Select Page

Sebuah Tulisan SEO, Arti 700 Kata

Sebuah Tulisan SEO, Arti 700 Kata

Lanjut…

Sebuah tulisan seo seri arti 700 kata ini merupakan artikel penutup dari dua seri artikel saya yang sebelumnya dengan judul arti 200-300 kata dan arti 400-500 kata.

Biar enak, saya mau mengambil contoh tulisan artikel 700 kata ini dari contoh yang agak ekstrim. Saya ambil contohnya dari facebook fanspage Pak SBY. Beliau hanya sesekali membuat status di facebook fanspage, namun begitu sekali saja beliau menampilkan status terbarunya, langsung ribuan jempol terkirim.

Pernahkah kita membayangkan kalau kita hanya cukup menulis seminggu satu kali saja agar blog kita eksis di internet. Saya pribadi pernah merasakan hal ini. Walaupun memang jumlah kunjungannya tidak terlalu banyak. Namun setidaknya saya pernah merasakan periode di mana saya hanya perlu menulis 1-3 buah artikel per bulan dan sasaran frasa kunci yang saya tuju tetap apik menampilkan halaman blog saya, jasa terjemahan ini.

Ilustrasi menulis

Ilustrasi menulis

Beratnya Teknik Penulisan Artikel SEO 700 Kata

Bagi yang belum terbiasa menulis, memang di awal-awal teknik sebuah tulisan seo sebanyak 700 kata ini berat sekali. Namun percaya atau tidak, cara ini merupakan cara yang cukup efektif jika kita memilih hanya sesekali membuat tulisan. Namun pastikanlah kalau tulisan ini adalah tulisan yang bobotnya seberat banyaknya jumlah kata dalam tulisan tersebut.

Arti 700 Kata itu Ilmiah

Jika kita ingin menggunakan teknik penulisan deskriptif (penjelasan saja), maka menurut saya hal ini akan sulit sekali diterapkan dalam rangka mencapai 700 kata. karena itu, jika kita ingin menulis sebuah tulisan seo yang mengandung 700 kata maka sebaiknya kita menulis hal-hal yang betul-betul hal tersebut kita kuasai. Karena semakin kita menguasai hal tersebut maka semakin banyak aliran kata yang akan muncul di dalam artikel tersebut.

Cara Penulisan Sebuah Tulisan SEO 700 kata

Misalnya, jika kita ahli dalam bidang audio video, maka coba sajikan sebuah tulisan menarik mengenai cara-cara mencari uang dengan modal kemampuan audio dan video. Berikan 5 poin yang cukup menarik untuk para pembacanya. 1 poin 100 kata atau 2 paragraf saja itu sudah cukup. Sisanya pembuka dan penutup.

Alternatif lain yang ringan adalah menyajikan tulisan dalam bentuk reportase. Namun kita harus pandai menyajikan penulisan reportase ini agar pembaca tidak bosan pada saat memasuki sebuah tulisan seo 300-400 kata di pertengahan artikel. Trik sederhana agar tidak bosan adalah, masukkan gambar-gambar yang menarik dalam reportase tulisan kita.

Besarnya Kesempatan Variasi Kata Pencarian Dalam Sebuah Penulisan Artikel SEO 700 kata

Sebenarnya saya paling suka menulis artikel panjang. Namun saya menyadari kalau jumlah pembaca yang hobi membaca tulisan panjang itu tidak sebanyak para pembaca yang suka membaca artikel-artikel pendek atau artikel yang kurang dari 400 kata. Padahal semakin banyak kita menghasilkan jumlah kata dalam sebuah artikel dengan topik pembahasan tertentu maka kesempatan artikel yang kita miliki itu akan semakin besar menjaring lebih banyak variasi kata kunci untuk topik bahasan kita. Belum lagi artikel 700 kata ini akan menambah indikator lamanya pengunjung main ke blog kita.

Semoga rangkaian seri jumlah kata dalam sebuah artikel, khususnya bagi yang ingin hobi berburu halaman pejawan.

About The Author

Ridha Harwan

Penjual jasa penerjemah Inggris Indonesia. Selengkapnya...

41 Comments

  1. Derry

    Salah satu kesulitan nulis artikel panjang sebetulnya *menurut saya* adalah bagaimana membuatnya lebih menarik karena ga banyak orang yg suka baca artikel terlalu panjang dan kalau buat saya kayanya lebih enak nulis yg disukai/dicari pembaca daripada search engine

    Reply
    • Ridha Harwan

      Iya betul. Sebenarnya di sanalah terjadi korelasinya (hubungannya). Seperti komentar salah satu di sini di kolom saya yang lain. Walaupun tulisan kita panjang namun pengunjung menyukai tulisan kita, bakalan dibaca habis tulisan kita. Pengunjung senang, mesin pencari juga senang, kita lebih senang. hehehe

      Reply
  2. ipah kholipah

    hmm engga sanggup deh kalo nulis 700 kata ..

