Pertimbangan Pemasangan Sertifikat SSL di WordPress

Sudah lama sekali saya ingin memasang sertifikat ssl di blog wordpress.org jasa penerjemah ini. Sebetulnya saya sudah membeli sertifikat ssl yang jenisnya PositveSSL di hosting namecheap. Hanya saja sampai saat ini saya belum berani memasang sertifikat ssl di blog terjemahan tarjiem.com ini. Padahal sayang kalau sertifikat ssl nya tidak dipakai. SSL sendiri adalah singkatan dari secure socket layers.

SSL adalah Secure Socket Layers (gambar:parsdata.com)

SSL adalah Secure Socket Layers (gambar:parsdata dot com)

Berbagai Pertimbangan Jika Ingin Memasang Sertifikat SSL di WordPress

Rujukan yang membuat saya sedikit bingung dalam hal SSL adalah rujukan dari situs yoast.com yang berjudul “Moving your website to https / SSL: tips & tricks“. Pada tulisan akhir petunjuk bagaimana memasang sertifikat ssl di blog yang menggunakan mesin wordpress, sang penulis yang sekaligus pembuat plugin yoast untuk wordpress membuat kesimpulan. Berikut kutipan aslinya dalam Bahasa Inggris:

If you’re a web shop or otherwise transactional website you probably already have SSL for your checkout. If so, moving your entire website to https makes a LOT of sense to me, it’s probably actually easier to maintain and makes sure that you’re doing everything to make sure your SSL traffic (and thus the most important section of your site) is as fast as possible.

 

If you’re a purely informational website you might not need to make the move, but if some of that information could be privacy sensitive, I think it’d be a good idea to implement SSL anyway.

Berdasarkan penjelasan Joost de Valk di atas, maka saya mengambil dua kesimpulan.

Kesimpulan Sertifikat SSL

  1. Sertifikat ssl lebih cocok jika digunakan bagi situs atau blog yang memiliki transaksi keuangan. Seperti transaksi dengan metode pembayaran dengan paypal, seperti toko online atau istilah lainnya adalah toko daring.
  2. Jika blog atau situs kita sama sekali tidak ada transaksi keuangan yang dilakukan melalui blog kita secara langsung maka tidak perlu kita menggunakan sertifikat ssl. Liat penjelasannya di paragraf ke dua kutipan di atas.

Kesimpulan tersebut juga didukung oleh hosting dhyhost saya sebelumnya dan beberapa penyedia jasa hosting lainnya.

Pertimbangan Pemasangan Sertifikat SSL di WordPress(gambar: websitewebhosting dot net)

Pertimbangan Pemasangan Sertifikat SSL di WordPress(gambar:
websitewebhosting dot net)

Sertifikat SSL Memengaruhi SEO

Informasi ini sudah lama sekali beredar. Google sendiri menyebutkan kalau pemasangan sertifikat ssl dapat memiliki pengaruh dalam algoritma google khususnya pada seo di dalam halaman (on page seo). Google sendiri setidaknya mempertimbangkan blog yang menggunakan sertifikat ssl sejak 6 Agustus 2014. Lihat sumbernya di sini:

Risiko Besar Mengganti HTTP menjadi HTTPS dengan Sertifikat SSL

Memang mengganti alamat blog dari http menjadi https dengan menggunakan sertifikat ssl dapat memberikan ‘apa yang diinginkan oleh google’. Hanya saja hal ini bukannya tidak ada risiko. Risiko utama dan yang cukup banyak kemungkinan memberikan pengaruh pada blog kita adalah hilangnya atau berkurangnya pengunjung blog untuk sementara waktu, khususnya yang datang dari mesin pencarian. Hal ini disebabkan karena berubahnya alamat blog yang semulanya menggunakan http, begitu memasang sertifikat ssl, maka alamat blognya menjadi berubah, maka menjadi .

Berikut ini tulisan dalam Bahasa Inggris yang mungkin menjelaskan lebih lanjut tantangan yang akan dihadapi apabila mengganti http menjadi https. Tentu saja risiko ini akan lebih besar jika blog tersebut telah memiliki jumlah tulisan yang cukup banyak. Tulisannya berjudul “WordPress SSL Settings and How to Resolve Mixed Content Warnings“. Terlebih lagi di dalam tulisan yoast di atas, di sana sempat disinggung soal terpengaruh jumlah perhitungan sinyal media sosial pada saat kita memasang ssl.

Cara kerja https dan ssl (gambar:powersolution dot com)

Cara kerja https dan ssl (gambar:powersolution dot com)

Karena itu pada saat akan memasang sertifikat ssl, kita harus siap dan memperhitungkan beberapa pertimbangan. Menurut saya, risiko mengganti http menjadi http (memasang sertifikat ssl), risikonya tidak sebesar pada saat kita mengganti alamat permalink blog atau mengganti tema tampilan blog. Semoga saya bisa secepatnya memasang sertifkat ssl di blog terjemahan ini. #aamiin

Leave a Reply