Efek SEO Tantangan 30 Hari Menulis di Blog

Sedikit efek seo yang terjadi pada saat saya menyelesaikan tantangan 30 hari Menulis di blog jasa penerjemah Inggris Indonesia tarjiem.com saya ini. Saya melakukan tantangan 30 hari menulis tanpa henti ini pada bulan Januari 2015 yang lalu. Istilah lain untuk tantangan 30 hari menulis tanpa henti ini yakni “satu hari satu artikel” atau dalam Bahasa Inggrisnya “One Day One Article“. Selain itu ada juga yang menggunakan istilah 31 hari menulis tanpa henti. Beda satu hari saja.

Sebenarnya saya juga tidak sengaja mengikuti tantangan 30 hari menulis di blog nonstop ini. Niat sebenarnya hanya ingin mencoba sedikit bereksperimen terkait bahasan teknik seo (search engine optimization). Apalagi saya juga sempat membahas soal Membedah Ilmu SEO Ala Matt Cutts. Dalam tulisan tersebut saya juga menyebutkan soal tantangan 30 hari menulis tanpa henti di blog.

Jumlah Tulisan 30 Hari Menulis Nonstop

Cukup banyak tulisan yang saya hasilkan bulan Januari 2015 yang lalu. Kurang lebih ada sekitar 37 artikel. Setiap hari saya berhasil menerbitkan minimal satu tulisan baru. Tulisan baru tersebut saya atur untuk publikasi di waktu subuh atau pagi hari sekitar pukul 4-5 pagi. Kalau ada 2 tulisan maka tulisan yang satu lagi satu atur untuk muncul sekitar pukul 8-10 pagi.

Metode penulisan artikel yang saya gunakan adalah menulis apa yang ada dipikiran saya. Dengan metode tersebut saya merasa bebas menulis apa saja yang saya inginkan. Namun sesekali saya mencoba menulis dengan cara menulis artikel seo. Disebabkan waktu yang dibutuhkan untuk menulis artikel seo itu cukup lama maka saya lebih banyak memilih menulis mengalir apa adanya atau dengan kata lain ‘kejar setoran’.

Efek SEO Setelah Mengikuti Tantangan 30 Hari Menulis Nonstop

Pengunjung Meningkat 100 Persen

Berhubung pembahasan seo itu terlalu lebar maka untuk sementara ini saya hanya berani menyimpulkan kesimpulan di atas. Rata-rata jumlah kunjungan harian saya meningkat 100%. itu hanya kesimpulan awal saja. Kesimpulan saat saya menulis tulisan ini. Sebuah cita-cita yang paling diharapkan oleh saya dan para blogger tentunya.

Sebenarnya jika ingin kesimpulannya lebih ‘valid’ mungkin setelah mengikuti tantangan 30 hari menulis, maka tidak ada lagi artikel baru yang dipublikasikan setelah tantangan satu hari satu artikel ini. Tidak ada pula ada tautan balik atau backlink. Berhubung beberapa rekan blogwalking ada yang protes saya tidak ada tulisan baru, maka saya coba buat saja tulisan ini. :D

Laporan tantangan 30 hari menulis di blog

Perkembangan kunjungan bulan Januari-Februari 2015

Gambar di atas diambil dari histats.com. Terlihat di tanggal paling kiri yakni jumlah kunjungan rata-rata di awal Januari 2015. Yakni pada saat saya mulai melakukan 30 haru menulis tanpa henti. Kemudian dilanjutkan rata-rata jumlah kunjungan mingguan blog jasa penerjemah bahasa ini. Terlihat jelas kalau selama 2-3 minggu belakangan ini jumlah grafik pengunjung mengalami kestabilan walaupun saya tidak terlalu sering menerbitkan artikel baru lagi di bulan bulan Februari 2015. Yaitu setelah menyelesaikan tantangan 30 hari menulis di blog tanpa henti.

Efek SEO Antara Menulis SEO Dengan Tidak Menulis SEO

Bagi saya, definisi sederhana dari menulis seo itu adalah menulis apa yang dicari oleh para pengunjung yang datang ke blog kita. Sedangkan tidak menulis seo artinya adalah kita menulis apa saja yang ingin kita tuliskan. Kita tidak terikat dengan 13 parameter ciri-ciri tulisan yang baik versi yoast ini.

Antara On Page SEO Dengan Tantangan 30 Hari Menulis nonstop

Definisi sederhana versi saya mengenai on page seo itu adalah definisi menulis seo di atas. Kesimpulan awal saya terkait seo dan 30 hari menulis tanpa henti ini yakni menulis dengan cara seo masih berpengaruh banyak dan berperan besar mendatangkan pengunjung dibandingkan kita hanya melakukan 30 hari menulis nonstop.

