Persiapan Migrasi Hosting ke Namecheap

Sudah dua minggu ini hosting iix kesayangan saya hampir “protes” kepenuhan. Ternyata kapasitas penyimpanan yang saya pilih kurang tepat. Seharusnya saya memilih kapasitas penyimpanan (disk space) sebesar 1 GB. Hingga saat ini kapasitas penyimpanan saya sudah mencapai 443,31 MB dari 500 MB yang disediakan.

Terima Kasih Dhyhost

Dhyhost sendiri merupakan jasa layanan hosting yang pertama kali yang saya kenal. Saya beruntung tidak salah memilih jasa layanan hosting. Padahal saya baru dan benar-benar baru mengenal hosting semenjak saya memutuskan migrasi dari blogspot ke wordpress. Semenjak awal memang layanan ini sudah banyak membantu saya dalam mengenal hosting. Terlebih lagi membantu migrasi situs saya dari blogger. Karena itu begitu saya selesai melakukan migrasi, saya dengan senang hati menuliskan artikel testimoni khusus untuk dhyhost.

Hosting dhyhost kepenuhan cpanel

Hosting dhyhost kepenuhan cpanel

Agak berat sih sebetulnya meninggalkan hosting yang server-nya (peladen dalam Bahasa Indoensia) berlokasi di Indonesia ini. Itu lantaran saya sudah suka dengan layanan yahoo messenger dari hosting dhyhost ini. Kalau ada kebutuhan yang mendesak atau pertanyaan-pertanyaan yang kecil, biasanya saya menggunakan layanan yahoo messenger. Kalau itu sudah pertanyaan yang menyangkut hal yang cukup penting saya langsung mengirimkan tiket bantuan.

Contoh penggunaan cpu usage yang tinggi

Contoh penggunaan cpu usage yang tinggi tarjiem.com

Sebuah hal yang menarik dari layanan hosting iix saya ini terjadi baru-baru ini. Tiba-tiba penggunaan cpu (cpu usage) shared hosting saya hampir 80%. Begitu saya kirim tiket selang 30 menit kemudian hasil analisisnya pun saya terima. Salut saya dengan hasil analisisnya yang membuat saya sadar ternyata memang setiap wordpress.org itu harus memasang plugin keamanan (security plugin). Semuanya saya tuangkan dalam tulisan “Gara-Gara Brute Force Longin Attack

Alasan Pindah Ke Hosting Namecheap

Awalnya saya membuat akun di namecheap karena saya akan menerima pengiriman domain dari akun namecheap lainnya. Namun begitu saya melihat harga paket value hosting namecheap di tahun pertama, saya langsung tertarik. Saya lihat harganya hanya berkisar di antara 100 ribuan atau USD $9,88. Itu sama saja seharga paket hosting USBis-2 saya saat ini yang memiliki kapasitas 5 GB (harga promo). Walaupun sedikit lebih mahal. Hanya saja, walau kapasitas penyimpanannya cukup besar (20 GB) namun kita hanya diizinkan menggunakan 3 domain tambahan (addon domain) saja. Ini yang menjadi masalah (berbeda dengan hosting bisnis dhy-2 saya). Apalagi nanti di tahun kedua dan seterusnya harganya menjadi sekitar USD $38,88.

Harga Value Hosting Namecheap

Harga Value Hosting Namecheap

Harganya Lagi Murah

Pertimbangan utama saya membeli hosting di namecheap yakni harganya murah untuk tahun pertama. Rencananya nanti pada saat momen blackfriday, saya akan berburu hosting murah. Menghindari harga hosting normal di namecheap pada tahun kedua.

Hosting Saat Ini Kepenuhan

Alasan lain kenapa saya pindah ke namecheap yakni ingin mendayagunakan hosting di namecheap. Sayang sekali kalau hosting yang sudah saya beli tidak dipakai. Selain tentunya karena hosting dhy-2 saya saat ini sedang kepenuhan. Saya juga sekaligus ingin mencoba seberapa besar saya bisa mendapatkan jumlah kunjungan dari paket value hosting namecheap ini.

Ada “Live Chat”Juga

Satu hal yang saya sukai dari namecheap adalah adanya fasilitas “live chat”. Jadi perbedaan layanan dengan dhyhost sebelumnya tidak terlalu berbeda. Sama-sama ada layanan obrol langsung. Tidak semua hosting menyediakan layanan obrol langsung ini. Selain itu saya sudah mencoba layanan tiketnya. Layananya juga bagus. Hanya hitungan jam, tiket awal saya sudah dibalas. Semoga hostingnya juga bagus.

