Menlu AS Panik Gara-Gara Terjemahannya Terputus

Menlu AS Panik Gara-Gara Terjemahannya Terputus. Pada saat berlangsungnya pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menlu Rusia Sergei Lavrov ada sesuatu hal yang menarik.

Pembicaraan yang berlangsung di Geneva, Swiss pada Kamis (12/9/2013), ini ada kesalahan teknis ketika dimulai pembicaraan antara kedua belah pihak. Memang kedua orang politisi senior tersebut secara terbuka membahas adanya pelucutan senjata kimia yang ada di Suriah.

Yang menariknya adalah ketika Menlu Lavrov selesai memberikan pernyataannya, justru Menlu Kerry masih disibukkan dengan mengutak-atik alat bantu penerjemah yang digunakannya.

Menlu AS John Kerry mengutaki-atik Foto: Reuters

Menlu AS John Kerry mengutaki-atik Foto: Reuters

Bahkan Kerry sempat meminta tolong kepada penerjemah bahasa Rusia untuk dapat mengulangi kata-kata akhir yang diucapkan oleh Lavrov.

Hal ini dikarenakan Kerry mengaku alat penerjemahnya secara tiba-tiba terputus, alhasil ia pun tidak mendapatkan hasil terjemahan atas pernyataan Lavrov. Terkait hal ini, Menlu Rusia pun membantu menenangkan rekannya yang berasal dari Negeri Paman Sam tersebut.

Namun sepertinya Kerry tidak mudah mempercayai kata-kata Lavrov, karena terlalu dini untuk menyimpulkannya. Dengan adanya masalah ini memang membuat kedua Negara sempat saling mencurigai satu dengan yang lainnya. Walaupun demikian, keduanya juga sempat tertawa atas insiden terjemahan yang rusak tersebut.

Sumber: Kompas

http://internasional.kompas.com/read/2013/09/13/1704240/Terjemahan.Terputus.John.Kerry.Tak.Memahami.Pernyataan.Menlu.Rusia

Leave a Reply