    Reply
    • Ridha Harwan

      Masak sih Mbak. Bikin cerita ngalir saja.

      Reply
  3. Ana Sriwahyuni

    kalau sigabubgkan dengan artikel yang sebelumnya, 200, 400 dan 700 kata,, wah itu sudah sangat disenangi oleh search engine ya mas.. namun membuat artikel sebanyak untuk juga butuh pemikiran yang lumayan loh.. lumayan rumit

    Reply
    • Ridha Harwan

      Iya Benar banget Bu. Mangkanya lebih enak menulis yang kita sukai. Jadi gak terasa jumlah katanya sudah banyak sendiri.

      Reply
  4. buret

    saya mungkin lebih dari 700 mas, tapi rata-rata copas semua, hehe

    Reply
    • Ridha Harwan

      Iya, cuma kalau 100% copas, hati-hati saja dengan dmca. hehehe

      Reply
  5. wongcrewchild

    nggak betah nulis panjang2 mas, apalgi sampe 700 kata..

    padahal itu salah satu sarat agar tulisan memenuhi kriteria seo yg optimal ya mas..makasih, sekali2 perlu nyoba, klo bisa seterusnya :)

    Reply
  6. Achmad Muharya

    Kalo nulis segitu tapu pengunjungnya langsung komen tanpa baca kan sia-sia juga :D

    jangan-jangan artikel selanjutnya bikin tulisan 900-1000 kata lagi :D

    Reply
    • Ridha Harwan

      Enggak lah Mas. 700 kata itu sudah cukup panjang. Kalau sudah lebih dari itu, itu sudah tulisan ilmiah alias tulisan kelas berat amat.

      Reply
  7. santika

    seandainya dengan 700 kata dapat pasti nongkrong di page one, lebih baik bikin satu artikel seminggu sakali dari pada tiap hari bikin artikel tapi posisinya keluyuran entah kemana hehe

    Reply
    • Ridha Harwan

      Hahaa. Bisa banget loh teh. Ada caranya loh.

      Reply
  8. Penelusuran Artikel

    entah harus berapa lama untuk saya bikin artiel 700 kata :D . bisa2 harus hbisin rokok 1 bungkus + kopi 2 gelas deh kang heheh . .
    memang utk seo dari segi materi kayanya gmpang banget, tpi cara praktekinnya susah bener ( bagi saya yg masih nubi hehe )

    Reply
    • Ridha Harwan

      Hahaha, ntar bisa jadi malah tekor yah kalau rokok kopi habis banyak. Emang teorinya enak, mangkanya yang penting itu ‘action’.

      Reply
  9. Fatahillah

    nahh kalo saya sih suka diselipi gambar mas dalam artikel soalnya jika hanya tulisan kadang kurang indah bahkan puyeng bacanya :v dan lumayan berat juga yah nulis sampe 700 kata kalo saya mah gimana nyampenya aja :v

    Reply
    • Ridha Harwan

      Betul gak usah dipaksain untuk menulis. Kalau sudah selesai tidak usah ditambah-tambahin.

      Reply
  10. Beby

    Waaaa.. Kalok uda 700 kata sih nyeraaah :D

    Reply
    • Ridha Harwan

      Kok nyerah sih, tulis saja cerita perjalanan waktu libur. Panjang sendiri nanti tulisannya.

      Reply
  11. Mas Dory

    Membuat sebuah tulisan 700 kata yang sangat sarat dengan keyword (bukan mengulang-ulang keyword, namun memperbanyak kata kunci) dalam 1 artikel itu sangat sulit dilakukan jika kita tidak benar-benar paham topik tersebut. Ini mah sudah bukan kelasnya blogger pemula seperti saya, melainkan kelasnya master. Dan bagus juga mas Ridha Harwan mengungkap sedikit strategi master blogger dalam membuat artikel yang seo. :D

    Contoh nya kalau bisa jangan ambil Pak SBY, karena Beliau sebelum nya sudah sangat terkenal di masyarakat (gimana ndak terkenal, lha wong Beliau mimpin bangsa ini dua periode). Ini kalau ndak salah karena faktor Author rank ya Mas Ridha kalau di lihat dari sisi SEO. :D

    Reply
    • Ridha Harwan

      Yah enggak lah, Mas Dory. Kalau kita menguasai tulisan yang kita tulis, nanti mengalir sendiri tuh ratusan kata ke dalam artikel kita. Apalagi kalau lagi enak pikiran kita menulis. Ngebut banget dah nulisnya. Coba deh Mas Dory menulis tentang bidang Mas Dory, enak loh rasanya. :D
      Iya Mas Dory, sengaja saya ambil contohnya beliau, soalnya kalau contoh yang lain, saya mesti menjelaskan panjang lebar lagi. :D

