Pertanyaan Standar Para Blogger, Paket Hosting Apa Yang Cocok Untuk Blog Saya?

Ini pertanyaan yang paling sering saya jumpai dari sebuah forum internet, khususnya dari para blogger.

Paket hosting apa yang cocok untuk blog saya yang akan pindah dari blogspot atau wordpress ke hosting sendiri?

Pada saat pertanyaan itu ditanyakan di sebuah forum, maka beragam tanggapan yang muncul. Jelas kalau sang penanya kurang paham dan kurang pandai memilah dan memilih maka yang muncul adanya malah bingung sendiri. Biar enak dan jelas, saya ambil contoh dari kasus saya sendiri kalau soal paket hosting ini. Jujur saja saya tidak terlalu paham juga soal hosting secara keseluruhan. Hanya yang saya pahami adalah paket hosting yang saya butuhkan saja untuk blog jasa penerjemah inggris indonesia ini dan hosting apa yang telah saya coba untuk blog tarjiem.com saya ini.

Kita mulai dari blog yang Anda gunakan. Anggap saja Anda menggunakan blogspot atau wordpress.com (kita anggap sama saja) lalu Anda ingin berpindah ke hosting sendiri atau menyewa hosting untuk blogspot Anda. Dalam kasus ini, saya anggap Anda sudah mengganti domain Anda dari blogspot ke domain milik sendiri (custom domain). Karena kalau tidak mungkin ada baiknya dipertimbangkan kembali, karena jika Anda tetap lakukan, menurut saya ini sama saja membuat situs/blog  baru. Sebetulnya ini merupakan pertimbangan seo saja.

Pertimbangan Dasar Pemilihan Paket Hosting Yang Cocok

1. Berapa pengunjung blog harian Anda?

Terlepas Anda menggunakan blogspot atau wordpress.com, pertanyaan di atas adalah pertimbangan dasar pemilihan paket hosting apa yang cocok untuk tempat blog Anda yang baru. Berdasarkan jawaban yang saya baca mengenai pertanyaan hosting apa yang cocok untuk blog saya di sini, maka saya ambil tengah-tengahnya saja atau saya ambil batas amannya saja.

  • Jika pengunjung < 3.000 per hari
    Jika pengunjung blogspot atau wordpress Anda masih kurang dari 3.000 pengunjung unik (unique visitors atau UV) setiap harinya atau jumlah halaman yang dibuka oleh pengunjung setiap harinya masih di bawah 7.000 halaman yang dilihat (page views), maka saya sarankan Anda dapat menggunakan paket shared hosting (hosting berbagi). Lihat gambaran harganya di gambar di bawah ini.
Gambaran Paket Share Hosting dari dhyhost server Indonesia

Gambaran paket share hosting server Indonesia (IIX) dari penyedia layanan hosting dhyhost.com

Sederhana sekali cara melihat dan membandingkan pemilihan macam-macam layanan paket share hosting itu. Pertama lihat (bagian kiri) disc scape (ruang penyimpanan data) lalu lihat bandwith-nya (jatah lalu lintas data/pengunjung per bulan) lalu langsung lihat harganya. Menurut pendapat saya dan hal ini saya gunakan di tarjiem.com ini adalah, coba Anda bandingkan paket hosting Dhy-2 dengan harga paket hosting penyedia yang lainnya pada saat ini. Perhatikan disc space, bandwith (pilih unmetered atau unlimited), dan harga per tahunnya di masing-masing layanan paket hosting yang Anda lihat-lihat dan pilih lalu silakan tentukan keputusan hosting Anda.

  • Jika pengunjung > 3.000 per hari
    Jika pengunjung blog Anda lebih dari 3.000 pengunjung unik setiap harinya, ada baiknya gunakanlah VPS (vitual private server). Untuk soal ini saya tidak bisa menjawabnya, karena akan banyak sekali hal yang harus kita pelajari saat menggunakan paket VPS. Sederhananya, biaya yang akan Anda keluarkan untuk menyewa VPS untuk satu bulan minimal antara Rp35.000-Rp100.000. Lebih lanjut coba baca-baca 2 tautan ini, tautan 1 dan tautan 2. Silakan dipelajari lebih lanjut soal VPS di google.
Ilustrasi Paket Hosting VPS IIX Domosquare.com

Ilustrasi Harga Paket Hosting VPS IIX di Domosquare.com

2. Berapa jumlah tulisan (posting) Anda?

Jumlah tulisan akan sangat memengaruhi berapa kebutuhan ruang penyimpanan data dalam hosting Anda.