Persiapan Pindah Hosting

Satu hal yang yang biasanya dikhawatirkan oleh para blogger adalah pengunjungnya menurun. Padahal penyebabnya banyak dan kita tidak selalu bisa memastikan apa penyebabnya. Sebenarnya saya juga khawatir pindah hosting bisa menyebabkan pengunjung blog jasa terjemahan Inggris Indonesia ini menurun. Namun setelah saya baca-baca memang tidak ada alasan yang kuat jika pindah hosting berpengaruh kepada kunjungan blog. Terkecuali mungkin jika terlalu sering pindah hosting dalam 1 bulan.

Ilustrasi Pindah Hosting. Naik mobil ramai-ramai

Ilustrasi Pindah Hosting. Naik mobil ramai-ramai Gambar:masirawann.blogspot.com

Saya baru sekali berhasil pindah hosting antar cpanel di namecheap. Tutorial pindah hosting yang saya gunakan adalah tulisan Mas Topik Nugroho “Cara Pindah Hosting Atau Pindah Website CMS WordPress“. Sebelumnya saya sudah mencoba-coba mencari cara bagaimana cara pindah hosting yang aman. Bahkan tutorial pindah hosting sudah banyak tersebar di internet.

Sebenarnya tidak sulit jika ingin melakukan pindah hosting antar cpanel. Namun saya hanya khawatir saja. Blog terjemahan Inggris Indonesia ini merupakan blog kesayangan saya. karena itu saya akan menggunakan jasa pindah hosting yang harganya cukup murah hanya berkisar antara 15.000-60.000 rupiah saja.

Antara Server USA dengan Server Indonesia

Hosting iix itu dapat diartikan sebagai server yang berada di Indonesia. Sengaja dari awal saya pilih hosting dengan server iix. Alasannya karena target blog jasa penerjemah Bahasa Inggris ini adalah orang Indonesia. Bukan luar negeri. Namun banyak yang mengatakan kalau tidak masalah jika kita ingin menggunakan server mana yang penting server atau hostingnya bagus, jarang bermasalah. Paling nanti di pengaturan google webmaster tools diatur target regionalnya adalah Indonesia. Jika ada yang bingung bagaimana cara memilih hosting, mungkin penjelasan saya mengenai “Cara Bijak Memilih Hosting Versi Pemula” ada manfaatnya. Demikian.

40 Comments

  1. abdul 11 Juni 2016 02:12
    • Ridha Harwan 20 Juni 2016 05:55
  2. khoirun naim 4 Februari 2015 10:21
    • Ridha Harwan 5 Februari 2015 14:40
  3. Info Menarik 2 Februari 2015 19:29
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 06:02
  4. Rianda Prayoga 2 Februari 2015 12:18
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 06:01
  5. Marnes Kliker 2 Februari 2015 08:54
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:58
  6. fidah shah 2 Februari 2015 08:50
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:55
  7. Beby 2 Februari 2015 01:21
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:54
  8. eyuana 1 Februari 2015 18:35
    • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:52
  9. yanto cungkup 1 Februari 2015 14:50
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 14:54
      • Mas Dory 2 Februari 2015 10:57
        • Ridha Harwan 3 Februari 2015 06:00
  10. muzi 31 Januari 2015 22:51
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 14:00
  11. Sucipto Kuncoro 31 Januari 2015 09:05
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:58
  12. Ibrahim Lubis 31 Januari 2015 07:36
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:57
  13. Achmad Fazri 31 Januari 2015 07:28
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:56
      • Achmad Fazri 1 Februari 2015 18:18
        • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:49
  14. Mas Dory 31 Januari 2015 04:46
    • Ridha Harwan 1 Februari 2015 13:49
      • yanto cungkup 1 Februari 2015 14:50
        • Ridha Harwan 1 Februari 2015 14:57
          • Marnes Kliker 2 Februari 2015 08:51
          • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:56
      • Mas Dory 1 Februari 2015 15:01
        • Ridha Harwan 3 Februari 2015 05:46
  15. Mas Dory 31 Januari 2015 04:28

Leave a Reply