.
  6. Kembali ke halaman profile WOT dan pilih tombol ‘verify’.

Jika verifikasi berhasil maka tulisannya akan menjadi ‘verified’.

Verifikasi myWot.com dengan Bantuan Plugin WordPress ClaimIt

Alternatif lain cara paling mudah untuk verifikasi WOT di blog wordpress.org yakni menggunakan plugin wordpress ClaimIt.

Matikan terlebih dahulu (pause) CDN Cloudflare jika ingin verifikasi myWOT.com.

Hanya saja kasus yang saya alami tadi malam adalah, blog terjemahan saya menggunakan layanan CDN gratis dari Cloudflare . Jadi proses verifikasi wot gagal terus. Akhirnya saya coba mematikan terlebih dahulu (pause) cloudflare saya. Barulah berhasil proses verifikasi meta tag di myWOT.com dengan bantuan plugin ClaimIt.

Reputasi WOT tarjiem.com saat ini

Reputasi WOT tarjiem.com saat ini

Penting gak sih WOT itu?

Sebenarnya ini dikembalikan kepada masing-masing individu. Namun bagi diri saya sendiri, penilaian WOT itu tidak terlalu penting sekali. Alasannya adalah, proses penilaian Web of Trust (WOT) ini berdasarkan penilaian banyak orang atau artinya berdasarkan persepsi individu. Saya lihat beberapa website besar seperti cloudflare, mendapatkan penilaian yang buruk. Padahal situsnya tidak berbahaya, malah dianggap sebaliknya, ‘kurang bermutu’ katanya.

Menurut saya inti dari penilaian Web of Trust itu adalah apakah aman situs tersebut untuk dikunjungi. Lagi pula, jika situs tersebut ditampilkan di hasil pencarian google, maka jelas sekali setidaknya situs tersebut tidak dikenali mengandung virus atau malware. Terlebih lagi, tolak ukur aman tidaknya sebuah situs, valid (sahih) atau tidaknya sebuah situs, palsu atau asli sebuah situs, tidak hanya dari penilaian situs mywot.com saja, namun masih banyak indikator lain yang bisa digunakan. Google sendiri tentu tidak ingin ‘kecolongan’ dalam menyajikan situs yang tidak aman dalam hasil pencariannya bukan?

Leave a Reply