  • Jika < 300 tulisan
    Saya rasa paket hosting disc space 500 MB masih cukup menampung tulisan Anda sebanyak itu. Karena saya menggunakan paket hosting ini.
  • Jika > 300 tulisan
    Silakan cari hosting dengan ruang penyimpanan data yang lebih besar dari 500 MB, 1 GB saya rasa lebih dari cukup. Tergantung apa isi tulisan Anda. Jika lebih banyak gambar atau video maka itu sangat memengaruhi kapasitas penyimpanan data Anda.

Ingat ilustrasi jumlah tulisan itu akan sangat berbeda jika blog Anda banyak menggunakan gambar atau video. Semakin banyak gambar atau video yang akan tersimpan di hosting Anda, maka akan semakin banyak kapasitas hosting yang akan Anda butuhkan. Mirip seperti hardisk di komputer saja.

3. Siapa target pengunjung blog Anda?

Target pengunjung juga akan sangat memengaruhi pilihan lokasi hosting/server hosting yang akan sewa nantinya. Sederhananya, jika blog Anda menggunakan Bahasa Indonesia, tentu lokasi server/hosting yang akan Anda sewa ada baiknya di Indonesia atau di Data Center Jakarta.

  • Jika target pengunjung dari Indonesia
    Untuk awalnya, silakan Anda gunakan hosting yang berlokasi di Indonesia. Itu artinya blog Anda Berbahasa Indonesia bukan?
  • Jika target pengunjung dari luar negeri/ internasional
    Silakan gunakan server/hosting yang berlokasi di luar negeri. Biasanya rata-rata banyak memilih server/hosting yang berada di Amerika dan itu artinya blog Anda Berbahasa Inggris.

Pemilihan lokasi server atau hosting ini tergantung pertimbangan Anda. Umumnya banyak yang mengatakan tidak terlalu berpengaruh pemilihan server dimana. Tapi menurut saya, berhubung blog terjemahan saya cenderung menggunakan Bahasa Indonesia, jadinya saya cenderung akan memilih hosting atau server yang berada di Indonesia (umumnya berada di Data Center atau Gedung Cyber di Jakarta).

4. Yang mana yang bagus, pilih penyedia layanan hosting Indonesia atau dari luar negeri?

Kalau soal ini saya tidak berani memberikan Anda saran untuk memilih paket hosting luar negeri atau dalam negeri. Yang jelas, jika Anda memilih dari Indonesia, komunikasi akan mudah karena menggunakan Bahasa Indonesia. Kita bisa menelepon, sms, atau bahkan whatsapp atau bbm dan kalau beruntung mungkin kantornya berada tidak jauh dari tempat kita tinggal dan kita bisa datang langsung dan bertanya-tanya sepuas-puasnya secara langsung. Lagi pula dalam hal pembayarannya, kita bisa membayar via atm dan menggunakan rupiah tidak harus menggunakan mata uang asing (dolar) atau kartu kredit.

Memang ada yang menyarankan untuk menggunakan layanan hosting di luar negeri karena memang penyedia hosting ini dikenal dengan layanannya yang betul-betul memuaskan para pelanggannya, namun jika Anda sudah siap berkomunikasi dengan Bahasa Inggris dan bertanya-tanya melalui email/tiket atau live chat (jika beruntung), silakan Anda coba.

Penutup

Kurang lebih itu saja dasar pemilihan paket hosting apa yang sekiranya cocok untuk Anda gunakan saat Anda telah memutuskan akan menggunakan hosting sendiri atau tidak menggunakan blogspot lagi atau wordpress.com lagi. Silakan dibandingkan harga masing-masing paket hosting yang Anda pilih. Selain harga, saya lebih cenderung memilih layanan hosting yang ada fasilitas live chat-nya atau ngobrol langsung (chating). Saya kurang tertarik jika harus berkomunikasi melalui tiket, karena terkadang akan memakan waktu yang lama bagi kita yang masih awam soal hosting atau server untuk tanya-tanya hal yang sepele. Namun jika sudah paham, maka tanpa live chat-pun, fasilitas tanya jawab melalui tiket saja, saya rasa sudah cukup. Selain itu, saat melakukan chating, setidaknya kita bisa menilai gambaran bagaimana layanan pelanggan yang diberikan mereka kepada kita nantinya.

Paket hosting apa yang cocok untuk blog saya?

Kalau ada yang bertanya, di mana  saya menyewa hosting, silakan lihat tulisan saya yang berjudul hosting  tempat jasa terjemahan saya (testimoni dhyhost). Selamat berburu hosting.

6 Comments

  1. Eyuana 16 Desember 2014 10:52
    • Ridha Harwan 17 Desember 2014 09:05
  2. Endi Yuana 10 Desember 2014 10:55
    • Ridha Harwan 10 Desember 2014 12:49
  3. Endi Yuana 10 Desember 2014 03:55
    • Ridha Harwan 10 Desember 2014 07:34

Leave a Reply