      Reply
      • Mas Dory

        Kalau contoh yang di ambil saya sih rasanya berat mas Ridha, soalnya kalau saya nulis sesuai dengan bidang saya, rata-rata malah bikin kepala puyeng, rokok habis, kopi habis, dompet nipis. Weh tekor-tekor dah :D

        Reply
        • Ridha Harwan

          Hahaa, mulai dari yang kecil-kecil saja Mas Dory. Mulai dari yang ringan-ringan. Saya juga mau nulis di bidang saya, cuma harus siap-siap pembacanya semakin sedikit dan tingkat persaingannya juga semakin sedikit. Lebih lagi nanti blog kita bakalan dikenal dengan tema spesifik ini. :D

          Reply
  12. yanto cungkup

    yg jadi masalah menurut saya adalah semakin sedikit temen BW yg membaca artikelnya mas.karena nulis 300-400 kata saja udah banyak yg nggak membaca koq.terlihat dari komentar2nya.
    kalau saya pribadi sih enjoy aja karena setiap BW selalu menyempatkan membaca agar saya bisa berkomentar sesuai topik

    Reply
    • DESA CILEMBU

      hiyah saya setuju jika benar mang yanto, saya dan temen blogger lainnya selalu menyempatkan membaca artikel yang 300, 400 hingga yang berisi 700 kat dalam artikel itu.

      baca judul, tengah, dan buntutnya doang :D

      Reply
      • Ridha Harwan

        Hahaha, emang iya. Itu cara cepatnya. Pak. :D

        Reply
    • Ridha Harwan

      Iya Mas Yanto. Memang kadang kalau lagi malas bacanya, biasanya menggunakan beberapa cara untuk berkomentar. Paling enak sih cara membaca lompat-lompat saja, trus langsung berkomentar. hehehe

      Reply
  13. wiki

    kalo masalah seo sih saya belum terlalu faham mas.. tapi ini bisa menambah ilmu dalam meningkatkan seo pada artikel..

    Reply
    • Ridha Harwan

      Banyak mas ilmu seo, sampai puyeng ntar kita bacanya.

      Reply
  14. Renggo Starr

    Lumayan berat sih nulis 700 kata. Setidaknya menurut saya. Haha.

    Reply
    • Ridha Harwan

      Kalau sudah sering latihan enak loh nulis sebanyak 700 kata.

      Reply
  15. Marnes Kliker

    Wah saya mah kurang paham mas kalo ngomongin masalah seo mah, untuk penulisa juga saya mah gak ngitung-ngitung da saya mah gak ngarti atuh…selama nie saya mah cuma nulis semau saya aja :D

    Reply
    • yanto cungkup

      saya juga gitu mas,yg penting kita menikmatinya

      Reply
    • Ridha Harwan

      Mas Marnes Kliker kayaknya jam terbang bloggingnya sudah cukup banyak. Memang yang penting nulis saja. :)

      Reply
  16. Sucipto Kuncoro

    Berarti kalau nulis 700 kata tiap hari, semuanya tulisan bakal nongkrong di page one ya :D

    Blog ini kok bisa update terus sih, apa rahasianya? Blogwalking juga ada dimana-mana :-s

    Reply
    • Ridha Harwan

      Yah gak juga sih Mas, kalau tulisan itu alami bin berbobot memang besar kemungkinan akan muncul di halaman satu, tapi tergantung kata pencariannya juga. Dengan ada 700 kata maka itu memperbesar cariasi kata kunci dan kosa katanya.
      Blog ini lagi sering diupdate, harap maklum lagi kejar setoran. :D
      Saya sekarang mungkin mengakui status diri sebagai fulltime blogger. :D

      Reply
  17. DESA CILEMBU

    untuk memenuhi syarat SEO dengan berbagai hal yang sempurna tentu tidaklah mudah, apalagi kudu nulis sampai 700 kat, beurat dan susah kecuali paragraf satu di kopas dan lalu di taroh ditengah demikian seterusnya, maka 700 kata akan terpenuhi

    Reply
    • Fiu

      wah ,,,, klo hrus 700 kata si bisa ,,, tpi gak semua postingan … trgantung mud nya juga ,,, apalg sy bru belajar nulis ,,,hehe

      Reply
      • Ridha Harwan

        Iya emang kadang tergantung mudnya juga. Kalau sering latihan menulis nanti tidak sulit mencapai jumlah kata tertentu.

        Reply
    • Ridha Harwan

      Iya Pak, memang cara itu yang paling mudah. :D

      Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video

Loading...

Berlangganan

Ikuti Tulisan Kami

Ikuti Tulisan Kami

Setiap kali ada tulisan baru akan dikirim ke alamat ini.

Berhasil! Nantikan kabar terbaru dari kami.