Sulitnya Membeli Themes di ThemeForest.net

Beberapa minggu yang lalu saya membeli tema (themes) di pasar envato market.envato.com khususnya di themeforest.net. Tema yang saya beli adalah model landing page kurang lebih halaman proposal jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Bisa juga diterjemahkan menjadi halaman pembuka. Namun jika melihat fungsinya maka menurut saya yang lebih tepat adalah halaman proposal.

Saya sudah mencoba mencari landing page karya anak negeri, Indonesia. Namun saya belum menemukan “lapak” yang menjual landing page dalam Bahasa Indonesia. Akhirnya setelah sudah lama mengincar ingin mencoba membeli sebuah tema di themeforest.net, maka saya coba-coba mencari landing page di pasar envato lebih tepatnya di themeforest.net sebagai “anak perusahaannya”.

logo envato market

Logo Envato Market

Sengaja saya memilih belanja di envato melalui anak situsnya themeforest. Karena tempat ini merupakan salah satu pasar barang-barang digital di terbesar di dunia maya. Di sini kita bisa menemukan berbagai macam kebutuhan para blogger. Macam-macam sekali.

Begitu saya mencari saya mencari landing page di themeforest.net, banyak sekali landing page yang dijual. Hampir ratusan. Saya sendiri jadi kebingungan memilihnya. Walaupun sudah ada fasilitas penyaringnya, namun tetap saja masih banyak yang harus disaring. Akhirnya saya pilih dari harga yang menengah ke atas, berpatokan dari jumlah penjualan yang terbanyak, favorit, dan penilaian kepuasan yang terbanyak.

Setelah saya mencoba menghubungi sebuah seorang penjual landing page (author) pilihan saya, akhirnya jawaban yang saya terima cukup cepat. Tiga kali pertanyaan saya dijawab dalam waktu kurang dari 24 jam di kolom komentar “lapak” landing page-nya.

Proses Pembelianya Tidak Sulit

Sebelumnya saya sudah menyiapkan sejumlah uang di akun paypal saya. Saya biarkan dulu beberapa hari uang tersebut di akun paypal saya sambil menunggu respon jawaban mengenai landing page incaran saya. Saya juga baru membuat akun di envato. Setelah selang satu minggu dan dana di paypal saya sudah siap maka jadilah saya membeli landing page pilihan saya.

Cabang-cabang (perusahaan) situs envato

Cabang-cabang (perusahaan) situs envato

Proses pembeliannya hanya dalam hitungan menit bahkan detik. Begitu saya mengklik tombol “beli” maka seketika itu saya mengkonfirmasi ke akun paypal saya untuk menyetujui pembelian dengan memasukkan sandi paypal milik saya. Selesai.

Begitu selesai, muncullah sebuah daftar “jajanan” saya di envato. Di samping itu langsung muncul tombol “unduh” di samping keterangan daftar barang digital yang baru saya beli.

Kebijakan Envato Yang membuat Sulitnya Belanja di Themeforest

Pada saat saya selesai membeli tema landing page pilihan saya dan menggunakannya langsung, muncullah beberapa kesulitan kecil. Sebenarnya kesulitan ini tidak akan muncul apa bila saya paham tentang bahasa pemograman (prgramming). Contoh bahasa pemograman yakni html, css, php, javascript, jquery dsb. Saya pun mencoba menghubungi penjual landing page saya. Di sinilah saya baru sadar sebuah kebijakan yang membuat saya berpikir ulang lagi jika ingin membeli barang-barang digital di envato atau themeforest.net.

Authors on our sites are not obligated to provide support, however most do. You will be able to tell if an author provides support by looking at their “support” tab on their item page.

Sumber: How do I get support for a theme or item I’ve purchased? https://help.market.envato.com/hc/en-us/articles/202500424-How-do-I-get-support-for-a-theme-or-item-I-ve-purchased-

Sumber tautan di atas tidak ditemukan, alternatif tautan lain lihat http://themeforest.net/comments/9058234 atau http://themeforest.net/comments/9058234, http://graphicriver.net/forums/thread/i-need-webinane-support-asap/145335?page=1&message_id=1138968#1138968

Jika diterjemahkan salah satu “pasal” kebijakan envato di atas kurang lebih versi saya yakni:

Penjual (Authors) di tempat kami tidak wajib memberikan bantuannya kepada para pembeli. Namun kami sangat menekankan itu adalah sebuah keharusan. Anda (pembeli) dapat menemukan kebijakan para penjual dalam membantu para pembelinya di bagian bilah “support” pada barang dagangannya.

Begitu saya sadar akan hal ini saya langsung lemas tanpa penuh harap.

Dampak Kebijakan Envato atau Themesforest.net

Berdasarkan sebuah kalimat envato di atas maka dampaknya adalah:

1. Kebijakan satu arah

Saya pikir sekelas pasar envato cukup bijak menanggapi hal ini. Memang terkesan envato (sebagai “perantara”) membuat kebijakan yang seimbang bagi penjual dan pembeli (dan bagi envato juga). Namun Saya mengartikan kebijakan di atas hanyalah sebuah kebijakan satu arah yang sedikit “mengamankan” penjual dan envato sebagai perantaranya.

