Pertanyaan: Pilih Jasa Backlink atau PBN Untuk Blog Baru?

Pertanyaan: Pilih Jasa Backlink atau PBN Untuk Blog Baru?
Seperti biasa, sebuah pertanyaan sederhana namun terkadang membutuhkan penjelasan yang bisa dijadikan sebuah artikel.

Sebagai orang yang pernah juga merasakan bagaimana membangun sebuah blog baru, tentu banyak pertanyaan yang akan muncul dan itu sangatlah wajar jika kita ingin berkembang menjadi yang lebih baik.

Pertanyaanya:

Agar blog baru saya ramai dengan pengunjung lebih baik menggunakan jasa backlink atau jasa pbn?

Jujur saja, saya sangat tidak menyarankan menggunakan metode pbn (private blog network atau jaringan blog tersendiri) khusus untuk pemula. Menurut saya, teknik pbn ini adalah teknik tingkat lanjut bagi blogger yang memiliki target agar blognya ramai oleh pengunjung secara ‘ringkas’ dan berkelanjutan, lebih gamblangnya yang berorientasi komersial. Lebih lanjut, mereka yang membuka jasa pbn ini boleh dikatakan mereka yang sudah sangat ahli di dunia perbloggingan.

Dalam teknik pbn ini kita harus memahami betul apa itu dunia domain dan dunia hosting. Belum lagi dunia jaringan. Kalau pun kita paham dengan domain, hosting dan jaringan maka kita harus siap mengeluarkan dana yang lebih untuk menggunakan teknik ini. Minimal harus mengeluarkan dana 450 ribu rupiah sebagai biaya awal membangun jaringan saja. Belum lagi dana untuk perawatan blog yang sudah kita bangun di dalam jaringan kita, setidaknya ada biaya untuk membayar sewa hosting dan domain, belum lagi untuk mengisi blog yang ada di dalam jaringan yang sudah kita buat. Menurut saya cara ini benar-benar cocok bagi mereka yang benar-benar terjun di dunia pemasaran internet (internet marketing) secara totalitas dan benar-benar secara penuh waktu fokus di dunia internet.

Ilustrasi Backlink Gabar:seomagnify.com

Ilustrasi Backlink Gabar:seomagnify.com

Lalu bagaimana dengan metode tautan balik atau yang lebih dikenal dengan istilah backlink atau menggunakan jasa backlink?

Khusus untuk blog baru, banyak yang menyarankan agar pemberian backlink dilakukan setelah umur blog baru telah ‘cukup umur’. Ada yang bilang saat umur blog telah mencapai 3 bulan. Hal ini tergantung pada banyaknya tulisan yang dipublikasikan di blog baru kita. Logikanya, semakin banyak tulisan bermanfaat yang kita buat (misal 1 hari 1-2 tulisan) maka tentu besar kemungkinan akan wajar jika banyak yang suka tulisan kita dan memberitahukan ke orang lain, sehingga terjadilah proses backlink itu. Jadi kalau blog kita umurnya sudah 3 bulan namun mungkin masih minim artikel (5 artikel @500 kata misalnya) agak dikhawatirkan blog kita kurang layak diberikan jasa backlink. Kecuali 5 artikel ini memiliki > 1.000 kata per 1 artikel dan itu memiliki keterbacaan yang cukup tinggi dan bermanfaat, itu mungkin bisa menggunakan jasa backlink.

Lalu apa yang harus dilakukan agar blog baru saya bisa ramai dengan pengunjung?

Sangat sederhana sekali. Pahami dulu apa tujuan kita untuk ngeblog. Agar tulisan kita dibaca oleh orangkah? Agar kita mendapatkan keuntungan dari hasil blogkah? atau hanya sekadar hobi saja?

Jika kita ingin tulisan kita dibaca oleh orang, tentu kita akan rajin menulis dan memuatnya di blog baru kita. Tulisan yang kita hasilkan juga tidak serta merta tulisan yang ‘asal jadi’ tentu yang menarik bagi pembaca sehingga para pembaca tertarik untuk membaca tulisan kita. Semakin banyak tulisan kita yang dimuat dan banyak yang tertarik membacanya, jelas sekali blog kita akan ramai dengan pengunjung.

