SBY: Loh Mana Interpreternya?

Sesi keterangan pers bersama Presiden SBY dengan Sekjen PBB Ban Ki-Moon diawali insiden kecil. Insiden itu disebabkan ketiadaan interpreter yang seharusnya siap berada di lokasi.

Tidak adanya intepreter sempat dipertanyakan oleh Presiden SBY. Sebab meski di podium disediakan headset penerjemah, tapi petugas penerjemahnya tidak terlihat ada di tempat.

“Loh ini di mana interpreternya?” tanya Presiden SBY sebelum sesi keterangan pers di Istana Bogor, Bogor, Selasa (20/3/2012).

Tapi petugas penerjemah yang biasanya menempati posisi di sisi kanan belakang podium tidak kunjung datang. Karena Sekjen PBB Ban Ki-Moon sudah siap di podiumnya, maka Presiden SBY pun memulai sesi keterangan pers mengenai hasil pertemuan mereka.

Sesuai prosedur protokoler, maka Presiden SBY menyampaikan keterangannya dalam bahasa Indonesia. Sekjen PBB Ban Ki-Moon nampaknya cukup paham yang Presiden SBY sampaikan meski headset yang dikenakannya tak memperdengarkan terjemahan dalam Bahasa Inggris.

Insiden tidak adanya interpreter, bukan baru sekali ini terjadi. Tidak cuma pada acara kenegaraan yang dilangsungkan di Istana, namun juga dalam beberapa forum yang dihadiri delegasi regional dan internasional.

Pada kesempatan sebelumnya masalah ini pernah Presiden SBY singgung sembari mengingatkan agar penerjemah harus memahami konteks permasalah, bukan hanya menerjemahkannya. Agar delegasi negara asing dan dalam negeri tidak salah memahami materi pernyataan.

Sumber: news.detik.com 20 Maret 2012
http://news.detik.com/read/2012/03/20/113352/1871816/10/sby-loh-mana-interpreternya?9911012

Tags:,

Leave a Reply