Dua Jenis Profesi Dasar Penerjemah Bahasa

Seorang penerjemah bahasa adalah orang yang bertugas menyampaikan bahasa yang tidak dikenali oleh target bahasa tersebut. Istilah lainnya adalah mengalihbahasakan bahasa target ke bahasa sasaran. Pada dasarnya ada dua jenis profesi dasar dalam bidang penerjemah bahasa. Dua profesi dasar ini yakni penerjemah bahasa (translator) dan juru bahasa (interpreter). Perbedaan utama dari dua cabang utama profesi penerjemah bahasa ini hanya terletak dari bentuk yang diterjemahkan. Jika seorang penerjemah bahasa (translator) maka yang diterjemahkan itu adalah bahasa dalam bentuk teks atau tulisan. Sedangkan seorang juru bahasa (interpreter) yang diterjemahkan yaitu ucapan atau pembicaraan.

Perbedaan antara translator dengan interpreter

Perbedaan antara translator dengan interpreter Gambar:inboxtranslation.com

1. Penerjemah Bahasa (Translator)

Istilah penerjemah bahasa ini lebih kuat asosiasinya dengan istilah terjemahan. Apabila kita mendengar kata terjemahan maka pikiran kita lebih sering mengarah ke kata “translator” dibandingkan ke kata  “interpreter”.

Bedanya dengan seorang interpreter, profesi translator ini memiliki tantangan tersendiri. Bahan yang diterjemahkan pun hampir selalu dalam bentuk teks. Proses penerjemahnya juga banyak mendapatkan bantuan kamus. Namun biasanya salah satu tantangan seorang penerjemah ini yakni dalam hal pemilihan kata yang akan diterjemahkan.

Cabang Profesi Penerjemah Bahasa

Sebenarnya dari profesi penerjemah “tulisan” ini akan hadir berbagai cabang profesi lain dari profesi penerjemah bahasa  ini. Salah satu contohnya adalah penerjemah teks film, penerjemah perangkat lunak, penerjemah situs, penerjemah novel, penerjemah dokumen, dsb.

Dari salah satu cabang penerjemah ini masih bisa dibagi lagi menjadi cabang yang lain. Misalnya untuk penerjemah dokumen saja, biasanya seorang penerjemah akan memiliki kredibilitas dalam sebuah atau beberapa sub disiplin keilmuan. Bisa saja seorang penerjemah dokumen hukum akan menyerah saat berhadapan dengan dokumen teknis. Seorang yang ahli penerjemah dokumen mungkin juga akan menyerah saat berhadapan dengan penerjemahan novel.

2. Juru Bahasa (Intepreter)

Untuk membedakan dua istilah yang hampir sama dalam bidang terjemahan ini, maka digunakanlah juru bahasa atau interpreter. Bentuk bahan yang diterjemahkan oleh seorang juru bahasa adalah bentuk tuturan atau ujaran yang keluar dari sebuah kegiatan percakapan. Dari apa yang diterjemahkan saja sudah jelas kalau proses penerjemahannya hampir dilakukan secara langsung.

Jika seorang translator masih bisa membuka kamus saat melakukan terjemahan sebuah bahan, maka seorang juru bahasa akan sulit sekali melakukan hal ini. Biasanya seorang juru bahasa merupakan orang yang sudah benar ahli dalam bidang percakapan. Selain harus ahli dalam bidang percakapan, seorang juru bahasa ini juga harus memahami apa yang sedang dibicarakan. Khususnya istilah-istilah yang banyak digunakan dalam sebuah topik percakapan. Karena itu biasanya seorang juru bahasa ini sedikit memiliki “nilai lebih” dalam profesi penerjemahan.

Metode Dasar Juru Bahasa

Dalam melakukan kegiatan alih bahasa, setidaknya ada dua metode yang digunakan pada saat seorang juru bahasa melakukan kegiatan terjemahannya, yakni secara langsung (simultaneous) dan secara bergilir (consecutive). Tingkat kesulitan yang lebih tinggi biasanya ada pada saat proses terjemahannya dilakukan secara langsung. Saat pembicara menyampaikan ucapan, pada saat itu juga juru bahasa menerjemahkan ucapan pembicara tersebut. Jika menggunakan metode bergilir maka setelah pembicara menyampaikan ucapannya, maka juru bahasa baru melakukan tugas alih bahasanya. Salah satu gambaran bagaimana seorang juru bahasa itu bekerja, mungkin bisa dilihat dalam “Penerjemah Inggris Indonesia Antara Jokowi dan Bos Facebook“.

Masing-masing dua jenis profesi dasar penerjemah ini memiliki tingkat kesulitannya masing-masing. Biasanya tidak semua translator bisa melakukan interpretasi. Namun untuk profesi penerjemah bahasa sendiri memiliki tantangan tersendiri dan juga tidak mudah. Biasanya masing-masing penerjemah bahasa juga memiliki spesialisasi dalam bidangnya tersendiri.

14 Comments

  1. amirah mira 4 Agustus 2016 16:16
    • Ridha Harwan 20 Agustus 2016 15:18
  2. Taufiq 10 Februari 2015 10:18
    • Ridha Harwan 11 Februari 2015 15:35
  3. Ibrahim Lubis 27 Januari 2015 21:15
    • Ridha Harwan 28 Januari 2015 06:04
  4. mitra detik 27 Januari 2015 19:24
    • Ridha Harwan 28 Januari 2015 06:03
  5. Sucipto Kuncoro 27 Januari 2015 18:52
    • Ridha Harwan 28 Januari 2015 06:02
  6. Mas Dory 27 Januari 2015 17:52
    • Mas Dory 27 Januari 2015 18:16
      • Ridha Harwan 28 Januari 2015 06:01
    • Ridha Harwan 28 Januari 2015 06:00

Leave a Reply