Tujuan saya ngeblog agar bisa dapat uang.

Ini motif yang paling umum terjadi dan itu sangatlah wajar. Jika motif kita demikian, pahami juga dimana posisi kita. Misal kita hanya memiliki ‘modal’ komputer dan internet tidak memiliki modal uang, tentu kita akan secara maksimal menggunakan kedua modal tersebut. Tentu kita akan menghindari penggunaan modal uang. Secara otomatis kita akan mempelajari segala macam cara bagaimana agar kita mendapatkan uang dengan modal komputer dan internet. Inilah tahapan yang umum terjadi oleh para blogger yang benar-benar ingin mendapatkan keuntungan balik dari blog yang dimilikinya. Cara yang paling efektif adalah, gunakan google secara maksimal untuk terus belajar mengembangkan blog yang kita miliki tanpa menggunakan uang. Jelas sekali kita menghindari teknik PBN bukan?

Penutup dan Saran Jasa Backlink dan PBN

Saran saya, jika kita benar-benar masih pemula dan tidak memiliki anggaran cukup untuk mengembangkan blog baru kita yaitu belajar secara autodidak yaitu dengan banyak membaca dan langsung mempraktikkan apa yang kita baca. Tanpa praktik menurut saya percuma. Karena ilmu seo itu adalah ilmu praktik. Tidak ada yang benar-benar bisa memastikan kalau blog kita akan berhasil dengan berbagai macam teknik seo yang ada.

Silakan gunakan pbn jika kita telah siap modal dan siap pengetahuan akan hosting, domain dan jaringan. Gunakan jasa backlink jika blog kita sudah siap menerima backlink, konsultasikan dahulu ke penyedia jasa backlink-nya. Pastikan jangan salah memilih jasa backlink, karena bisa-bisa menjadi bumerang untuk blog kita. Untuk pemula, saya sarankan tidak menggunakan jasa pbn. Lebih baik kita belajar langsung dan praktik langsung. Lebih baik uangnya digunakan untuk hal yang lain, misalnya membeli jasa penulis artikel.

Saya pribadi tidak menggunakan cara pbn dan hanya sekali menggunakan jasa backlink, itupun saya sedikit kapok. Saran saya perbanyaklah tulisan orisinal berkualitas secara alami. Biarlah blog kita terlihat alami apa adanya. Karena tidak hanya robot google saja, manusia juga lebih suka melihat sesuatu secara alami dan berkualitas. Sebagai bacaan lanjutan, coba pahami tulisan saya yang lain mengenai Menuju 1.000 pengujung setiap harinya, apakah mungkin?.

28 Comments

  1. resep masakan 2 Februari 2016 22:05
    • Ridha Harwan 11 Februari 2016 18:16
  2. satriyoku 28 Maret 2015 14:46
    • Ridha Harwan 31 Maret 2015 03:11
  3. dr rochelle skin expert 9 Maret 2015 16:44
  4. sucipto kuncoro 15 Februari 2015 16:16
    • Ridha Harwan 15 Februari 2015 17:05
    • sucipto kuncoro 16 Februari 2015 07:23
      • Ridha Harwan 17 Februari 2015 12:20
  5. anie rizie 11 Februari 2015 19:12
  6. Teja Sukmana 26 Januari 2015 16:35
    • Ridha Harwan 27 Januari 2015 06:42
  7. Didik Wahyudi 26 Januari 2015 10:01
    • Ridha Harwan 27 Januari 2015 06:42
  8. Rohadi 20 Januari 2015 21:22
    • Ridha Harwan 21 Januari 2015 10:56
  9. Jasa SEO 9 Januari 2015 08:26
    • Ridha Harwan 10 Januari 2015 08:26
  10. Eyuana 19 Desember 2014 05:25
  11. Eyuana 18 Desember 2014 06:49
    • Ridha Harwan 18 Desember 2014 10:26
  12. Penelusuran Artikel 17 Desember 2014 12:18
    • Ridha Harwan 18 Desember 2014 10:03
      • Penelusuran Artikel 18 Desember 2014 10:12
  13. Eyuana 16 Desember 2014 11:00
    • Ridha Harwan 17 Desember 2014 09:06

Leave a Reply