Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Menulis Artikel (seo)

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menulis sebuah artikel?

Sebenarnya jawaban ini sudah ada di jurnal-jurnal ilmiah internasional. Namun saya tidak ingin mencarinya karena ini juga bukan bahasan ilmiah. Biarlah ini menjadi artikel ringan, terlebih yang doyan baca tulisan-tulisan yang judulnya seo-seo (terus).

Kalau dia seorang blogger maka jelas dia tahu berapa lama dia membutuhkan waktu untuk menulis sebuah artikel. Saya pribadi jika pikiran sedang lancar maka total waktu yang dibutuhkan untuk menulis sebuah artikel ringan seperti ini yakni totalnya sektiar 1 jam. Itu sudah termasuk mencari gambar pendukung dan mencari rujukan jika diperlukan. Artikel ringan yang saya maksudkan adalah artikel yang jumlah katanya sekitara 300-500 kata.

Nah itu adalah artikel biasa.

Bagaimana jika itu adalah sebuah artikel seo?

Ahli seo foto dari pixa bay

Seo dan google

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menulis sebuah artikel seo?

Jawabannya cukup lama, hampir 2-5 jam. Tergantung kita ingin menulis tentang apa dan seberapa besar variasi kata kunci yang ingin dimasukkan.

Saya pernah menulis sebuah artikel yang jumlahnya lebih dari >700 kata. Mungkin hampir 900-1.000 kata. Artikel itu lengkap dengan banyak gambar dan beberapa tautan keluar.

Masalahnya waktu yang saya butuhkan untuk menulis artikel tersebut bukan dalam satu waktu. Sepertinya saya menulis artikel itu hampir 3 hari. Hal yang membuat lama itu adalah riset kata kuncinya. Memasukkan ragam variasi kata kunci ke dalam artikel tersebut. Belum lagi berusaha membuat artikel itu tetap enak dibaca.

Hasilnya?

Saya bersyukur satu artikel tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar dari mesin pencari di dalam situs jasa penerjemah Inggris Indonesia saya ini.

Menulis artikel itu membuat perut lapar

Percaya atau tidak menulis artikel itu kadang bisa membuat perut menjadi lapar. Bahkan membuat perut tidak terasa lapar. Istilahnya lupa makan. Mungkin hal ini disebabkan oleh banyaknya energi di kepala yang disalurkan ke dalam papan ketik. Padahal mengetik itu kerjanya hanya duduk saja. Itulah mengapa banyak yang bilang kalau menulis itu sulit karena butuh energi dan ide untuk menulis.

Pilihan untuk menulis artikel biasa atau artikel seo

Sebenarnya bagian ini bisa dibuat menjadi sebuah artikel lagi. Namun untuk saat ini biarlah menjadi bagian sub judul dalam artikel ini. Pilihan untuk menulis artikel seo atau artikel “apa adanya” tentu hal ini terserah penulis sendiri. Tergantung pilihan dan tujuan apa ia untuk menulis.

Saya pribadi untuk saat ini lebih cenderung untuk menulis apa adanya terlebih dahulu. Menulis tanpa hambatan. Biarlah ide-ide untuk menulis artikel-artikel yang seo friendly itu nanti saja. Butuh waktu yang lama untuk menulis sebuah artikel yang bisa dibilang enak di laba-lama mesin pencari namun kadang sulit dipahami oleh pembaca. Jika masih penasaran bagaimana cara menulis artikel yang seo itu, coba lihat tulisan “ciri-ciri tulisan seo versi yoast“. Ingin sekali menulis bagaimana menulis artikel yang seo itu versi saya. Namun saya sadar itu membutuhkan waktu dan perbahasan yang cukup panjang. Karena itu saat ini saya lebih cenderung menulis artikel yang ringan-ringan saja terlebih dahulu.

27 Comments

  1. Achmad Fazri 5 Februari 2015 17:21
    • Ridha Harwan 8 Februari 2015 08:06
  2. eyuana 5 Februari 2015 01:05
    • Ridha Harwan 5 Februari 2015 14:43
      • eyuana 5 Februari 2015 17:05
        • Ridha Harwan 8 Februari 2015 08:04
  3. fidah shah 30 Januari 2015 07:35
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:25
    • Ibrahim Lubis 15 Februari 2015 23:21
  4. buret 30 Januari 2015 06:32
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 07:05
  5. ibrahim lubis 29 Januari 2015 23:02
  6. Muhammad Nuhan Nahidl 29 Januari 2015 21:03
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 07:02
  7. mitradetik 29 Januari 2015 19:03
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 07:00
  8. Sucipto Kuncoro 29 Januari 2015 15:15
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 06:59
  9. yanto cungkup 29 Januari 2015 13:44
  10. wiki 29 Januari 2015 11:02
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 06:44
  11. Mas Dory 29 Januari 2015 08:43
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 06:43
      • Mas Dory 31 Januari 2015 03:37
        • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:43

Leave a Reply