2. Penjual “lepas tangan”

Bagi penjual di envato tentu hal ini bisa menjadi sebuah sikap “lepas tangan” dari apa yang dijual. Karena envato sendiri sudah mengatakan demikian. Hal ini akan menyulitkan seorang pembeli seperti saya yang masih membutuhkan banyak pertanyaan untuk dijawab. Transaksi sudah selesai. Kebijakan refund (pengembalian dana) tidak mungkin. Poin kebijakannya berbeda.

Surat balasan envato. Disuruh sabar.

Surat balasan envato setelah saya “protes” kebijakannya. Disuruh sabar.

3. Tidak perlu “Excellent Service”

Ini poin yang paling membuat saya sebagai pembeli tidak bisa banyak “protes”. Akibat “tidak perlunya” layanan pelanggan, maka akhirnya sebuah pertanyaan saya yang remeh baru dijawab 3-5 hari. Saya pribadi tidak bisa berkomentar akan hal ini akibat kebijakan di atas.

4. Susah Memberi Penilaian (Rating)

Awalnya saya ingin memberikan penilaian buruk sekali terdapat penjual saya ini. Namun tampaknya alasan akan “support” yang jelek tidak bisa menjadi alasan dalam pembelian rating. Ingin sekali saya membeli penilaian bintang satu, namun saya khawatir nantinya pertanyaan-pertanyaan lanjutan saya tidak dijawab oleh penjual.

Kesimpulan Jika Ingin “Jajan” di Envato atau Themeforest.net

Yakinkan diri jika ingin membeli di sini. Karena setelah kita beli tidak ada jaminan kita akan akan dibantu oleh sang penjual dalam menggunakan barang yang baru saja kita beli. Masih banyak alternatif tempat penjual barang digital. Saran saya.

1. Jangan sampai salah pilih penjual

Ada ribuan penjual yang bagus di envato, jangan salah pilih. Namun dikarenakan banyaknya penjual di sini, maka kitalah yang jadi kesulitan menyaring siapa penjual yang baik hati dan tepat.

2. Pahami di mana posisi kita

Jika kita seorang yang tidak begitu paham yang akan kita beli, hati-hati. Namun jika orang yang begitu paham (pemograman) apa yang akan kita beli maka mungkin apa yang terjadi pada saya tidak perlu terjadi.

3. Tidak ada salahnya memilih produksi dalam negeri

Saya sudah beberapa kali membeli barang digital. Mungkin di envato yang pertama kali saya beli dari penjual luar negeri. Walaupun itu produksi dalam negeri, saya tidak kecewa dengan hasilnya. Salah satunya adalah tema yang saat ini saya gunakan, flatsimplebingit produksi kentooz.com aka. Mas Gian. Namun sayangnya, untuk barang incaran landing page yang ingin saya beli saya belum menemukan penjual dari dalam negeri.

Sekian.

—Diperbarui per Jan 2016—

Themeforest sekarang melakukan kebijakan baru soal dukungan bagi para pembeli. Harus ada biaya tertenu yang dikeluarkan jika ingin terus mendapatkan bantuan (support).

35 Comments

  1. Rianti 15 April 2016 11:49
    • Ridha Harwan 5 Mei 2016 19:25
  2. M. Riza Ubaidillah 16 Maret 2016 22:42
    • Ridha Harwan 17 Maret 2016 11:12
  3. Rizal Ziz 27 Oktober 2015 19:04
    • Ridha Harwan 31 Oktober 2015 06:52
  4. was-was 26 Juli 2015 21:19
    • Ridha Harwan 27 Juli 2015 06:14
  5. Fatah 25 Maret 2015 18:20
    • Ridha Harwan 31 Maret 2015 03:06
  6. Wahab Saputra 18 Februari 2015 18:25
    • Ridha Harwan 20 Februari 2015 09:59
  7. Beby 2 Februari 2015 01:21
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:54
  8. Mas Dory 31 Januari 2015 02:28
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:42
      • Mas Dory 4 Februari 2015 05:13
        • Ridha Harwan 5 Februari 2015 14:37
  9. mitradetik 30 Januari 2015 15:31
  10. Sucipto Kuncoro 30 Januari 2015 13:37
    • Sucipto Kuncoro 30 Januari 2015 22:10
      • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:39
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:30
  11. buret 30 Januari 2015 12:11
    • buret 30 Januari 2015 12:55
      • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:30
  12. ilmudes 30 Januari 2015 10:07
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:29
  13. Marnes Kliker 30 Januari 2015 09:20
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:29
  14. eyuana 30 Januari 2015 05:38
    • Ridha Harwan 30 Januari 2015 07:04
  15. Ramadani Idaham 30 Januari 2015 04:46

Leave a Reply