Saat saya melakukan tantangan 30 hari menulis tanpa henti bulan lalu, beberapa kali saya menerbitkan sekitar 1 hingga 3 artikel dengan metode penulisan seo. Hasilnya, tulisan seo tanpa backlink tersebut lebih banyak mendatangkan pengunjung dibandingkan tulisan-tulisan yang saya tulis ‘mengalir begitu saja’.

Kesimpulan Awal Mengenai Tantangan 30 Hari Menulis di Blog Tanpa Henti

Ini adalah kesimpulan hasil pemikiran dan eksperimen saya pribadi di blog jasa penerjemah Inggris Indonesia saya ini. Tentu beda beda karateristik blog, beda juga variabel seo yang dimilikinya.

  1. Rata-Rata Pengunjung Harian Meningkat dan Stabil

    • Dengan melakukan tantangan 30 hari menulis di blog tanpa henti kita bisa meningkatkan kunjungan rata-rata harian para pengunjung. Selain meningkat yang lebih penting lagi adalah stabil. Tanpa di diperbarui lagi blog kita mendapatkan pengunjung yang stabil.
  2. Lebih Efektif Menulis SEO Dibandingkan Menulis 30 Hari Tanpa Henti

    • Jika dikaitkan dengan pembahasan seo, bagi saya menulis seo lebih banyak berpengaruh mendatangkan pengunjung (secara instan) dibandingkan kita menulis 30 hari tanpa henti dengan metode mengalir apa adanya. Namun tidak berarti menulis mengalir apa adanya tanpa memperhatikan parameter tulisan seo juga tidak bagus. Malahan teknik menulis terus tanpa henti ini bagus juga. Hanya saja mungkin cara ini efek seo-nya tidak muncul secara seketika. Butuh waktu.

Bagaimana, ada yang tertarik mengikuti tantangan 30 hari menulis di blog? Setelah itu mungkin hasil atau efek seo tantangan 30 hari menulis di blog tanpa henti juga bisa diceritakan di sini. :)

61 Comments

  1. Achmad situsaya com 13 Maret 2015 14:58
    • Ridha Harwan 17 Maret 2015 11:12
  2. Daniel 26 Februari 2015 15:50
    • Ridha Harwan 2 Maret 2015 14:43
  3. Muhammad Nuhan Nahidl 25 Februari 2015 05:44
    • Ridha Harwan 26 Februari 2015 15:12
  4. Daniel 23 Februari 2015 13:26
    • Ridha Harwan 26 Februari 2015 15:06
  5. ilmudes 20 Februari 2015 07:35
    • Ridha Harwan 20 Februari 2015 10:08
      • ilmudes 27 Februari 2015 14:10
        • Ridha Harwan 2 Maret 2015 14:48
  6. uang gratis dari whaff android 20 Februari 2015 06:57
  7. bengkel blogger 19 Februari 2015 13:07
    • Ridha Harwan 20 Februari 2015 10:04
  8. Alris 18 Februari 2015 22:34
  9. fatahillah 18 Februari 2015 16:18
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:17
  10. Beby 18 Februari 2015 10:24
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:16
  11. Muhammad Nuhan Nahidl 18 Februari 2015 09:30
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:14
  12. Ai Wida 18 Februari 2015 08:56
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:13
  13. yanto cungkup 18 Februari 2015 00:16
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:11
      • yanto cungkup 18 Februari 2015 20:27
        • Ridha Harwan 20 Februari 2015 10:00
  14. buret 17 Februari 2015 23:18
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:08
  15. info-menarik.NET 17 Februari 2015 21:12
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:07
      • info-menarik.NET 18 Februari 2015 20:26
  16. ayusaritem blgospot 17 Februari 2015 17:49
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:02
  17. bengkel blogger 17 Februari 2015 17:11
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:02
  18. Indi Sugar 17 Februari 2015 16:35
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:01
  19. fatahillah 17 Februari 2015 15:07
    • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:00
  20. muzi 17 Februari 2015 11:13
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:51
  21. muzi 17 Februari 2015 10:55
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:50
  22. wongcrewchild 17 Februari 2015 06:49
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:48
  23. Ramadani Idaham 16 Februari 2015 21:43
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:30
  24. Achmad Muharya 16 Februari 2015 21:20
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:29
  25. Mas Dory 16 Februari 2015 21:16
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:28
  26. sucipto kuncoro 16 Februari 2015 20:21
  27. mitradetik 16 Februari 2015 15:32
    • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:21
      • ziuma 17 Februari 2015 19:52
        • Ridha Harwan 18 Februari 2015 18:05

Leave a Reply