Parah bin Bahaya, Hati-Hati Pasang Sertifikat SSL

Pagi ini saya agak terkejut dengan indeks google webmaster saya. Setelah sebelumnya saya memberitahu bahayanya mengubah http ke https atau redirect http di tulisan ini, sekarang ini malah lebih bahaya bin parah. Gawat. Semua indeks saya hilang di google. Langsung saja lihat gambar di bawah ini. Sama sekali blog terjemahan ini tidak dikenali oleh mesin pencari terbesar google.

Indeks google webmaster tools nol

Indeks google webmaster tools nol pagi ini.

Itu asli parah. Kalau begini terus sampai siang hari atau sampai seminggu lamanya, ini tanda-tanda blog jasa penerjemah ini kena deindex atau sandbox (atau apalah itu istilahnya) yang pada intinya tidak dikenali lagi oleh google.

Indeks google turun 50%

Indeks google turun 50%. Indeks 1 atau 2 hari yang lalu. Masih ada.

Bagi seorang narablog atau blogger, sebenarnya kejadian ini salah satu yang cukup dikhawatirkan atau ditakuti. Bayangkan saja, setelah kita membangun blog selama beberapa tahun lalu tiba-tiba blog kita tidak ada di mesin pencarian terbesar google. Itu sama saja toko daring (online) yang dimiliki tiba-tiba ditutup dan dilempar jauh-jauh dari dunia maya.

Indeks hilang kabeh.

Indeks hilang kabeh.

Semoga ini hanya gejala lantaran kemarin saya mengubah semua tautan saya dari http ke https saja. Lantaran kemarin menggunakan plugin broken link checker untuk mengubahnya, hosting namecheap saya juga down beberapa kali. Asli saya cukup kecewa dengan hosting namacheap pada waktu itu. Apalagi ditambah dengan deindex ini.

Namun pada saat saya memeriksa di penjelajah saya, dan mencari kata kunci “tarjiem” di google saat ini, blog saya masih ditemukan. Saya cuma berharap ini hanya proses indeks ulang olah laba-laba google saja. Bukan gejala blog sedang “koma”. Semoga cepat sembuh lapak jasa terjemahan saya ini. #aamiin

10 Comments

  1. moch fadhil 28 Juli 2016 08:35
    • Ridha Harwan 20 Agustus 2016 15:14
  2. Maman 11 November 2015 19:22
    • Ridha Harwan 13 November 2015 08:51
  3. Sucipto 20 Juni 2015 07:42
    • Ridha Harwan 25 Juni 2015 15:34
  4. hendri hendriyana 15 Mei 2015 15:11
  5. Sucipto Kuncoro 15 Mei 2015 11:00
    • Ridha Harwan 15 Mei 2015 21:52

Leave a Reply