Pengalaman Saya Menjadi Seorang penerjemah 2007-2012 (Bag. V, Penutup)

Bagian V: Penutup, Catatan Kaki

Tulisan ini saya buat sebagai pengisi blog terjemahan yang saya miliki agar tetap berada pada halaman awal pada mesin pencarian di internet. Selain itu, tulisan ini terinspirasi dari sebuah tulisan seorang penejemah senior yang cukup dikenal oleh para penerjemah khususnya penerjemah Inggris-Indonesia. Beliau memulai karir dengan tidak memiliki gelar akademis mengenai bahasa sasaran yang akan atau diambil (Bahasa Inggris). Namun pada akhirnya beliau, selama lebih dari 2 dekade mampu mempertahankan tarif terjemahananya pada angka yang cukup menarik hati, khususnya di dunia terjemahan internasional terlebih lagi di pasaran dalam negeri (Indonesia).
Hidup ini Indah Life is a Beautiful Strunggle
Life is a Beautiful Strunggle
Adapun jika para pembaca membaca habis tulisan ini, saya berterima kasih sekali. Tulisan ini tidak saya tampilkan pada bagian blog saya, jadi apabila anda menemukan tulisan ini, anggap saja anda sedang beruntung. Bisa saja anda menemukan tulisan ini melalui mesin pencarian atau pada tempat lain yang sengaja 100% menyalin rekat tulisan saya, semoga tidak. Lebih dan kurang saya mohon maaf, apabila dalam penulisan tulisan ini ada yang kurang sesuai dengan EYD. Mohon Maaf.

Lihat Juga:
Bagian I : Di Kuliah
Bagian II : Setelah Lulus Sarjana
Bagian III : Dunia Kerja (Umum)
Bagian IV : Dunia Kerja (Penerjemahan)

2 Comments

  1. buret 29 Desember 2014 03:36
    • Ridha Harwan 29 Desember 2014 14:09

Leave a Reply