Pertimbangan Jasa Penerjemah Ini Migrasi dari Blogspot ke WordPress

Sudah lama saya ingin memindahkan blog jasa penerjemah tarjiem.com ini pindah dari blogspot atau blogger ke wordpress. Mungkin sudah hampir 1 atau 2 tahun tahun yang lalu. Awalnya saya membangun jasa penerjemah ini niatnya dengan mulai dari yang gratisan lalu meningkat ke yang berbayar. Tentunya semua itu harus berjalan beriringan dengan perkembangan jasa terjemahan yang saya tawarkan.

Ilustrasi migrasi atau pindah dari blogspot ke wordpress (tarjiem.com)

Ilustrasi migrasi atau pindah dari blogspot ke wordpress (tarjiem.com)

Dulu, waktu saya mulai membangun jasa penerjemahan ini, saya anggap 3-6 bulan pertama pada tahun 2011-an, itu adalah masa-masa kritis. Hanya berbekal keyakinan kalau kita semua sudah diatur rezekinya, perlahan-lahan saya mulai melakukan dengan apa yang banyak dikenal orang saat ini, entrepreneurship atau dunia wirausaha. Dimulai dengan membuat akun gratis di blogger.com bersamaan dengan surel (email) di gmail.com yang masih satu produk dari google.com, maka mulailah saya membangun blog jasa penerjemah inggris indonesia dengan nama domain www.terimaterjemahan.blogspot.com.

Alhamdulillah, dengan seiring berjalannya waktu, akhirnya saya memberanikan diri untuk membeli domain (custom domain) milik sendiri di godaddy seharga USD 15 per tahun pada tahun 2012. Lalu pada tahun 2013 saya membeli domain saya selama 5 tahun. Hingga sekarang, saya betul-betul bersyukur kepada Allah swt. Atas apa yang pernah saya lakukan  di masa lalu dalam membangun jasa penerjemahan ini. Hingga saya menempuh program pascasarjana di Unpad.

Momen gagalnya saya dalam sidang proposal thesis saya, saya manfaatkan untuk berintropeksi diri. Khusus untuk jasa penerjemahan yang saya tawarkan, saya memutuskan untuk menutup sementara jasa penerjemahan tarjiem.com ini. Alasannya adalah, selain momen liburan lebaran 2014 yang saya manfaatkan untuk berlibur diri, saya juga memanfaatkan untuk berbenah blog tarjiem,com saya dan berbenah diri saya akan mempelajari lebih lanjut ilmu linguistik Bahasa Inggris.

Karena itulah secara sederhana, beberapa pertimbangan saya memindahkan blog saya dari blogspot atau blogger milik google.com ke wordrpress di antaranya:

1. WordPress yang lebih leluasa

Ibarat rumah, kalau kita di blogpsot, kita hanya numpang gratisan saja. Kalau pemilik rumah sedang tidak enak hati maka kita bisa diusir secara sepihak, tanpa pemberitahuan apa-apa. Dengan pindahnya saya ke wordpress, maka itu artinya, saya memutuskan untuk membeli tanah sendiri (hosting), memiliki alamat rumah sendiri (domain) dan memilih desain rumah sendiri (themes atau template) . Setidaknya lapak jasa terjemahan saya aman dari penggusaran secara tiba-tiba.

Bagi saya, kelemahan blogspot hanya satu, hanya domain saja. Jika kita telah membeli domain sendiri dan memasangnya di blogspot, maka hanya uang itu saja yang kita keluarkan. Paling hanya sekitar 100-150 ribu saja per tahun yang kita habiskan untuk domain saja. Sisanya gratis dari google melalui blogger.com-nya, baik itu luas tanahnya (hosting) dan modifikasi desain templatenya. Selama kita mematuhi aturan penggunaan blogspot atau blogger, maka web atau blog kita di blogger besar kemungkinan akan aman-aman saja.

Memang wordpress lebih leluasa, namun kita harus mengeluarkan uang untuk menyewa hosting yang harganya mulai dari 10 ribu per tahun. Tanpa menyewa hosting juga bisa, namun sepertinya itu sama saja dengan menggunakan blogspot, apalagai kalau di wordpress tidak bisa mengganti tampilaan halaman blog (template atau themes) kalau kita tidak memiliki hosting sendiri.

2. Banyaknya pilihan tampilan halaman wordpress (themes) yang elegan

Ini yang saya suka. Memang blogspot juga ada namun bagi saya wordpress lebih menarik hati saya. Konsekuansinya adalah, saya harus membeli themes (blogspot=template) yang harganya mulai dari 50 ribu hingga 500 ribu bahkan jutaaan rupiah. Saya berharap, dengan tampilan baru nantinya, calon yang membutuhkan jasa penerjemahan akan semakin yakin dengan jasa terjemahan yang saya tawarkan.

3. Pernak-pernik (plugin) wordpress yang bermanfaat sekali

Sepertinya blogspot tidak memiliki hal ini dan bagi saya, inilah yang saya incar dari wordpress. Semoga dengan adanya plugin gratis atau berbayar ini, akan banyak membantu saya dalam mengelola blog saya di wordpress.

4. Waktu yang lowong untuk mengurus perpindahan ini

Dikarenakan waktu libur yang saya miliki dan bertambahnya waktu pembuatan thesis saya, maka saya memiliki banyak waktu mengurus proses perpindahan ini. Banyak sekali yang harus saya pelajari terkait proses migrasi ini, seperti mempelajari dan memutuskan hosting mana yang akan saya pakai, memilih themes, dan proses migrasi itu sendiri. Saya berharap walaupun dalam suasana lebaran ini, para penyedia jasa-jasa yang saya butuhkan, tetap buka, walaupun jasa terjemahan saya sendiri tutup. :D

5. Berharap akan diindeks oleh mesin pencarian yang lain

Salah satu harapan saya pindah ke wordpress adalah, semoga mesin pencarian yang lain menemukan blog jasa terjemahan saya. Karena selama saya membangun blog jasa penerjemahan ini, hampir 95% yang mereferensikan blog saya di hasil pencarian akan jasa penerjemahan adalah google.com dan google.co.id. Padahal, masih banyak mesin pencarian daring di dunia ini, seperti bing.com, ask.com, yahoo.com, yandex.com dsb.

Mungkin itu saja dulu beberapa alasan dan pertimbangan mengapa akhirnya saya memutuskan untuk ‘selingkuh’ dari blogspot atau blogger ke wordpress. Saya sendiri tidak tahu, apakah ke wordpress.com atau ke wordpress.org, saya sendiri belum memutuskannya karena belum tahu dan paham. Semoga proses migrasi ini tidak banyak memengaruhi indeks pencarian jasa penerjemahan saya oleh google.com atau google.co.id malah akan semakin baik di mata mesin pencarian lainnya.

Jambi, home sweet home
25 Juli 2014
Beberapa hari menjelang lebaran 1435 H

5 Comments

  1. Afrid Fransisco 26 Desember 2015 14:03
    • Ridha Harwan 26 Desember 2015 18:38
  2. Mohammad Agustiar 14 Desember 2015 00:06
    • Ridha Harwan 26 Desember 2015 18:01
  3. moch fadhil 27 Juli 2014 13:23

Leave a Reply